Tampilkan postingan dengan label internet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label internet. Tampilkan semua postingan

Selasa, 25 Januari 2011

Perempuan Lebih Dominan di Internet?

KOMPAS.com - Perempuan semakin banyak yang menggunakan internet. Tidak diragukan lagi perempuan makin menyukai dunia internet seiring semakin majunya dunia internet itu sendiri dan teknologi untuk mendapatkannya. Pada tahun 2010, 46 pengguna pengguna internet di seluruh dunia adalah wanita. Angka ini tidak berbeda jauh dengan kaum pria.

Bahkan tahun ini dengan makin majunya social media seperti Facebook, angka kepesertaan perempuan dalam menggunakan internet dipercaya akan semakin naik. Data terakhir menunjukkan perempuan terutama di social media melebihi jumlah laki-laki, bahkan yang paling banyak mengakses social media dengan ponsel adalah perempuan.

Jumlah 46 persen pengguna internet perempuan tersebut tersebar di berbagai kawasan dengan persentase yang berbeda-beda. Di Asia Pasifik, 42,4% pengguna internet adalah perempuan, sedangkan di Eropa angkanya mencapai 47%. Di Amerika Utara dan Amerika Latin kepesertaan perempuan berada di angka 50,4% dan 48,1%. Lebih jauh negara-negara seperti Singapura, Amerika Serikat, Kanada, dan Selandia Baru memiliki pengguna internet perempuan yang lebih banyak dibandingkan laki-laki.

Namun di Indonesia dan India, pengguna internet perempuan masih sangat sedikit di tahun 2010 yang lalu (sekitar bulan Juni), yaitu hanya 35% di Indonesia dan 28% di India. Namun demikian saya percaya di tahun 2011 ini angka ini akan naik sangat signifikan karena sekarang Indonesia merupakan pengguna Facebook terbesar kedua di dunia dan India merupakan salah satu negara dengan pertumbuhan pengguna Facebook tertinggi di tahun 2010 yang lalu.

Dari statistik yang dirilis oleh Comscore.com diperoleh bahwa perempuan menghabiskan waktu lebih banyak di internet dibandingkan dengan laki-laki, yaitu rata-rata 24,8 jam untuk perempuan dan 22,9 jam untuk laki-laki. Tentu menjadi hal yang menarik untuk diketahui apa saja yang dikerjakan perempuan ketika sedang berinternet tersebut dan apa pula yang dilakukan laki-laki. Apa yang mereka lakukan? Apakah chatting, mencari dokumen, mengirim e-mail atau sekadar browsing yang tak jelas tujuannya?

Dari hasil statistik dari 40 negara di dunia di tahun 2010 yang lalu, ternyata apa yang menjadi favorit perempuan dan laki-laki sewaktu berselancar atau menggunakan internet berbeda. Dari data tersebut, 16,3 % perempuan menggunakan waktu di internet untuk ber-social networking, sedangkan laki-laki hanya 11,7 %. Indeks yang ada di samping angka persentase tersebut di atas menunjukkan besarnya waktu yang digunakan, dengan semakin besar indeks, waktu yang digunakan untuk suatu kegiatan tertentu dalam berinternet semakin besar.

Data tersebut juga memperlihatkan bahwa dalam tiga kategori yang bisa dimasukkan ke social media, yaitu social networking, instant messengers, dan email, perempuan mengungguli laki-laki. Ketiga kegiatan ini menghabiskan waktu lebih dari 35% waktu yang digunakan peempuan dalam berinternet. Bahkan di Amerika Utara, 9 dari 10 perempuan yang menggunakan internet mengunjungi social media, sebuah angka yang sangat tinggi.

Sementara kaum laki-laki lebih tertarik kepada kegiatan mencari direktori atau sumber (mungkin men-download film, lagu, buku dan video), pelelangan, dan bisnis. Bila kita tinjau lebih jauh apa yang menjadi hal yang penting bagi perempuan dan laki-laki dalam berinternet dapat kita lihat bahwa kebanyakan topik yang banyak menarik perhatian perempuan di internet tidak jauh dari yang disukai oleh perempuan umumnya seperti parfum, bunga, Gifts and Greetings, dan hewan peliharaan. Bagi laki-laki lebih menyukai community-food, family and parenting, apparel dan seterusnya.

Bila dilihat apa saja yang dibeli oleh laki-laki dan perempuan, terutama di Amerika Serikat, hal ini kembali menegaskan bahwa perempuan memang sangat suka dengan keperempuannya sehingga membeli barang yang tidak jauh-jauh dari hal tersebut. Kebanyakan perempuan AS (71%) membeli apparel and accessories, sedangkan laki-laki hanya 29%.

Jika dilihat dalam satu situs tertentu seperti Twitter, laki-laki lebih condong untuk men-tweet, tweet yang ia buat sendiri, sedangkan perempuan menggunakan Twitter untuk men-follow selebritis dan menemukan penawaran dari suatu produk serta menjadikan Twitter sebagai media percakapan.

Jelas sudah, walau sama-sama mengakses internet, ternyata perempuan dan laki-laki memiliki selera yang berbeda dalam menentukan konten apa yang menarik bagi sebagian besar mereka. Perempuan memang lebih suka bersosialisasi, membeli dan mengikuti topik yang erat hubungannya dengan kaum perempuan, sedangkan laki-laki lebih kepada pengetahuan, berita, forum dan membeli barang yang dekat dengan karakteristik mereka seperti komputer dan gadget.

