Tampilkan postingan dengan label porno. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label porno. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 Januari 2011

Filter Pornografi di BlackBerry Diterapkan Bertahap

JAKARTA, KOMPAS.com - Research In Motion (RIM) bekerja sama dengan operator mulai menyensor konten pornografi di layanan BlackBerry mulai Rabu (19/1/2011) hari ini. Upaya tersebut juga didukung komunitas internet sehat di Indonesia. Untuk sensor di BlackBerry, RIM menggunakan teknik filtering menggunakan DNS Nawala yang selama ini sudah diterapkan untuk warnet-warnet dan pribadi.


"Efektif mulai hari ini akses ke konten negatif dari Blackberry Browser telah difilter by default menggunakan Nawala Project secara bertahap," demikian tulis M Shalahuddien alias Pataka, Vice Chairman ID-SIRTII (Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure) dalam akun Twitter miliknya @patakaid, Rabu.

Pengamatan Kompas.com, sensor pornografi memang belum merata kepada semua layanan BlackBerry. Pengguna handset BlackBerry tipe terbaru OS 6 umumnya masih bebas mengakses situs-situs dewasa. Namun, untuk pengguna handset lama, seperti Bold dan seri sebelumnya telah terblokir. Menurut Dolly Surya Wisaka dari XL, dalam akun Twitter-nya @DollySW menyatakan proses penyensoran memang dilakukan bertahap dan untuk perangkat dengan BlackBerry OS 6 seperti Torch dan Bold 9780 baru akan diberlakukan malam ini.

Sebelumnya, RIM meminta waktu 100 hari untuk memblokir konten pornografi di layanan internet BlackBerry setelah berdialog dengan para pejabat Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Senin lalu. RIM juga meminta kerja sama dengan operator untuk mengimplementasikannya. Hasil negosiasi, RIM memilih untuk memblokir menggunakan DNS Nawala yang dikembangkan para penggiat internet Indonesia.

Hari Ini, Tenggat Terakhir RIM BLokir Pornografi

Liputan6.com, Jakarta: Hari ini (21/1) merupakan tenggat akhir bagi Research In Motion atau RIM, perusahaan yang mengeluarkan BlackBerry, untuk memblokir konten pornografi. Karena itu, Anda para pengguna BlackBerry mulai sekarang seharusnya tidak bisa lagi berselancar konten pornografi melalui BlackBerry. Tapi inilah kenyataannya, gambar-gambar porno masih bisa dilihat lewat BlackBerry.


Kementerian Komunikasi dan Informatika mengakui memang tidak semua situs porno bisa terblokir. Diperkirakan, hanya sekitar 80 persen puluh persen dari konten pornografi yang bisa diblokir. Termasuk jika Anda mengetik kata porno, secara otomatis server tak lagi meladeni permintaan Anda.

"Perkembangan antara pemblokiran dan situs-situs porno itu kayak deret ukur sama deret hitung. Kita blokir 100 (situs porno), munculnya bisa 10 ribu. Blokir satu juga, bisa lebih lagi," kata Gatot S. Dewa Broto, Kepala Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika di Jakarta.

Namun, tambah Gatot, pihaknya berharap apa yang dilakukan RIM bisa semaksimal mungkin memblokir situs porno. "Seandainya hari ini atau setelah 21 Januari masih ada (situs porno), kami maklum dan paham," ucap Gatot.

Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring mengancam akan menuntut RIM secara hukum dan menutup layanan BlackBerry di Indonesia bila permintaan pemblokiran pornografi itu tidak dipenuhi. RIM akhirnya setuju dengan permintaan itu. Hal ini dibuktikan dengan memblokir konten negatif, termasuk situs pornografi mulai Kamis silam dengan menggunakan DNS Nawala [baca: Tifatul: RIM Mulai Blokir Situs Porno].(BOG)