Kebiasaan buruk yang harus dihindari saat presentasi
1. Selalu melihat jam tangan pada saat presentasi
Memperhatikan waktu merupakan hal yang sangat penting pada saat presentasi,
ini menyebabkan banyak sekali presenter keseringan melihat jam tangan pada
saat presentasi. Kebiasaan ini jika terlalu sering akan mengakibatkan
audiens malah terfokus pada waktu bukan pada informasi yang disampaikan
presentator. Ada baiknya anda menggunakan jam duduk yang anda letakan di
tempat yang mudah terlihat bagi anda tetapi cukup tersembunyi buat audiens,
atau jika memungkinkan minta tolonglah pada audiens yang ada didekat anda
untuk memberitahukan waktu jika 10 menit lagi presentasi akan usai sehingga
cukup waktu anda untuk closing.
2. Menggunakan filler words pada saat presentasi
Seringkali pada saat presentasi kita menggunakan kata ehmm, enggh, atau kata
yang diulang seperti kamu tahu, dan, tetapi yang diulang berkali-kali.
Kadangkala kita melakukan itu tanpa menyadarinya. Ada baiknya kita
menggunakan tape recorder untuk merekam presentasi kita untuk mengetahui apa
yang menjadi filler words kita pada saat presentasi.
3. Jauhkan tangan anda dari pakaian anda
Seringkali kita melihat banyak presentator memasukkan tangan kedalam saku,
atau presentator wanita memegang blus mereka. Hal ini mengganggu audiens,
selain itu akan membuat gesture tubuh anda menjadi terlihat kaku dan anda
tidak dapat memanfaatkan body languange anda secara optimal.
4. Jauhkan pergerakan tubuh yang tidak perlu
Berdiri tegak secara nyaman kadangkala jauh lebih efektif dibandingkan
bergerak ke kiri, kanan, kedepan dan balik ke belakang seperti tarian samba.
Kecuali pergerakan ini berlangsung secara natural sesuai dengan pesan yang
ingin disampaikan.
5. Perhatikan ketika anda berjalan
Usahakan untuk tidak membelakangi audiens, atau bagi anda yang menggunakan
slide projector atau infocus pastikan anda tidak berjalan atau berdiri pas
didepan lampu proyektor.
Selamat berpresentasi
Selasa, 17 Februari 2009
Senin, 16 Februari 2009
" Kebiasaan Utama Presenter Andal ! "
Presenter TV merupakan pekerjaan yang menjanjikan popularitas, kepuasan
kerja dan peluang jaringan yang amat luas. Pekerjaan presenter TV tidak
hanya menyampaikan informasi tetapi mereka juga harus mampu meng"entertain"
pemirsanya. Selain itu presenter TV sekarang bukan hanya terlibat dalam
memandu acara, mengenalkan dan menginterview bintang tamu tapi lebih dari
itu mereka juga dituntut memiliki keahlian pada saat merencanakan, meneliti,
dan menulis script yang mereka bawakan sebelum disiarkan. Kompleksitas
keahlian yang harus dimiliki seorang presenter TV dimulai dengan 3 habit
utama seorang presenter :
1. Berlatihlah sebanyak mungkin,
Jangan pernah merasa puas dengan performa yang anda miliki sekarang.
Berlatihlah menulis script anda sendiri dan berlatihlah didepan cermin.
Tidak ada salahnya anda mengajak teman anda untuk diinterview juga didepan
cermin. Jika anda merasa telah mahir tidak ada salahnya anda memberikan
keahlian anda secara gratis kepada lembaga sosial yang membutuhkan anda
untuk presentasi secara gratis. Anggap saja anda telah dibayar dengan
kesempatan yang penting buat anda. Ingat "practice makes perfect"
2. Bekerja keras dan jangan pernah menyerah
Pekerjaan menjadi presenter TV melibatkan emosi dan perasaan bukan hanya
pada saat membawakan acara tetapi sebelum running acara dan evaluasi setelah
acara dibawakan. Seringkali presenter TV harus mengurangi waktu tidur mereka
untuk melihat berbagai jenis acara sebagai inspirasi ataupun benchmarking
buat acara mereka.
3. Ciptakan image anda sendiri
Jangan pernah meniru orang lain, jadilah diri anda sendiri pada saat
membawakan suatu acara. Pencitraan ini amat penting bagi seorang TV
presenter.
Selamat mencoba menjadi TV presenter, Good Luck
kerja dan peluang jaringan yang amat luas. Pekerjaan presenter TV tidak
hanya menyampaikan informasi tetapi mereka juga harus mampu meng"entertain"
pemirsanya. Selain itu presenter TV sekarang bukan hanya terlibat dalam
memandu acara, mengenalkan dan menginterview bintang tamu tapi lebih dari
itu mereka juga dituntut memiliki keahlian pada saat merencanakan, meneliti,
dan menulis script yang mereka bawakan sebelum disiarkan. Kompleksitas
keahlian yang harus dimiliki seorang presenter TV dimulai dengan 3 habit
utama seorang presenter :
1. Berlatihlah sebanyak mungkin,
Jangan pernah merasa puas dengan performa yang anda miliki sekarang.
Berlatihlah menulis script anda sendiri dan berlatihlah didepan cermin.
Tidak ada salahnya anda mengajak teman anda untuk diinterview juga didepan
cermin. Jika anda merasa telah mahir tidak ada salahnya anda memberikan
keahlian anda secara gratis kepada lembaga sosial yang membutuhkan anda
untuk presentasi secara gratis. Anggap saja anda telah dibayar dengan
kesempatan yang penting buat anda. Ingat "practice makes perfect"
2. Bekerja keras dan jangan pernah menyerah
Pekerjaan menjadi presenter TV melibatkan emosi dan perasaan bukan hanya
pada saat membawakan acara tetapi sebelum running acara dan evaluasi setelah
acara dibawakan. Seringkali presenter TV harus mengurangi waktu tidur mereka
untuk melihat berbagai jenis acara sebagai inspirasi ataupun benchmarking
buat acara mereka.
3. Ciptakan image anda sendiri
Jangan pernah meniru orang lain, jadilah diri anda sendiri pada saat
membawakan suatu acara. Pencitraan ini amat penting bagi seorang TV
presenter.
Selamat mencoba menjadi TV presenter, Good Luck
" Surfing dapat Uang "
Wuis nih lagi bisnis internet yang mudah dan ngak butuh banyak waktu,
Bosan mau buka apa d internet dan tanpa menghasilkan uang sepeser pun. Mungkin Anda mendapatkan uang sebagai gantinya disini ! daftarkanlah diri anda di Gomez Peer (sm) karena apa, dengan kamu masuk ke Gomez Peer kamu akan mendapatkan uang dengan sangat mudah .
Peer Gomez adalah aplikasi yang berjalan di background dari sistem anda, dan PC anda akan bergabung dengan komputer lain di seluruh Internet Gomez untuk membantu memberikan gambaran yang paling realistis dari Web kinerja. Dan pada saat yang sama, Anda bisa memperoleh uang tunai untuk setiap menit yang ada di PC dan terhubung ke Internet! Semakin banyak anda menjalankan Gomez Peer, semakin banyak uang anda dapat menerima setiap bulan.mendaftarlah sekarang dan gunakan Pc anda untuk bekerja dan bukan nya ada yang bekerja.
Segera daftar langsung karena dengan ini anda akan lebih mudah mendapatkan uang nya
Referral Structure :- 1 Level
Member Countries :- International
Min. Payout Amount :- $5
Silahkan masuk disini
Atau http://www.gomezpeerzone.com/Apply.aspx?Referrer=sigmasuryanegara
Bosan mau buka apa d internet dan tanpa menghasilkan uang sepeser pun. Mungkin Anda mendapatkan uang sebagai gantinya disini ! daftarkanlah diri anda di Gomez Peer (sm) karena apa, dengan kamu masuk ke Gomez Peer kamu akan mendapatkan uang dengan sangat mudah .
Peer Gomez adalah aplikasi yang berjalan di background dari sistem anda, dan PC anda akan bergabung dengan komputer lain di seluruh Internet Gomez untuk membantu memberikan gambaran yang paling realistis dari Web kinerja. Dan pada saat yang sama, Anda bisa memperoleh uang tunai untuk setiap menit yang ada di PC dan terhubung ke Internet! Semakin banyak anda menjalankan Gomez Peer, semakin banyak uang anda dapat menerima setiap bulan.mendaftarlah sekarang dan gunakan Pc anda untuk bekerja dan bukan nya ada yang bekerja.
Segera daftar langsung karena dengan ini anda akan lebih mudah mendapatkan uang nya
Referral Structure :- 1 Level
Member Countries :- International
Min. Payout Amount :- $5
Silahkan masuk disini
Atau http://www.gomezpeerzone.com/Apply.aspx?Referrer=sigmasuryanegara
Selasa, 10 Februari 2009
" Cara Ampuh Menjadi Orang Sukses "
Menjadi orang sukses bukan
berarti tidak pernah gagal. Menjadi juara bukan berarti tidak pernah kalah.
Untuk mencapai puncak bukan berarti tidak pernah jatuh. Justru mereka yang kini
berada di puncak kesuksesan kadangkala adalah orang yang sangat akrab dengan
kegagalan. Mereka gagal, namun mereka berhasil mengatasi kegagalan itu dan
mengubahnya menjadi kesuksesan. Berikut ini adalah cara ampuh mengatasi
kegagalan yang mungkin saja terjadi dalam kehidupan Anda.
1. Jangan membesar-besarkan kegagalan Anda
Kegagalan adalah hal yang biasa. Setiap orang pernah mengalaminya. Bahkan mereka
yang termasuk 300 tokoh paling berpengaruh di dunia seperti Thomas Alva Edison,
Abraham Lincoln, Walt Disney, dll, juga pernah mengalami kegagalan. Anggaplah
kegagalan sebagai hal yang biasa. Jangan dibesar-besarkan dan tidak perlu
didramatisir. Jika kita terlalu mendramatisir kegagalan tersebut, semangat kita
untuk bangkit justru akan semakin terpuruk.