Dengan mengetahui kecederungan pemakain internet perempuan dan laki-laki ini, bagi pemasar yang aktif dan pandai akan memanfaatkan peluang ini dengan menawarkan berbagai produk yang disukai masing-masing gender tersebut. Dengan kecenderungan makin populernya social media dan semakin banyaknya perempuan yang menggunakannya, pemasar hendaknya juga menggunakan media ini untuk mendekati perempuan dan mengenalkan produk kepada mereka secara lebih personal.(KOMPASIANA/Kimi Raikko)

Kamis, 20 Januari 2011

50 Universitas Top Indonesia di Internet

Sistem pemeringkatan Perguruan Tinggi (PT) Webometrics dan 4ICU kembali merilis daftar pemeringkatan PT terpopuler di Internet secara global pada tahun 2011. Siapakah perguruan tinggi terbaik yang berhasil mengharumkan nama Indonesia ke dalam daftar 100 universitas terbaik di dunia?

Dari ribuan universitas yang tersebar di dunia, Institut Teknologi Bandung (ITB) sukses menjadi satu-satunya wakil dari Indonesia yang masuk ke dalam 100 besar universitas terpopuler. Perguruan tinggi yang berlokasi di Bandung itu bertengger di peringkat 32 dunia.

Bagaimana dengan Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Gadjah Mada (UGM)? Menurut daftar yang dirilis Januari 2011 itu, UI dan UGM masing-masing berada di peringkat 155 dan 621 dunia.

Sistem pemeringkatan perguruan tinggi oleh Webometrics dan 4ICU merupakan sistem pemeringkatan popularitas Perguruan Tinggi di dunia Internet. Meski berdasarkan popularitas di Internet, metode pemeringkatan ini dinilai cukup berkaitan dengan kiprah akademik PT tersebut karena kontribusinya ke publik.

Hal tersebut kemudian menjadikan sistem pemeringkatan tersebut sebagai panduan dalam upaya peningkatan kualitas. Bahkan, sejumlah kampus di Prancis merasa perlu melakukan fokus pada kegiatan internasionalisasi setelah menganalisis posisi rangking Jia Tong-nya yang rendah.

Sekadar diketahui, sistem perankingan web perguruan tinggi di dunia versi Webometrics sudah cukup populer dan hasilnya selalu ditunggu-tunggu berbagai lembaga perguruan tinggi dan publik. Menjelang pengumuman pemeringkatan World-Class Universities versi Webometrics yang akan diumumkan di akhir bulan Januari 2011, lembaga perangkingan lain yaitu 4ICU sudah lebih dahulu mempublikasikan pemeringkatan perguruan tinggi di dunia berbasarkan tingkat popularitasnya di dunia internet.

Peringkat 4ICU yang terbaru sudah dirilis pada tanggal 11 Januari 2011. Lembaga 4ICU ini melakukan pemeringkatan terhadap 10.200 peguruan tinggi di 200 negara. Peringkat popularitas tersebut diukur berdasarkan tiga parameter, yaitu Google Pagerank, inbound link Yahoo!, dan web traffic berdasarkan Alexa.

Saat ini 151 perguruan tinggi Indonesia berhasil masuk pemeringkatan tersebut, atau bertambah 3 perguruan tinggi dibandingkan edisi Juli 2010. Posisi lima besar tidak berubah dan masih ditempati oleh ITB, UI, UGM, ITS, dan Universitas Gunadarma.

Hanya 2 perguruan tinggi swasta yang mampu mengimbangi dominasi perguruan tinggi negri pada peringkat sepuluh besar, yaitu Universitas Gunadarma dan Universitas Bina Nusantara.

Berikut daftar 100 besar perguruan tinggi Indonesia yang berhasil masuk ke dalam daftar 4ICU:

Peringkat Nasional

Peringkat Dunia

Nama Perguruan Tinggi

1

32

Institut Teknologi Bandung

2

155

Universitas Indonesia

3

621

Universitas Gadjah Mada

4

779

Institut Teknologi Sepuluh Nopember

5

1058

Universitas Gunadarma

6

2010

Universitas Sumatera Utara

7

2023

Universitas Diponegoro

8

2070

Universitas Bina Nusantara

9

2212

Universitas Pendidikan Indonesia

10

2218

Universitas Sebelas Maret

11

2227

Universitas Kristen Petra

12

2235

Institut Pertanian Bogor

13

2257

Universitas Padjadjaran

14

2314

Universitas Islam Indonesia

15

2330

Universitas Negeri Malang

16

2354

Universitas Sriwijaya

17

2384

Universitas Andalas

18

2391

Universitas Airlangga

19

2466

Universitas Negeri Yogyakarta

20

2478

Universitas Muhammadiyah Malang

21

2492

Universitas Lampung

22

2807

Universitas Udayana

23

2910

Universitas Brawijaya

24

2925

Universitas Mercu Buana

25

3072

Universitas Surabaya

26

3114

Universitas Hasanuddin

27

3163

Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

28

3164

Universitas Muhammadiyah Surakarta

29

3231

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

30

3239

Universitas Komputer Indonesia

31

3481

Universitas Negeri Semarang

32

3811

Universitas Trisakti

33

3847

Universitas Negeri Padang

34

4081

Universitas Katolik Parahyangan

35

4500

Universitas Ahmad Dahlan

36

4718

Universitas Negeri Surabaya

37

4997

Universitas Syiah Kuala

38

5604

Universitas Kristen Duta Wacana

39

5660

Universitas Riau

40

5746

Universitas Jember

41

5878

Universitas Tarumanagara

42

5888

Universitas Jenderal Soedirman

43

5895

Universitas Presiden

44

5920

Universitas Bangka Belitung

45

5921

Universitas Pelita Harapan

46

5946

Universitas Atma Jaya Yogyakarta

47

6046

Universitas Negeri Makassar

48

6047

UPN Veteran Yogyakarta

49

6088

Universitas Negeri Meda

50

6150

Universitas Sanata Dharma


Sumber
VIVAnews