Tampilkan postingan dengan label facebook tutup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label facebook tutup. Tampilkan semua postingan

Kamis, 20 Januari 2011

Facebook Tutup Aplikasi Informasi Pengguna

California: Situs jejaring sosial populer Facebook, kini kembali mengambil langkah terbaru dengan menutup aplikasi informasi pengguna khususnya. Misalnya, data pribadi seperti nomor telepon seluler atau ponsel dan alamat pengguna. Langkah ini diambil pengelola Facebook lantaran maraknya kejahatan di dunia maya.

Seperti dilansir situs Xinhua, Rabu (19/1), terhitung Jumat pekan silam Facebook sudah meniadakan aplikasi permintaan yang menanyakan informasi data pribadi seperti alamat dan nomor telepon. Terutama, saat pengguna selesai mengunduh aplikasi Facebook dan ingin memulai menggunakannya untuk sementara waktu.

Kendati demikian, langkah perubahan ini memicu protes banyak pengguna. Sebab, mereka tidak bisa melihat aplikasi tersebut akan memberitahukan informasi apa saja yang nantinya akan diakses selama proses instal aplikasi. Di lain pihak, pengelola Facebook gerah dengan maraknya kejahatan di dunia maya, terutama yang memanfaatkan informasi pengguna.

"Karena ini adalah informasi yang sensitif, kami mengizinkan akses informasi alamat rumah dan nomor telepon pengguna. Izin ini diberikan pada aplikasi yang akan digunakan dan melalui standar perizinan Facebook. Dan kami setuju untuk membuat perubahan ini. Kami juga akan segera mengumumkan secara resmi perubahan sementara ini." tulis pengelola Facebook, Douglas Purdy, dalam blog-nya.(JAY/ANS)



Sumber
Liputan6.com

Senin, 17 Januari 2011

Facebook Buat Tampilan Profil Baru

Jakarta - Pada Desember tahun lalu, Facebook pernah memperkenalkan tampilan profil baru kepada pengguna. Ketika itu, lebih dari 500 juta pengguna Facebook di seluruh dunia dipersilakan mencoba dan menerapkannya di akun masing-masing.

Setiap orang diberikan waktu selama satu bulan untuk memilih apakah akan menggunakan tampilan profil yang baru aatu yang lama. Tapi mulai hari ini, setiap akun Facebook secara otomatis akan "dipaksa" menggunakan tampilan profil yang baru itu.

"Untuk bulan Desember, kami memberikan pilihan untuk memperbarui ke profil baru, dan ratusan juta pengguna sudah menerapkannya," kata seorang Facebook Engineer Philip Rha, di blog Facebook kemarin. "Dan mulai hari ini, kami akan membuat profil baru untuk semua orang."

Tampilan pada profil yang baru ini memang benar-benar berbeda. Pada salah satu contoh akun yang menggunakan profil baru, pengguna dapat memodifikasi seluruh wajahnya dari bagian-bagian foto yang terpisah.

Beberapa fitur di dalamnya juga diubah. Misalnya fitur antarmuka, akses ke foto, dan menampilkan rincian mengenai identitas pengguna, seperti pekerjaan, pendidikan. Untuk koneksi ke berbagai teman, profil baru ini menyediakan pengkategorian seperti teman kantor, teman sekolah atau sahabat.

Sayangnya, Facebook tak memberikan kompromi bagi pengguna yang masih menyukai tampilan profil yang lama. Seorang pengguna situs jejaring sosial itu, Bonnie Coomber, of the Cator Park School for Girls menyatakan tidak menyukai tampilan profil yang baru. "Kembalikan profil seperti dulu," katanya.

Pengguna lainnya, Tomasina McGinnity dan Filipe Monteiro juga mengatakan tidak menyukai profil yang baru tersebut. "Ini menyebalkan," keluh Monteiro. Adapula pengguna yang mempertanyakan kepana Facebook tidak memberikan pilihan bagi pengguna dan secara sukarela mengunakan tampilan profil yang baru. "Semua orang sudah mengeluhkan tampilan profil yang baru ini, tapi Facebook tak mau mendengarnya," kata Monica Baguchinsky Lunn. "Ketika Dewa Facebook sudah membuat keputusan, maka mereka tidak akan peduli dengan orang kecil."

Mashable|PC World|Rini K



Sumber
TEMPO Interaktif

Minggu, 16 Januari 2011

Beredar Isu Facebook Akan Ditutup

California: Isu mengenai rencana penutupan situs jejaring sosial Facebook marak diperbincangkan di dunia maya. Kabarnya situs mendunia itu akan ditutup oleh Mark Zuckerberg, pendiri sekaligus pemilik situs itu. Demikian disebutkan situs Weekly World News mengutip pernyataan Mark Zuckerberg di Palo Alto, California, Amerika Serikat, Sabtu (8/1).

Dalam konferensi pers, menurut situs itu, Zuckerberg mengaku stres mengelola Facebook yang telah di luar kendali sehingga mengganggu hidupnya. Atas dasar itulah, ia akan menutup situs yang memiliki ratusan juta anggota itu pada 15 Maret 2011. Meski demikian, Zuckerberg menilai keputusannya menutup Facebook sangatlah berat.

Namun, situs The Huffington Post tidak percaya rumor tersebut. Salah satu situs berita terbesar di Amerika Serikat itu menyebut isu itu adalah lelucon belakang. Hanya saja, pihaknya mengakui kabar burung itu menyebar begitu cepat lewat situs jejaring sosial Twitter hingga Google Trends tanpa mengetahui asal muasal sumbernya.(ADI/ANS)



Sumber
Liputan6.com