2. Setiap kegagalan selalu tersembunyi solusi
Jangan pernah putus asa pada saat mengalami kegagalan. Di saat satu pintu
tertutup, masih ada pintu lain yang terbuka bagi kita. Dalam setiap kegagalan
selalu tersembunyi solusi atau jalan keluar bagi permasalahan kita. Yang
diperlukan adalah kesediaan kita untuk segera bangkit dan mencari pintu yang
terbuka tersebut.
Kegagalan adalah hal biasa, jadi tidak perlu dibesar-besarkan atau
didramatisir.
3. Milikilah jiwa besar pada waktu mengalami kegagalan.
Tidak perlu mengasihani diri secara terus menerus dan meratapi nasib
kita yang malang, apalagi menyalahkan pihak lain sebagai penyebab kegagalan
kita. Bangkitlah dan belajarlah untuk tetap survive meski saat ini kita
terpuruk di dalam kegagalan. Ingatlah kehidupan harus tetap berlanjut, jadi
berhenti mengasihani diri dan bangkitlah!
berarti tidak pernah gagal. Menjadi juara bukan berarti tidak pernah kalah.
Untuk mencapai puncak bukan berarti tidak pernah jatuh. Justru mereka yang kini
berada di puncak kesuksesan kadangkala adalah orang yang sangat akrab dengan
kegagalan. Mereka gagal, namun mereka berhasil mengatasi kegagalan itu dan
mengubahnya menjadi kesuksesan. Berikut ini adalah cara ampuh mengatasi
kegagalan yang mungkin saja terjadi dalam kehidupan Anda.
1. Jangan membesar-besarkan kegagalan Anda
Kegagalan adalah hal yang biasa. Setiap orang pernah mengalaminya. Bahkan mereka
yang termasuk 300 tokoh paling berpengaruh di dunia seperti Thomas Alva Edison,
Abraham Lincoln, Walt Disney, dll, juga pernah mengalami kegagalan. Anggaplah
kegagalan sebagai hal yang biasa. Jangan dibesar-besarkan dan tidak perlu
didramatisir. Jika kita terlalu mendramatisir kegagalan tersebut, semangat kita
untuk bangkit justru akan semakin terpuruk.
2. Setiap kegagalan selalu tersembunyi solusi
Jangan pernah putus asa pada saat mengalami kegagalan. Di saat satu pintu
tertutup, masih ada pintu lain yang terbuka bagi kita. Dalam setiap kegagalan
selalu tersembunyi solusi atau jalan keluar bagi permasalahan kita. Yang
diperlukan adalah kesediaan kita untuk segera bangkit dan mencari pintu yang
terbuka tersebut.
Kegagalan adalah hal biasa, jadi tidak perlu dibesar-besarkan atau
didramatisir.
3. Milikilah jiwa besar pada waktu mengalami kegagalan.
Tidak perlu mengasihani diri secara terus menerus dan meratapi nasib
kita yang malang, apalagi menyalahkan pihak lain sebagai penyebab kegagalan
kita. Bangkitlah dan belajarlah untuk tetap survive meski saat ini kita
terpuruk di dalam kegagalan. Ingatlah kehidupan harus tetap berlanjut, jadi
berhenti mengasihani diri dan bangkitlah!
" Sejarah Yahudi "
Akar Konflik Palestina-Israel
Sebagai hadiah menyambut Tahun Baru Hijriyyah 1 Muharram 1430 H. Sebagai bentuk rasa solidaritas kepada saudara-saudara umat manusia
Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Fariz Mehdawi, dalam wawancara dengan TVOne mengatakan, bahwa serangan Israel ke Jalur Gaza sejak 27 Desember lalu, adalah serangan ilegal yang telah terjadi selama puluhan tahun. Dalam ulasan berita di MetroTV disebutkan, serangan Israel kali ini merupakan kejadian paling buruk sejak 60 tahun terakhir (sejak Israel berdiri tahun 1948).. Para mahasiswa Arab mempertanyakan posisi Liga Arab yang tidak bisa berbuat apa-apa. Dunia internasional, termasuk negara-negara Eropa mengutuk keras serangan Israel ke Gaza , tetapi pihak yang dikutuk terus melancarkan serangan. Bahkan Israel telah menyiapkan tank-tank dan pasukan cadangan sekitar 6500 orang. Targetnya jelas, seperti kata Ehud Barak, yaitu menggulingkan Hamas.
Masalah konflik Palestina-Israel bukanlah konflik satu bangsa dengan bangsa lain. Ia adalah konflik peradaban yang usianya sangat tua. Disana terbentang benang merah panjang, sejak konflik antara Nabi Muhammad shallallah 'alaihi wa sallam dengan kaum Yahudi di Madinah, konflik antara Yahudi dan Romawi, konflik antara Yahudi dengan negara-negara Eropa, konflik antara Musa dengan Fir'aun, bahkan konflik antara Yusuf 'alaihissalam dengan saudara-saudaranya. Ujung-ujungnya adalah konflik abadi antara Allah Ta'ala dengan iblis laknatullah 'alaih.
Kalau memahami konflik ini hanya secara lokal dan temporer, yakinlah Anda akan tersesat dalam frustasi. Kondisi Ummat Islam di jaman modern yang penuh kesulitan dan derita, merupakan bagian dari konflik ini. Yahudi sendiri adalah bangsa "terkuat di dunia", dalam arti: merekalah satu-satunya ras manusia yang berani konfrontatif melawan kehendak Allah Ta'ala.
Sejarah Kebangkitan Yahudi
Ketika melihat konflik Palestina-Israel, kita perlu merunut kembali catatan-catatan perjalanan sejarah di masa lalu. Disana kita akan menemukan bahan-bahan untuk memahami peta konflik ini secara utuh. Jika tidak demikian, maka kita hanya akan "konsumen terbaik" berita-berita media massa seputar konflik ini. Bayangkan semua ini sudah dimulai sejak era Perang Arab, pembakaran Masjid Aqsha, tragedi Sabra Satila, Intifadhah akhir 80-an, tragedi Al Khalil Hebron, penembakan Muhammad Ad Durrah, pembunuhan Syaikh Ahmad Yasin dan Abdul Aziz Rantisi, dll. sampai serangan Israel saat ini. Dan rata-rata model peristiwanya serupa, hanya berbeda waktu dan para pelakunya saja.
Mari kita runut latar-belakang historis fitnah Yahudi di dunia, dengan memohon petunjuk dan pertolongan Allah Ta'ala:
[1] Bani Israil pada dasarnya masih keturunan Ibrahim 'alaihissalam. Ibrahim memiliki dua anak, Ismail dan Ishaq 'alaihimassalam. . Ismail nanti menurunkan keturunan bangsa Arab Adnani, lalu Ishaq mempunyai anak Ya'qub 'alaihissalam. Nah, Ya'qub inilah yang kemudian disebut Israil, sehingga anak-anak Ya'qub di kemudian hari disebut Bani Israil.
[2] Saat berbicara tentang Bani Israil, perhatian kita segera tertuju kepada anak-anak Ya'qub. Mereka adalah Yusuf 'alaihissalam, Benyamin, dan 11 saudara Yusuf. Semuanya berjumlah 13 orang; sama jumlahnya dengan matahari, bulan, dan 11 bintang yang terlihat dalam mimpi Yusuf sedang bersujud kepadanya. Karena itu angka 13 merupakan "angka keramat" bagi Yahudi sampai saat ini. Banyak logo-logo perusahaan top dunia dibuat dari karakter 13 ini.
[3] Secara umum, Bani Israil itu mewarisi dua sifat besar, yaitu: sifat keshalihan dan sifat durjana. Sifat keshalihan diturunkan dari garis Yusuf 'alaihissalam. Sedangkan sifat durhaka diturunkan dari sifat saudara-saudara Yusuf (seayah berbeda ibu). Disana sudah tampak bakat-bakat kelicikan, dengki, kebohongan, dan sebagainya. Tetapi itu sebatas potensi, bukan kemutlakan takdir. Apalagi, di akhir hayat Ya'qub, seluruh anak-anaknya tunduk dalam agama tauhid. (Al Baqarah: 133). Saat berbicara tentang Bani Israil, sebagian orang sangat shalih dan sebagian sangat durhaka. Namun setelah kedatangan Islam, Bani Israil tidak diperkenankan lagi mengikuti agama selain Islam. Jika mereka tidak masuk Islam, dianggap durhaka seluruhnya, tidak ada toleransi sedikit pun. (Ali Imran: 85).
[4] Perjalanan sejarah Bani Israil dimulai ketika Yusuf 'alaihissalam bersentuhan dengan peradaban Mesir. Waktu itu atas jasa Yusuf membantu bangsa Mesir, mereka diberi lahan luas oleh penguasa Mesir di wilayah Kan'an. Disana Ya'qub dan anak-keturunannya mulai membangun kehidupan. Mereka memilih tinggal di Kan'an sebab dekat dengan Mesir yang makmur, sedang di tempat asalnya sering dilanda paceklik. Waktu itu anak keturunan Ya'qub sangat dihormati penguasa Mesir. Entah bagaimana mulanya, hubungan bangsa Mesir dengan anak-keturunan Ya'qub lama-lama menjadi buruk. Alih-alih Mesir akan menghargai jasa-jasa Yusuf di masa lalu, mereka malah menjadikan Bani Israil sebagai budak-budak. Setelah ditinggal oleh Ya'qub dan Yusuf, nasib Bani Israil menjadi bulan-bulanan bangsa Mesir. Hal itu bisa terjadi karena sifat buruk Bani Israil sendiri atau sifat menindas bangsa Mesir. Tetapi kalau mencermati sikap penguasa Mesir yang bersikap sportif kepada Yusuf,
kemungkinan hal itu karena sifat Bani Israil sendiri.
[5] Era perbudakan Bani Israil di Mesir sangat mengkhawatirkan. Bukan saja karena perbudakan itu kejam, tetapi ia bisa menghancurkan karakter sebuah bangsa (Bani Israil). Bayangkan, selama ratusan tahun mereka tertindas oleh sistem tirani di Mesir. Bani Israil diberi anugerah berupa bakat-bakat kecerdasan besar, dan manakala bakat itu dibesarkan di bawah sistem perbudakan, ia bisa melahirkan penyimpangan mental dan pemikiran luar biasa. Oleh karena itu Allah Ta'ala mendatangkan Musa dan Harun 'alaihimassalam untuk menyelamatkan Bani Israil. Misi dakwah Musa bukan untuk mengislamkan Fir'aun dan rakyatnya, tetapi untuk menyelamatkan Bani Israil dari penindasan Fir'aun. Dalam Al Qur'an: Dan Musa berkata: "Hai Fir'aun, sesungguhnya aku ini adalah seorang utusan dari Tuhan semesta alam, wajib atasku tidak mengatakan sesuatu terhadap Allah, kecuali yang hak. Sesungguhnya aku datang kepadamu dengan membawa bukti yang nyata dari Tuhanmu, maka lepaskanlah Bani
Israil (pergi) bersama aku." (Al A'raaf: 104-105). Musa tidak pernah diperintahkan untuk memerangi Fir'aun, tetapi membawa Bani Israil tinggal di Palestina (waktu itu namanya bukan Palestina). [Perlu dicatat juga, Fir'aun (Pharaoh) adalah gelar raja-raja Mesir, bukan nama seseorang. Sedangkan Fir'aun yang tenggelam di Laut Merah bukanlah Fir'aun yang memangku Musa di waktu kecil, lalu direnggut janggutnya oleh Musa. Fir'aun dalam Al Qur'an lebih mencerminkan tabiat kekuasaan tiranik, bukan sekedar pribadi].
[6] Musa berhasil membawa Bani Israil keluar dari Mesir, Fir'aun dan bala tentaranya tenggelam di Laut Merah.. Lalu mereka menetap di Ardhul Muqaddas (Palestina) setelah berhasil mengalahkan kaum Jabbarin di dalamnya. (Al Maa'idah: 20-26). Ini adalah peradaban mandiri Bani Israil kedua setelah era Ya'qub dan Yusuf di wilayah Kan'aan. Musa dan Harun mendampingi Bani Israil sampai saat mereka wafat. Ketika Musa masih hidup, Bani Israil tidak henti-hentinya menguji kesabaran Musa 'alaihissalam. Betapa banyak kasus-kasus kedurjanaan Bani Israil, sekalipun di hadapan Nabinya sendiri, Musa dan Harun.. Di antaranya: Mereka menyuruh Musa dan Allah berperang di Palestina, sedang mereka mau duduk-duduk saja; mereka meminta Musa agar membuatkan berhala untuk disembah seperti suatu kaum tertentu; mereka mengikuti Samiri, menyembah patung anak lembu dari emas; mereka hendak membunuh Harun 'alaihissalam karena selalu menasehati mereka; mereka hampir tidak melaksanakan
perintah Allah untuk menyembelih sapi betina, karena terlalu banyak bertanya; mereka bosan makan Manna wa Salwa dan meminta bawang, menitumun, kacang adas; dan lain-lain. Begitu sabarnya Musa, sehingga Nabi shallallah 'alaihi wa sallam pernah bersabda, "Semoga Allah merahmati Musa, karena dia telah diganggu lebih banyak dari ini (ujian yang menimpa Nabi), tetapi dia tetap sabar." (HR. Bukhari-Muslim) . Sangat mengagumkan kalau melihat ketabahan perjuangan Musa 'alaihissalam. Di dalamnya terdapat sangat banyak inspirasi untuk menghadapi konspirasi global seperti saat ini. Orang-orang Yahudi di jaman sekarang mengklaim mencintai Musa, padahal di era nenek-moyang mereka, Musa benar-benar mereka sia-siakan. Musa itu lebih dekat kepada kita (kaum Muslimin), daripada Yahudi laknatullah itu.
[7] Saya menyangka, sifat-sifat durjana kaum Yahudi merupakan kristalisasi dari sifat-sifat buruk mereka selama ribuan tahun, sejak perilaku saudara-saudara Yusuf 'alaihissalam, masa perbudakan di Mesir, kedurhakaan mereka kepada Musa, Dawud, Sulaiman, Zakariya, Yahya, Isa, dan Nabi-nabi lainnya 'alaihimussalam. Bahkan kedurhakaan mereka di hadapan Nabi shallallah 'alaihi wa sallam di Madinah. Dalam Al Qur'an disebutkan sebuah ayat yang terasa bagai petir menimpa muka kaum Yahudi: "Lalu ditimpahkanlah kepada mereka (kaum durjana Bani Israil) nista dan kehinaan, serta mereka mendapat kemurkaan dari Allah. Hal itu (terjadi) karena mereka selalu mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh para Nabi secara tidak hak. Demikian itu (terjadi) karena mereka selalu berbuat durhaka dan melampaui batas." (Al Baqarah: 61).
[8] Peradaban terakhir Bani Israil yang wujud di muka bumi adalah Kerajaan Nabi Sulaiman 'alaihissalam di Palestina. Beliau adalah putra Nabi Dawud 'alaihissalam dari salah satu isterinya. Nabi Dawud adalah seorang pejuang yang berhasil membunuh Jalut (Goliath) di Palestina. (Oleh karena itu bangsa Barat mengenal kisah "David and Goliath"). Beliau ikut dalam pasukan Bani Israil di bawah pimpinan Thalut (Saul). Hal ini terjadi di masa Nabi Samuel 'alaihissalam. Al Qur'an menjelaskannya dalam Surat Al Baqarah ayat 246-251..
[9] Kerajaan Sulaiman memiliki keistimewaan, yaitu kekayaan materinya yang sangat besar. Ia terkenal menjadi buruan manusia di dunia, sebagai harta terpendam "King Solomon". Sampai saat ini kekayaan itu masih menjadi misteri, apakah sudah terkuak atau masih tersembunyi di balik permukaan bumi? Setelah masa Kenabian Sulaiman berlalu, kerajaan Bani Israil semakin merosot. Sampai akhirnya mereka dihancurkan oleh Nebuchadnezzar dari Kerajaan Byzantium (Romawi). Peristiwa itu disebutkan dalam Surat Al Israa' ayat 4-5.
[10] Setelah Bani Israil tercerai-berai di Palestina, mereka menyebar ke berbagai belahan dunia. Mereka pergi ke Eropa, ke Jazirah Arab, ke anak benua India, dan sebagainya. Itulah yang kemudian dikenal dengan istilah DIASPORA. Bani Israil tercerai-berai. Agar mendapat keamanan di Eropa, mereka menjilat kepada para penguasa Romawi. Termasuk menghasut Romawi agar memusuhi Isa 'alaihissalam dan para pengikutnya. Kisah Ashabul Kahfi adalah sebagian pecahan dari para pengikut Isa Al Masih 'alaihissalam.
[11] Perilaku Yahudi di Jazirah Arab sangat menarik. Mereka datang ke Madinah bukan hanya karena ingin menyelamatkan diri dari kekejaman Romawi. Tetapi mereka juga berniat menjemput Kenabian terakhir yang akan datang setelah Musa dan Isa 'alaihimassalam. Mereka ingin "memaksakan" agar Kenabian itu jatuh ke pangkuan mereka. Kenabian ini mereka butuhkan agar mampu membangun kejayaan Bani Israil kembali seperti di jaman Musa dan Sulaiman. Namun setelah mereka menyadari bahwa Kenabian tidak lagi di pihak mereka, tetapi jatuh ke tangan bangsa Arab, mereka marah sekali. Dalam Al Qur'an disebutkan: "Dan ketika datang kepada mereka (Yahudi) sebuah Kitab dari sisi Allah (Al Qur'an) yang membenarkan keberadaan apa yang ada di sisi mereka (Taurat), padahal sebelumnya mereka selalu memohon (kedatangan Nabi) agar dimenangkan atas orang-orang kafir. Maka ketika telah datang (Kenabian dan Wahyu) yang sangat mereka kenal, mereka mengkafirinya. Maka laknat Allah atas�
orang-orang kafir itu (Yahudi)." (Al Baqarah: 89).
[12] Yahudi Bani Israil sangat marah ketika tahu bahwa Kenabian jatuh ke tangan bangsa Arab, anak keturunan Ismail 'alaihissalam. Itu pun turun di Makkah, bukan Madinah tempat mereka tinggal disana. Yahudi telah habis-habisan dalam menanti kedatangan Nabi penerus Musa 'alaihissalam ini. Ratusan tahun mereka tinggal di Madinah, melebur bersama budaya Arab, berbahasa Arab, dan memberi nama anak-anaknya dengan istilah Arab, bukan istilah Hebrew (Ibrani). Bahkan mereka ikut terlibat dalam konflik antara kabilah besar Aus dan Khazraj di Madinah. Sebagian Yahudi membela Aus, sebagian mendukung Khazraj.
[13] Kemarahan Yahudi akhirnya tertuju kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Yahudi marah ketika Kenabian justru jatuh ke tangan bangsa Arab. (Al Baqarah: 90). Apalagi dalam Al Qur'an dijelaskan sangat banyak kebusukan-kebusukan Yahudi. Yahudi merasa dibenci oleh Allah. Bahkan tanda-tanda kekecewaan itu sudah muncul ketika Isa 'alaihissalam diturunkan. Anda tahu bagaimana misi Kenabian Isa? Salah satunya adalah: "Tidaklah aku diutus, melainkan kepada domba-domba sesat dari kalangan Bani Israil." Meskipun Isa adalah bagian dari Bani Israil, tetapi kedatangannya membuat muram wajah kaum Yahudi. Isa ternyata membawa Kitab Suci baru, yaitu Injil (bukan mengikuti Taurat atau Tabut dari jaman Nabi-nabi sebelumnya). Isa juga tidak henti-hentinya mengecam kejahatan perilaku Bani Israil. Isa dianggap lebih dekat kepada murid-muridnya daripada ke kaum Bani Israil sebagai sebuah etnik. Kemarahan itu semakin menjadi-jadi setelah Kenabian terakhir jatuh ke tangan bangsa
Arab. (Al Baqarah: 90).
[14] Kemudian terbukti bahwa ajaran Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad shallallah 'alaihi wa sallam tidak hanya menyalahkan perilaku jahat kaum Yahudi. Tetapi ia juga menyebabkan kaum Yahudi tercabut akar-akarnya dari Jazirah Arab. Sejak Islam datang, kabilah-kabilah Yahudi tersingkir, seperti kabilah Nadhir, Qainuqa, Quraidhah, hingga benteng terakhir mereka di Khaibar.
[15] Setelah mengalami kekalahan berat di masa Nabi shallallah 'alaihi wa sallam dan Khalifah-khalifah setelahnya, kaum Yahudi menyingkir dari Jazirah Arab. Mereka bergabung dengan Yahudi-yahudi lain di Eropa. Dalam masa ratusan tahun Yahudi menyebar di berbagai negara Eropa, seperti Spanyol, Inggris, Perancis, Jerman, Belanda, Belgia, dan sebagainya.
[16] Kaum Yahudi dalam mengembangkan komunitas, caranya sangat unik. Mereka tidak berbaur dengan masyarakat setempat, bahkan mengharamkan asimilasi. Mereka memelihara warisan-warisan agamanya, terutama membangun kesombongan etnik sampai melampaui batas. Mereka menjalankan bisnis berbasis ribawi dan mereka melakukan ritual-ritual pengorbanan. Dalam ritual pengorbanan, mereka membunuh warga setempat untuk dikuras darahnya, lalu dipakai untuk persembahan. Begitu kejamnya, sampai mereka membuat alat semacam drum yang di dalamnya penuh dengan paku-paku. Di bagian bawah ada saluran untuk mengalirkan darah. Orang yang dikorbankan, dimasukkan drum itu, sampai tubuhnya penuh luka tertusuk paku, lalu darah mengucur ke bawah. Ritual semacam ini kemudian terbongkar, sehingga Yahudi diusir dari negara-negara tertentu di Eropa, salah satunya dari Spanyol. Spanyol melarang Yahudi tinggal di negerinya sampai saat ini, karena kekejaman mereka dalam soal ritual keji itu.
[17] Setelah terusir dari Eropa, Yahudi kesekian kalinya menyebar ke negara-negara lain yang masih mau menampung mereka. Kebetulan waktu itu rakyat Eropa sedang mulai eksodus menuju benua Amerika yang baru ditemukan oleh Columbus. Yahudi ikut di dalamnya. Sampai Amerika merdeka dari tangan Inggris, Yahudi telah eksis di dalamnya. Hingga ketika itu Benyamin Franklin mengingatkan bangsa Amerika tentang bahaya kaum Yahudi. Dia menyebut Yahudi seperti bangsa "vampire" yang tidak bisa damai dengan bangsa lain. Tepat sekali ucapan Benyamin Franklin, sebab dia telah membaca sepak terjang Yahudi di Eropa. Namun sayang, bangsa Amerika tidak memahami arti peringatan Benyamin Franklin tersebut, sehingga apa yang dia takutkan sekitar 400 tahun silam, benar-benar terjadi. Krisis finansial di Amerika saat ini adalah akibat nyata dari sistem ekonomi ribawi Yahudi.
[18] Satu titik sejarah yang jarang diperhatikan oleh para ahli sejarah, yaitu kedatangan Yahudi ke wilayah Turki Utsmani. Kejadian ini terpisah jarak sekitar 700 atau 800 tahun sejak era Nabi shallallah 'alaihi wa sallam. Tentu setelah masa selama itu, peristiwa kejahatan Yahudi di Madinah telah dilupakan. Yahudi diterima dengan tangan hangat di tengah-tengah masyarakat Turki Utsmani. Hal ini juga merupakan aplikasi dari ajaran Islam yang memperbolehkan di dalamnya orang Yahudi dan Nashrani tinggal, selama mereka membayar jizyah. Yahudi tidak dianiaya di negeri ini, mereka diberi pelayanan dan penghormatan, layaknya warga negara Islam. Tentu saja, Yahudi berusaha "bersikap sopan". Di seluruh dunia tidak ada yang memperlakukan mereka dengan manusiawi, selain Peradaban Islam. Disini Yahudi tidak mungkin akan melakukan ritual pengorbanan yang mengerikan itu. Lagi pula, Yahudi waktu itu tinggal di bawah negeri Islam. Mereka tidak takut akan dikutuk oleh
Allah, sebab negeri Islam menjadi pelindung mereka. Di Turki Utsmani, Yahudi tidak melakukan kebiasaan-kebiasaan bejat mereka. Yahudi berlaku baik. Tanpa diduga, ternyata disinilah Yahudi mempersiapkan segala konsep-konsep kejahatan global mereka. Kemurahan Khilafah Islam justru dimanfaatkan Yahudi untuk mempersiapkan imperium kejahatan di seluruh dunia, seperti kita saksikan saat ini.
[19] Selain mengkhianati Khilafah Islam, Yahudi juga mempersiapkan beberapa jurus maut untuk meruntuhkan peradaban Islam, yaitu:
キ Yahudi menyebarkan guru sebanyak-banyaknya di tengah masyarakat Turki Utsmani. Guru-guru itu tidak menyebarkan prinsip-prinspi kekafiran secara langsung, tetapi menyebarkan filsafat humanisme August Comte. Dengan falsafah itu diharapkan anak-anak Turki akan kehilangan sifat furqan akidah Islam, lalu diganti sifat-sifat kemanusiaan saja. Tujuan dari gerakan ini adalah memisahkan generasi muda Turki dari sifat-sifat Islami. Karena itu pula, suatu saat generasi muda Turki hilang rasa hormatnya kepada Sultan Khilafah Islam, dan mereka mau mendukung gerakan Kemal At Taturk sang terkutuk.
キ Yahudi mendorong bangkitnya ideologi Nasionalisme Arab dan Dunia Islam. Dengan ideologi itu tidak ada lagi kesatuan Khilafah Islamiyyah. Kaum Muslimin terpecah-belah dalam berbagai bangsa yang egois sesuai etnik dan wilayahnya. Jika Khilafah Islamiyyah tetap berdiri, mustahil "Kerajaan Yahudi" dalam wujud Israel di Palestina akan bangkit. Kalau Anda saksikan bangsa Arab terpecah-belah menjadi negara-negara kecil, masing-masing saling konflik. Hal itu adalah kondisi yang diinginkan oleh Yahudi. Di jaman itu Jalaluddin Al Afghani sangat aktif berdiplomasi untuk memerdekakan negara-negara Arab dari tangan penjajah. Tetapi di kemudian hari terbuka hasil-hasil penelitian bahwa Al Afghani adalah anggota setia Freemasonry. . (Salah satunya buku terbitan WAMI tentang gerakan-gerakan pemikiran keagamaan di dunia).. Peranan Al Afghani seperti memperkuat sifat Nasionalisme Arab, agar tidak bangkit lagi Khilafah Islamiyyah.
キ Sebagai ganti konsep Khilafah Islamiyyah, Yahudi menyebarkan paham demokrasi seluas-luasnya di seluruh dunia, termasuk di negeri-negeri Islam. Paham ini semakin mempersulit posisi Ummat Islam. Peluang-peluang kebangkitan semakin tipis, sebab demokrasi mengikuti suara terbanyak, sedangkan sebagian besar manusia cenderung mengikuti hawa nafsunya.
キ Yahudi menggerakkan seluruh mesin-mesin politiknya, termasuk agen-agennya di Amerika, Eropa, dan Timur Tengah untuk membidani lahirnya negara Israel pada tahun 1948. Secara politik, Inggris berada di balik pendirian Israel melalui Deklarasi Balfour. Tetapi secara potensial, Amerika mendukung penuh Israel. Dalam diplomasi internasional, isu Holocaust dipakai agar Yahudi dikasihani dunia internasional. Melalui hak veto yang dimiliki Amerika dan Inggris di PBB, Yahudi bisa lenggang kangkung mengejar ambisi-ambisinya.
キ Yahudi menyempurnakan usahanya, dengan menguasai media massa, membuat satuan intelijen yang handal (Mossad), menguasai pasar keuangan dunia, memiliki lembaga pusat ribawi IMF dan World Bank. Mereka juga menguasai Hollywood, dunia akademis, dunia riset, fashion, dan sebagainya. Termasuk dengan merilis agama baru di kalangan Ummat Islam, yang kita kenal sebagai SEPILIS (Sekularisme, Pluralisme, Liberalisme) . Inilah kenyataan yang kemudian disebut sebagai: "Yahudi menggenggam dunia!" Bahkan negara sekuat Amerika pun bertekuk lutut di bawah dominasi Yahudi. Termasuk Barack Obama yang sebentar lagi dilantik menjadi Presiden Amerika.
[20] Berdirinya Israel tahun 1948 adalah impian besar Yahudi sejak jaman Musa, Dawud, Sulaiman, bahkan jaman Nabi Muhammad shallallah 'alaihi wa sallam. Yahudi sangat membutuhkan "Kerajaan Bani Israil" untuk mengalahkan orang-orang kafir. Mereka sebenarnya beriman kepada Allah, dalam arti mereka percaya bahwa datangnya seorang Nabi akan membuat mereka mulia, dan musuh-musuhnya dari kalangan orang kafir terkalahkan. Tetapi setelah jelas di mata mereka bahwa Kenabian terkahir itu bukan untuk Bani Israil, maka mereka tidak lagi menanti kedatangan seorang Nabi. Lalu apa yang mereka lakukan? Mereka hendak mendirikan "Kerajaan Bani Israil" dengan kekuatan tangan, otak, dan uang mereka sendiri. Dan hal itu berhasil, tahun 1948 lalu. Lebih buruk lagi, mereka menganggap kaum Muslimin sebagai orang kafir. Padahal yang mengingkari Kenabian Rasulullah adalah mereka, sehingga disebut kafir dalam Surat Al Baqarah ayat 89.
[21] Sebelum Yahudi memutuskan mendirikan negara di Palestina, waktu itu ada tiga pilihan tempat: Palestina, Agentina, atau Ethiopia. Mengapa dipilih tiga negara ini? Jelas mereka telah melakukan perhitungan yang sangat cermat. Namun pilihan akhirnya jatuh ke Palestina, yang dekat dengan sumber-sumber peradaban Yahudi sendiri di Yerusalem dan sekitarnya. Namun resikonya, disini akan menghadapi banyak tantangan dari negara-negara tetangganya yang mayoritas Muslim. Untuk itu jelas Yahudi harus mempersiapkan segala macam kekuatan, termasuk mendidik agen-agen loyalisnya di negara-negara Arab.
[22] Sebuah pertanyaan menarik, mengapa selama puluhan tahun terjadi konflik berdarah di Palestina dan tidak selesai-selesai? Jawabnya, selain karena memang "Kerajaan Bani Israil" merupakan cita-cita peradaban Yahudi sejak ribuan tahun lalu; juga karena banyaknya tangan-tangan non Yahudi yang membantu negara tersebut. PBB, Amerika, Inggris, Rusia, IMF, World Bank, dll. jelas mengabdi kepentingan Yahudi. Tetapi harus juga disadari banyak agen-agen Yahudi yang tersebar di negara-negara Arab. Mereka setiap hari, siang dan malam menyembah kepentingan Yahudi. Mereka adalah orang-orang kafir, meskipun KTP-nya Islam. Di Mesir, Yordan, Syria, Turki, dll. banyak orang yang identitasnya Muslim, tetapi hatinya telah menjadi Yahudi.. Bahkan di negara-negara kaya seperti UEA, Qatar, Bahrain, dll. banyak dijumpai kemegahan jahiliyyah, yang sebenarnya merupakan hasil konspirasi Yahudi untuk menjauhkan Arab dari Islam. Kota seperti Dubai, Abu Dhabi, dan lainnya tidak
kalah liberalnya dari kota-kota di Barat.
[23] Dapat disimpulkan, kaum Yahudi itu bukan para pemeluk agama Samawi (ajaran Ya'qub, Yusuf, Musa, Harun, Dawud, Sulaiman, Zakariya, Yahya, Isa 'alaihimussalam) . Mereka adalah orang-orang yang sangat arogan dengan etnisnya.. Hakikat agama Yahudi adalah: pemujaan terhadap etnis mereka sendiri! Tidak ada satu pun ras manusia yang sangat ekstrim dalam soal etnis, selain Yahudi. Begitu ekstrimnya sampai mereka berani menghina Allah, marah ketika Isa membawa ajaran Injil, marah ketika Kenabian terakhir jatuh ke tangan bangsa Arab. Mereka menulis "kitab suci" tandingan bagi Taurat (Talmud), menyebut bangsa non Yahudi sebagai Ghaiyim, merusak kehidupan di muka bumi. Mereka merasa mulia sebagai pewaris "darah biru" Nabi-nabi, merasa diunggulkan atas semua ras manusia, pernah disumpah langsung oleh Allah dengan diangkat bukit Tursina di atasnya, dan lain-lain. Yahudi benar-benar mewarisi ideologi arogansi dari makhluk yang pernah mendebat Allah Ta'ala: "Ana
khairun minhu, khalaqtani min naarin wa khalaqtahu min thiin" (aku lebih baik dari dia, Engkau ciptakan aku dari api, sedang dia Engkau ciptakan dari tanah). Pemerintah Yahudi, baik di Israel maupun di dunia internasional, adalah perwujudan dari imperium arogansi. Wajar jika simbol-simbol yang selalu mereka angkat selalu bernuansa satanic. Contoh, logo yang dipakai Manchester United (MU) saat ini the red devil. Dan ada ribuan logo atau lambang yang intinya memuja arogansi iblis laknatullah.
Yahudi Merusak Peradaban
Andai ambisi Yahudi satu-satunya adalah ingin membentuk "Kerajaan Bani Israil" seperti di masa Musa, Dawud, Sulaiman, apa susahnya membangun negara seperti itu? Toh, mereka memiliki uang banyak, strategi canggih, serta SDM handal. Tidak sulit bagi Yahudi membangun negara di sebuah sudut dunia. Selama ini banyak negara-negara berdiri dengan modal lebih buruk dari Israel. Negara seperti Bosnia, Chechnya, Kamboja, Myanmar, Timor Leste, dan lainnya tidak memiliki persiapan semegah milik Yahudi. Lagi pula, mengapa Israel harus mendirikan negara di Tanah Al Quds yang merupakan wilayah milik Ummat Islam? Bahkan ia didirikan di jantung peradaban Islam, di Timur Tengah.
Andai Yahudi sudah tidak menemukan solusi lain, selain harus menegakkan "Kerajaan Bani Israil" di Palestina, mengapa mereka harus juga menghancurkan peradaban manusia di dunia? Mengapa Yahudi tidak cukup menempuh cara-cara politik atau militer, tanpa harus menghancurkan peradaban manusia? Kenyataan yang sangat menyakitkan, berdirinya Israel ditempuh bukan hanya dengan menteror warga Muslim Palestina, tetapi juga dengan menyebarkan kehancuran peradaban di seluruh muka bumi. Lihatlah di dunia selama ini, adakah yang selamat dari film Hollywood, media massa Yahudi, bank ribawi, IMF dan World Bank, pornografi, seks bebas, prostitusi, narkoba, perjudian, dan lainnya? Hingga ke anak-anak balita pun, banyak "diracuni" oleh kartun-kartun Walt Disney.
Ternyata, di luar persangkaan kita semua, Yahudi justru sangat mempercayai khabar Al Qur'an. Sebenarnya, mereka mengimani ayat-ayat Al Qur'an, tetapi anehnya mereka bersikap konfrontatif terhadap Al Qur'an. Yahudi sangat mengerti ayat-ayat dalam Surat Al Israa' berikut ini:
Dan telah Kami tetapkan terhadap Bani Israil dalam Kitab itu: "Sesungguhnya kamu akan membuat kerusakan di muka bumi ini dua kali dan pasti kamu akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar."
Maka apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) pertama dari kedua (kejahatan) itu, Kami datangkan kepadamu hamba-hamba Kami yang mempunyai kekuatan yang besar, lalu mereka merajalela di kampung-kampung, dan itulah ketetapan yang pasti terlaksana.
Kemudian Kami berikan kepadamu giliran untuk mengalahkan mereka kembali dan Kami membantumu dengan harta kekayaan dan anak-anak dan Kami jadikan kamu kelompok yang lebih besar.
Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri. Dan apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) yang kedua, (Kami datangkan orang-orang lain) untuk menyuramkan muka-muka kamu dan mereka masuk ke dalam Masjid itu (Al Aqsha), sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali pertama dan untuk membinasakan sehabis-habisnya apa saja yang mereka kuasai. (Surat Al Israa': 4-7).
Kehancuran pertama Yahudi terjadi saat sisa-sisa Kerajaan Sulaiman dihancurkan oleh Nebuchadnezzar, sehingga bangsa Yahudi tercerai-berai. Adapun setelah kehancuran pertama ini, mereka akan menjadi kuat dan bisa mengalahkan musuh-musuhnya. Hal itu terjadi saat sekarang ini, ketika "Yahudi menggenggam dunia". Dan nanti di puncak kezhalimannya, Israel akan dihancurkan sebagaimana sisa Kerajaan Sulaiman dulu dihancurkan. Pertanyaannya, mengapa kehancuran kedua itu tidak dihitung saat Yahudi dihancurkan oleh Spanyol atau NAZI Jerman? Jawabnya sederhana, sebab waktu itu Yahudi belum memiliki wilayah sendiri. Mereka masih numpang di negeri orang. Adapun saat ini Yahudi sudah bermukim di suatu (Palestina) tempat sebagaimana Kerajaan Sulaiman dulu.
Yahudi sebenarnya mengimani "jadwal sejarah" sebagaimana disebutkan Al Qur'an di atas. Mereka yakin, dirinya akan diberi kesempatan untuk merajalela di muka bumi. Hal itu terbukti sebagaimana kenyataan saat ini. Hingga Mahathir Muhammad mengecam dominasi Yahudi, dengan mengatakan bahwa 6 juta Yahudi bisa mengendalikan 6 miliar manusia di dunia. Yahudi tidak merasa cukup dengan hanya mendirikan Israel, bahkan tidak cukup dengan menempuh jalur politik, mereka benar-benar ingin merajalela di bumi dengan segala kedurhakaannya.
Lalu siapa yang ingin dilawan Yahudi? Mereka tidak sekedar ingin melawan Muslim Palestina, Hamas atau Syaikh Ahmad Yasin, dunia Arab dan Ummat Islam sedunia, atau segala peradaban manusia. Tetapi mereka ingin melawan Allah Ta'ala dengan segala kekuatan yang mereka miliki. Yahudi adalah satu-satunya ras manusia yang berani menghina Allah dengan ucapan mereka: "Tangan Allah terbelenggu. " Kemudian mereka dikutuk oleh Allah karena perkataannya itu. (Al Maa'idah: 64). Mereka pula yang berani mengatakan, "Sesungguhnya Allah itu fakir dan kami kaya raya." (Ali Imran: 131). Disini ada dendam sejarah yang amat sangat parah di hati kaum Yahudi terhadap eksistensi agama Allah.
Aneh memang, Yahudi mengimani khabar Al Qur'an, tetapi sekaligus menentang eksistensi agama Allah (Islam). Sifat mereka persis iblis yang mengimani Allah, tetapi mendurhakai- Nya. Untuk merealisasikan maksudnya, Yahudi mengangkat simbol "Messiah", yang pada hakikatnya adalah dajjal laknatullah. Dajjal disebutkan oleh Nabi sebagai fitnah terbesar bagi orang-orang beriman.
Maka janganlah heran dengan kezhaliman Yahudi saat ini di Palestina. Ia adalah sebagian penampakan atau konsekuensi dari dendam sejarah mereka. Awalnya, Bani Israil hanyalah sebuah kaum dengan perilaku tertentu. Perjalanan sejarah mereka yang sangat panjang melahirkan watak durjana luar biasa. Dan ternyata, watak Bani Israil itu "telah disiapkan" untuk menjadi cobaan di akhir jaman. Dulu para ahli tafsir merasa heran, mengapa A Qur'an banyak sekali bicara tentang Yahudi? Padahal setelah tercerai-berai di Madinah, mereka nyaris lenyap (mungkin karena eksodus keluar dari negeri-negeri Islam). Karena itu sebaik-baik usaha untuk melawan Yahudi adalah memahami sifat-sifat mereka dalam Al Qur'an (khususnya Surat Al Baqarah). Dan satu lagi, yakinlah bahwa serangan Israel ke Gaza bukan serangan terakhir mereka. Itu hanya delay sebelum go with new aggression!
Sebagai hadiah menyambut Tahun Baru Hijriyyah 1 Muharram 1430 H. Sebagai bentuk rasa solidaritas kepada saudara-saudara umat manusia
Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Fariz Mehdawi, dalam wawancara dengan TVOne mengatakan, bahwa serangan Israel ke Jalur Gaza sejak 27 Desember lalu, adalah serangan ilegal yang telah terjadi selama puluhan tahun. Dalam ulasan berita di MetroTV disebutkan, serangan Israel kali ini merupakan kejadian paling buruk sejak 60 tahun terakhir (sejak Israel berdiri tahun 1948).. Para mahasiswa Arab mempertanyakan posisi Liga Arab yang tidak bisa berbuat apa-apa. Dunia internasional, termasuk negara-negara Eropa mengutuk keras serangan Israel ke Gaza , tetapi pihak yang dikutuk terus melancarkan serangan. Bahkan Israel telah menyiapkan tank-tank dan pasukan cadangan sekitar 6500 orang. Targetnya jelas, seperti kata Ehud Barak, yaitu menggulingkan Hamas.
Masalah konflik Palestina-Israel bukanlah konflik satu bangsa dengan bangsa lain. Ia adalah konflik peradaban yang usianya sangat tua. Disana terbentang benang merah panjang, sejak konflik antara Nabi Muhammad shallallah 'alaihi wa sallam dengan kaum Yahudi di Madinah, konflik antara Yahudi dan Romawi, konflik antara Yahudi dengan negara-negara Eropa, konflik antara Musa dengan Fir'aun, bahkan konflik antara Yusuf 'alaihissalam dengan saudara-saudaranya. Ujung-ujungnya adalah konflik abadi antara Allah Ta'ala dengan iblis laknatullah 'alaih.
Kalau memahami konflik ini hanya secara lokal dan temporer, yakinlah Anda akan tersesat dalam frustasi. Kondisi Ummat Islam di jaman modern yang penuh kesulitan dan derita, merupakan bagian dari konflik ini. Yahudi sendiri adalah bangsa "terkuat di dunia", dalam arti: merekalah satu-satunya ras manusia yang berani konfrontatif melawan kehendak Allah Ta'ala.
Sejarah Kebangkitan Yahudi
Ketika melihat konflik Palestina-Israel, kita perlu merunut kembali catatan-catatan perjalanan sejarah di masa lalu. Disana kita akan menemukan bahan-bahan untuk memahami peta konflik ini secara utuh. Jika tidak demikian, maka kita hanya akan "konsumen terbaik" berita-berita media massa seputar konflik ini. Bayangkan semua ini sudah dimulai sejak era Perang Arab, pembakaran Masjid Aqsha, tragedi Sabra Satila, Intifadhah akhir 80-an, tragedi Al Khalil Hebron, penembakan Muhammad Ad Durrah, pembunuhan Syaikh Ahmad Yasin dan Abdul Aziz Rantisi, dll. sampai serangan Israel saat ini. Dan rata-rata model peristiwanya serupa, hanya berbeda waktu dan para pelakunya saja.
Mari kita runut latar-belakang historis fitnah Yahudi di dunia, dengan memohon petunjuk dan pertolongan Allah Ta'ala:
[1] Bani Israil pada dasarnya masih keturunan Ibrahim 'alaihissalam. Ibrahim memiliki dua anak, Ismail dan Ishaq 'alaihimassalam. . Ismail nanti menurunkan keturunan bangsa Arab Adnani, lalu Ishaq mempunyai anak Ya'qub 'alaihissalam. Nah, Ya'qub inilah yang kemudian disebut Israil, sehingga anak-anak Ya'qub di kemudian hari disebut Bani Israil.
[2] Saat berbicara tentang Bani Israil, perhatian kita segera tertuju kepada anak-anak Ya'qub. Mereka adalah Yusuf 'alaihissalam, Benyamin, dan 11 saudara Yusuf. Semuanya berjumlah 13 orang; sama jumlahnya dengan matahari, bulan, dan 11 bintang yang terlihat dalam mimpi Yusuf sedang bersujud kepadanya. Karena itu angka 13 merupakan "angka keramat" bagi Yahudi sampai saat ini. Banyak logo-logo perusahaan top dunia dibuat dari karakter 13 ini.
[3] Secara umum, Bani Israil itu mewarisi dua sifat besar, yaitu: sifat keshalihan dan sifat durjana. Sifat keshalihan diturunkan dari garis Yusuf 'alaihissalam. Sedangkan sifat durhaka diturunkan dari sifat saudara-saudara Yusuf (seayah berbeda ibu). Disana sudah tampak bakat-bakat kelicikan, dengki, kebohongan, dan sebagainya. Tetapi itu sebatas potensi, bukan kemutlakan takdir. Apalagi, di akhir hayat Ya'qub, seluruh anak-anaknya tunduk dalam agama tauhid. (Al Baqarah: 133). Saat berbicara tentang Bani Israil, sebagian orang sangat shalih dan sebagian sangat durhaka. Namun setelah kedatangan Islam, Bani Israil tidak diperkenankan lagi mengikuti agama selain Islam. Jika mereka tidak masuk Islam, dianggap durhaka seluruhnya, tidak ada toleransi sedikit pun. (Ali Imran: 85).
[4] Perjalanan sejarah Bani Israil dimulai ketika Yusuf 'alaihissalam bersentuhan dengan peradaban Mesir. Waktu itu atas jasa Yusuf membantu bangsa Mesir, mereka diberi lahan luas oleh penguasa Mesir di wilayah Kan'an. Disana Ya'qub dan anak-keturunannya mulai membangun kehidupan. Mereka memilih tinggal di Kan'an sebab dekat dengan Mesir yang makmur, sedang di tempat asalnya sering dilanda paceklik. Waktu itu anak keturunan Ya'qub sangat dihormati penguasa Mesir. Entah bagaimana mulanya, hubungan bangsa Mesir dengan anak-keturunan Ya'qub lama-lama menjadi buruk. Alih-alih Mesir akan menghargai jasa-jasa Yusuf di masa lalu, mereka malah menjadikan Bani Israil sebagai budak-budak. Setelah ditinggal oleh Ya'qub dan Yusuf, nasib Bani Israil menjadi bulan-bulanan bangsa Mesir. Hal itu bisa terjadi karena sifat buruk Bani Israil sendiri atau sifat menindas bangsa Mesir. Tetapi kalau mencermati sikap penguasa Mesir yang bersikap sportif kepada Yusuf,
kemungkinan hal itu karena sifat Bani Israil sendiri.
[5] Era perbudakan Bani Israil di Mesir sangat mengkhawatirkan. Bukan saja karena perbudakan itu kejam, tetapi ia bisa menghancurkan karakter sebuah bangsa (Bani Israil). Bayangkan, selama ratusan tahun mereka tertindas oleh sistem tirani di Mesir. Bani Israil diberi anugerah berupa bakat-bakat kecerdasan besar, dan manakala bakat itu dibesarkan di bawah sistem perbudakan, ia bisa melahirkan penyimpangan mental dan pemikiran luar biasa. Oleh karena itu Allah Ta'ala mendatangkan Musa dan Harun 'alaihimassalam untuk menyelamatkan Bani Israil. Misi dakwah Musa bukan untuk mengislamkan Fir'aun dan rakyatnya, tetapi untuk menyelamatkan Bani Israil dari penindasan Fir'aun. Dalam Al Qur'an: Dan Musa berkata: "Hai Fir'aun, sesungguhnya aku ini adalah seorang utusan dari Tuhan semesta alam, wajib atasku tidak mengatakan sesuatu terhadap Allah, kecuali yang hak. Sesungguhnya aku datang kepadamu dengan membawa bukti yang nyata dari Tuhanmu, maka lepaskanlah Bani
Israil (pergi) bersama aku." (Al A'raaf: 104-105). Musa tidak pernah diperintahkan untuk memerangi Fir'aun, tetapi membawa Bani Israil tinggal di Palestina (waktu itu namanya bukan Palestina). [Perlu dicatat juga, Fir'aun (Pharaoh) adalah gelar raja-raja Mesir, bukan nama seseorang. Sedangkan Fir'aun yang tenggelam di Laut Merah bukanlah Fir'aun yang memangku Musa di waktu kecil, lalu direnggut janggutnya oleh Musa. Fir'aun dalam Al Qur'an lebih mencerminkan tabiat kekuasaan tiranik, bukan sekedar pribadi].
[6] Musa berhasil membawa Bani Israil keluar dari Mesir, Fir'aun dan bala tentaranya tenggelam di Laut Merah.. Lalu mereka menetap di Ardhul Muqaddas (Palestina) setelah berhasil mengalahkan kaum Jabbarin di dalamnya. (Al Maa'idah: 20-26). Ini adalah peradaban mandiri Bani Israil kedua setelah era Ya'qub dan Yusuf di wilayah Kan'aan. Musa dan Harun mendampingi Bani Israil sampai saat mereka wafat. Ketika Musa masih hidup, Bani Israil tidak henti-hentinya menguji kesabaran Musa 'alaihissalam. Betapa banyak kasus-kasus kedurjanaan Bani Israil, sekalipun di hadapan Nabinya sendiri, Musa dan Harun.. Di antaranya: Mereka menyuruh Musa dan Allah berperang di Palestina, sedang mereka mau duduk-duduk saja; mereka meminta Musa agar membuatkan berhala untuk disembah seperti suatu kaum tertentu; mereka mengikuti Samiri, menyembah patung anak lembu dari emas; mereka hendak membunuh Harun 'alaihissalam karena selalu menasehati mereka; mereka hampir tidak melaksanakan
perintah Allah untuk menyembelih sapi betina, karena terlalu banyak bertanya; mereka bosan makan Manna wa Salwa dan meminta bawang, menitumun, kacang adas; dan lain-lain. Begitu sabarnya Musa, sehingga Nabi shallallah 'alaihi wa sallam pernah bersabda, "Semoga Allah merahmati Musa, karena dia telah diganggu lebih banyak dari ini (ujian yang menimpa Nabi), tetapi dia tetap sabar." (HR. Bukhari-Muslim) . Sangat mengagumkan kalau melihat ketabahan perjuangan Musa 'alaihissalam. Di dalamnya terdapat sangat banyak inspirasi untuk menghadapi konspirasi global seperti saat ini. Orang-orang Yahudi di jaman sekarang mengklaim mencintai Musa, padahal di era nenek-moyang mereka, Musa benar-benar mereka sia-siakan. Musa itu lebih dekat kepada kita (kaum Muslimin), daripada Yahudi laknatullah itu.
[7] Saya menyangka, sifat-sifat durjana kaum Yahudi merupakan kristalisasi dari sifat-sifat buruk mereka selama ribuan tahun, sejak perilaku saudara-saudara Yusuf 'alaihissalam, masa perbudakan di Mesir, kedurhakaan mereka kepada Musa, Dawud, Sulaiman, Zakariya, Yahya, Isa, dan Nabi-nabi lainnya 'alaihimussalam. Bahkan kedurhakaan mereka di hadapan Nabi shallallah 'alaihi wa sallam di Madinah. Dalam Al Qur'an disebutkan sebuah ayat yang terasa bagai petir menimpa muka kaum Yahudi: "Lalu ditimpahkanlah kepada mereka (kaum durjana Bani Israil) nista dan kehinaan, serta mereka mendapat kemurkaan dari Allah. Hal itu (terjadi) karena mereka selalu mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh para Nabi secara tidak hak. Demikian itu (terjadi) karena mereka selalu berbuat durhaka dan melampaui batas." (Al Baqarah: 61).
[8] Peradaban terakhir Bani Israil yang wujud di muka bumi adalah Kerajaan Nabi Sulaiman 'alaihissalam di Palestina. Beliau adalah putra Nabi Dawud 'alaihissalam dari salah satu isterinya. Nabi Dawud adalah seorang pejuang yang berhasil membunuh Jalut (Goliath) di Palestina. (Oleh karena itu bangsa Barat mengenal kisah "David and Goliath"). Beliau ikut dalam pasukan Bani Israil di bawah pimpinan Thalut (Saul). Hal ini terjadi di masa Nabi Samuel 'alaihissalam. Al Qur'an menjelaskannya dalam Surat Al Baqarah ayat 246-251..
[9] Kerajaan Sulaiman memiliki keistimewaan, yaitu kekayaan materinya yang sangat besar. Ia terkenal menjadi buruan manusia di dunia, sebagai harta terpendam "King Solomon". Sampai saat ini kekayaan itu masih menjadi misteri, apakah sudah terkuak atau masih tersembunyi di balik permukaan bumi? Setelah masa Kenabian Sulaiman berlalu, kerajaan Bani Israil semakin merosot. Sampai akhirnya mereka dihancurkan oleh Nebuchadnezzar dari Kerajaan Byzantium (Romawi). Peristiwa itu disebutkan dalam Surat Al Israa' ayat 4-5.
[10] Setelah Bani Israil tercerai-berai di Palestina, mereka menyebar ke berbagai belahan dunia. Mereka pergi ke Eropa, ke Jazirah Arab, ke anak benua India, dan sebagainya. Itulah yang kemudian dikenal dengan istilah DIASPORA. Bani Israil tercerai-berai. Agar mendapat keamanan di Eropa, mereka menjilat kepada para penguasa Romawi. Termasuk menghasut Romawi agar memusuhi Isa 'alaihissalam dan para pengikutnya. Kisah Ashabul Kahfi adalah sebagian pecahan dari para pengikut Isa Al Masih 'alaihissalam.
[11] Perilaku Yahudi di Jazirah Arab sangat menarik. Mereka datang ke Madinah bukan hanya karena ingin menyelamatkan diri dari kekejaman Romawi. Tetapi mereka juga berniat menjemput Kenabian terakhir yang akan datang setelah Musa dan Isa 'alaihimassalam. Mereka ingin "memaksakan" agar Kenabian itu jatuh ke pangkuan mereka. Kenabian ini mereka butuhkan agar mampu membangun kejayaan Bani Israil kembali seperti di jaman Musa dan Sulaiman. Namun setelah mereka menyadari bahwa Kenabian tidak lagi di pihak mereka, tetapi jatuh ke tangan bangsa Arab, mereka marah sekali. Dalam Al Qur'an disebutkan: "Dan ketika datang kepada mereka (Yahudi) sebuah Kitab dari sisi Allah (Al Qur'an) yang membenarkan keberadaan apa yang ada di sisi mereka (Taurat), padahal sebelumnya mereka selalu memohon (kedatangan Nabi) agar dimenangkan atas orang-orang kafir. Maka ketika telah datang (Kenabian dan Wahyu) yang sangat mereka kenal, mereka mengkafirinya. Maka laknat Allah atas�
orang-orang kafir itu (Yahudi)." (Al Baqarah: 89).
[12] Yahudi Bani Israil sangat marah ketika tahu bahwa Kenabian jatuh ke tangan bangsa Arab, anak keturunan Ismail 'alaihissalam. Itu pun turun di Makkah, bukan Madinah tempat mereka tinggal disana. Yahudi telah habis-habisan dalam menanti kedatangan Nabi penerus Musa 'alaihissalam ini. Ratusan tahun mereka tinggal di Madinah, melebur bersama budaya Arab, berbahasa Arab, dan memberi nama anak-anaknya dengan istilah Arab, bukan istilah Hebrew (Ibrani). Bahkan mereka ikut terlibat dalam konflik antara kabilah besar Aus dan Khazraj di Madinah. Sebagian Yahudi membela Aus, sebagian mendukung Khazraj.
[13] Kemarahan Yahudi akhirnya tertuju kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Yahudi marah ketika Kenabian justru jatuh ke tangan bangsa Arab. (Al Baqarah: 90). Apalagi dalam Al Qur'an dijelaskan sangat banyak kebusukan-kebusukan Yahudi. Yahudi merasa dibenci oleh Allah. Bahkan tanda-tanda kekecewaan itu sudah muncul ketika Isa 'alaihissalam diturunkan. Anda tahu bagaimana misi Kenabian Isa? Salah satunya adalah: "Tidaklah aku diutus, melainkan kepada domba-domba sesat dari kalangan Bani Israil." Meskipun Isa adalah bagian dari Bani Israil, tetapi kedatangannya membuat muram wajah kaum Yahudi. Isa ternyata membawa Kitab Suci baru, yaitu Injil (bukan mengikuti Taurat atau Tabut dari jaman Nabi-nabi sebelumnya). Isa juga tidak henti-hentinya mengecam kejahatan perilaku Bani Israil. Isa dianggap lebih dekat kepada murid-muridnya daripada ke kaum Bani Israil sebagai sebuah etnik. Kemarahan itu semakin menjadi-jadi setelah Kenabian terakhir jatuh ke tangan bangsa
Arab. (Al Baqarah: 90).
[14] Kemudian terbukti bahwa ajaran Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad shallallah 'alaihi wa sallam tidak hanya menyalahkan perilaku jahat kaum Yahudi. Tetapi ia juga menyebabkan kaum Yahudi tercabut akar-akarnya dari Jazirah Arab. Sejak Islam datang, kabilah-kabilah Yahudi tersingkir, seperti kabilah Nadhir, Qainuqa, Quraidhah, hingga benteng terakhir mereka di Khaibar.
[15] Setelah mengalami kekalahan berat di masa Nabi shallallah 'alaihi wa sallam dan Khalifah-khalifah setelahnya, kaum Yahudi menyingkir dari Jazirah Arab. Mereka bergabung dengan Yahudi-yahudi lain di Eropa. Dalam masa ratusan tahun Yahudi menyebar di berbagai negara Eropa, seperti Spanyol, Inggris, Perancis, Jerman, Belanda, Belgia, dan sebagainya.
[16] Kaum Yahudi dalam mengembangkan komunitas, caranya sangat unik. Mereka tidak berbaur dengan masyarakat setempat, bahkan mengharamkan asimilasi. Mereka memelihara warisan-warisan agamanya, terutama membangun kesombongan etnik sampai melampaui batas. Mereka menjalankan bisnis berbasis ribawi dan mereka melakukan ritual-ritual pengorbanan. Dalam ritual pengorbanan, mereka membunuh warga setempat untuk dikuras darahnya, lalu dipakai untuk persembahan. Begitu kejamnya, sampai mereka membuat alat semacam drum yang di dalamnya penuh dengan paku-paku. Di bagian bawah ada saluran untuk mengalirkan darah. Orang yang dikorbankan, dimasukkan drum itu, sampai tubuhnya penuh luka tertusuk paku, lalu darah mengucur ke bawah. Ritual semacam ini kemudian terbongkar, sehingga Yahudi diusir dari negara-negara tertentu di Eropa, salah satunya dari Spanyol. Spanyol melarang Yahudi tinggal di negerinya sampai saat ini, karena kekejaman mereka dalam soal ritual keji itu.
[17] Setelah terusir dari Eropa, Yahudi kesekian kalinya menyebar ke negara-negara lain yang masih mau menampung mereka. Kebetulan waktu itu rakyat Eropa sedang mulai eksodus menuju benua Amerika yang baru ditemukan oleh Columbus. Yahudi ikut di dalamnya. Sampai Amerika merdeka dari tangan Inggris, Yahudi telah eksis di dalamnya. Hingga ketika itu Benyamin Franklin mengingatkan bangsa Amerika tentang bahaya kaum Yahudi. Dia menyebut Yahudi seperti bangsa "vampire" yang tidak bisa damai dengan bangsa lain. Tepat sekali ucapan Benyamin Franklin, sebab dia telah membaca sepak terjang Yahudi di Eropa. Namun sayang, bangsa Amerika tidak memahami arti peringatan Benyamin Franklin tersebut, sehingga apa yang dia takutkan sekitar 400 tahun silam, benar-benar terjadi. Krisis finansial di Amerika saat ini adalah akibat nyata dari sistem ekonomi ribawi Yahudi.
[18] Satu titik sejarah yang jarang diperhatikan oleh para ahli sejarah, yaitu kedatangan Yahudi ke wilayah Turki Utsmani. Kejadian ini terpisah jarak sekitar 700 atau 800 tahun sejak era Nabi shallallah 'alaihi wa sallam. Tentu setelah masa selama itu, peristiwa kejahatan Yahudi di Madinah telah dilupakan. Yahudi diterima dengan tangan hangat di tengah-tengah masyarakat Turki Utsmani. Hal ini juga merupakan aplikasi dari ajaran Islam yang memperbolehkan di dalamnya orang Yahudi dan Nashrani tinggal, selama mereka membayar jizyah. Yahudi tidak dianiaya di negeri ini, mereka diberi pelayanan dan penghormatan, layaknya warga negara Islam. Tentu saja, Yahudi berusaha "bersikap sopan". Di seluruh dunia tidak ada yang memperlakukan mereka dengan manusiawi, selain Peradaban Islam. Disini Yahudi tidak mungkin akan melakukan ritual pengorbanan yang mengerikan itu. Lagi pula, Yahudi waktu itu tinggal di bawah negeri Islam. Mereka tidak takut akan dikutuk oleh
Allah, sebab negeri Islam menjadi pelindung mereka. Di Turki Utsmani, Yahudi tidak melakukan kebiasaan-kebiasaan bejat mereka. Yahudi berlaku baik. Tanpa diduga, ternyata disinilah Yahudi mempersiapkan segala konsep-konsep kejahatan global mereka. Kemurahan Khilafah Islam justru dimanfaatkan Yahudi untuk mempersiapkan imperium kejahatan di seluruh dunia, seperti kita saksikan saat ini.
[19] Selain mengkhianati Khilafah Islam, Yahudi juga mempersiapkan beberapa jurus maut untuk meruntuhkan peradaban Islam, yaitu:
キ Yahudi menyebarkan guru sebanyak-banyaknya di tengah masyarakat Turki Utsmani. Guru-guru itu tidak menyebarkan prinsip-prinspi kekafiran secara langsung, tetapi menyebarkan filsafat humanisme August Comte. Dengan falsafah itu diharapkan anak-anak Turki akan kehilangan sifat furqan akidah Islam, lalu diganti sifat-sifat kemanusiaan saja. Tujuan dari gerakan ini adalah memisahkan generasi muda Turki dari sifat-sifat Islami. Karena itu pula, suatu saat generasi muda Turki hilang rasa hormatnya kepada Sultan Khilafah Islam, dan mereka mau mendukung gerakan Kemal At Taturk sang terkutuk.
キ Yahudi mendorong bangkitnya ideologi Nasionalisme Arab dan Dunia Islam. Dengan ideologi itu tidak ada lagi kesatuan Khilafah Islamiyyah. Kaum Muslimin terpecah-belah dalam berbagai bangsa yang egois sesuai etnik dan wilayahnya. Jika Khilafah Islamiyyah tetap berdiri, mustahil "Kerajaan Yahudi" dalam wujud Israel di Palestina akan bangkit. Kalau Anda saksikan bangsa Arab terpecah-belah menjadi negara-negara kecil, masing-masing saling konflik. Hal itu adalah kondisi yang diinginkan oleh Yahudi. Di jaman itu Jalaluddin Al Afghani sangat aktif berdiplomasi untuk memerdekakan negara-negara Arab dari tangan penjajah. Tetapi di kemudian hari terbuka hasil-hasil penelitian bahwa Al Afghani adalah anggota setia Freemasonry. . (Salah satunya buku terbitan WAMI tentang gerakan-gerakan pemikiran keagamaan di dunia).. Peranan Al Afghani seperti memperkuat sifat Nasionalisme Arab, agar tidak bangkit lagi Khilafah Islamiyyah.
キ Sebagai ganti konsep Khilafah Islamiyyah, Yahudi menyebarkan paham demokrasi seluas-luasnya di seluruh dunia, termasuk di negeri-negeri Islam. Paham ini semakin mempersulit posisi Ummat Islam. Peluang-peluang kebangkitan semakin tipis, sebab demokrasi mengikuti suara terbanyak, sedangkan sebagian besar manusia cenderung mengikuti hawa nafsunya.
キ Yahudi menggerakkan seluruh mesin-mesin politiknya, termasuk agen-agennya di Amerika, Eropa, dan Timur Tengah untuk membidani lahirnya negara Israel pada tahun 1948. Secara politik, Inggris berada di balik pendirian Israel melalui Deklarasi Balfour. Tetapi secara potensial, Amerika mendukung penuh Israel. Dalam diplomasi internasional, isu Holocaust dipakai agar Yahudi dikasihani dunia internasional. Melalui hak veto yang dimiliki Amerika dan Inggris di PBB, Yahudi bisa lenggang kangkung mengejar ambisi-ambisinya.
キ Yahudi menyempurnakan usahanya, dengan menguasai media massa, membuat satuan intelijen yang handal (Mossad), menguasai pasar keuangan dunia, memiliki lembaga pusat ribawi IMF dan World Bank. Mereka juga menguasai Hollywood, dunia akademis, dunia riset, fashion, dan sebagainya. Termasuk dengan merilis agama baru di kalangan Ummat Islam, yang kita kenal sebagai SEPILIS (Sekularisme, Pluralisme, Liberalisme) . Inilah kenyataan yang kemudian disebut sebagai: "Yahudi menggenggam dunia!" Bahkan negara sekuat Amerika pun bertekuk lutut di bawah dominasi Yahudi. Termasuk Barack Obama yang sebentar lagi dilantik menjadi Presiden Amerika.
[20] Berdirinya Israel tahun 1948 adalah impian besar Yahudi sejak jaman Musa, Dawud, Sulaiman, bahkan jaman Nabi Muhammad shallallah 'alaihi wa sallam. Yahudi sangat membutuhkan "Kerajaan Bani Israil" untuk mengalahkan orang-orang kafir. Mereka sebenarnya beriman kepada Allah, dalam arti mereka percaya bahwa datangnya seorang Nabi akan membuat mereka mulia, dan musuh-musuhnya dari kalangan orang kafir terkalahkan. Tetapi setelah jelas di mata mereka bahwa Kenabian terkahir itu bukan untuk Bani Israil, maka mereka tidak lagi menanti kedatangan seorang Nabi. Lalu apa yang mereka lakukan? Mereka hendak mendirikan "Kerajaan Bani Israil" dengan kekuatan tangan, otak, dan uang mereka sendiri. Dan hal itu berhasil, tahun 1948 lalu. Lebih buruk lagi, mereka menganggap kaum Muslimin sebagai orang kafir. Padahal yang mengingkari Kenabian Rasulullah adalah mereka, sehingga disebut kafir dalam Surat Al Baqarah ayat 89.
[21] Sebelum Yahudi memutuskan mendirikan negara di Palestina, waktu itu ada tiga pilihan tempat: Palestina, Agentina, atau Ethiopia. Mengapa dipilih tiga negara ini? Jelas mereka telah melakukan perhitungan yang sangat cermat. Namun pilihan akhirnya jatuh ke Palestina, yang dekat dengan sumber-sumber peradaban Yahudi sendiri di Yerusalem dan sekitarnya. Namun resikonya, disini akan menghadapi banyak tantangan dari negara-negara tetangganya yang mayoritas Muslim. Untuk itu jelas Yahudi harus mempersiapkan segala macam kekuatan, termasuk mendidik agen-agen loyalisnya di negara-negara Arab.
[22] Sebuah pertanyaan menarik, mengapa selama puluhan tahun terjadi konflik berdarah di Palestina dan tidak selesai-selesai? Jawabnya, selain karena memang "Kerajaan Bani Israil" merupakan cita-cita peradaban Yahudi sejak ribuan tahun lalu; juga karena banyaknya tangan-tangan non Yahudi yang membantu negara tersebut. PBB, Amerika, Inggris, Rusia, IMF, World Bank, dll. jelas mengabdi kepentingan Yahudi. Tetapi harus juga disadari banyak agen-agen Yahudi yang tersebar di negara-negara Arab. Mereka setiap hari, siang dan malam menyembah kepentingan Yahudi. Mereka adalah orang-orang kafir, meskipun KTP-nya Islam. Di Mesir, Yordan, Syria, Turki, dll. banyak orang yang identitasnya Muslim, tetapi hatinya telah menjadi Yahudi.. Bahkan di negara-negara kaya seperti UEA, Qatar, Bahrain, dll. banyak dijumpai kemegahan jahiliyyah, yang sebenarnya merupakan hasil konspirasi Yahudi untuk menjauhkan Arab dari Islam. Kota seperti Dubai, Abu Dhabi, dan lainnya tidak
kalah liberalnya dari kota-kota di Barat.
[23] Dapat disimpulkan, kaum Yahudi itu bukan para pemeluk agama Samawi (ajaran Ya'qub, Yusuf, Musa, Harun, Dawud, Sulaiman, Zakariya, Yahya, Isa 'alaihimussalam) . Mereka adalah orang-orang yang sangat arogan dengan etnisnya.. Hakikat agama Yahudi adalah: pemujaan terhadap etnis mereka sendiri! Tidak ada satu pun ras manusia yang sangat ekstrim dalam soal etnis, selain Yahudi. Begitu ekstrimnya sampai mereka berani menghina Allah, marah ketika Isa membawa ajaran Injil, marah ketika Kenabian terakhir jatuh ke tangan bangsa Arab. Mereka menulis "kitab suci" tandingan bagi Taurat (Talmud), menyebut bangsa non Yahudi sebagai Ghaiyim, merusak kehidupan di muka bumi. Mereka merasa mulia sebagai pewaris "darah biru" Nabi-nabi, merasa diunggulkan atas semua ras manusia, pernah disumpah langsung oleh Allah dengan diangkat bukit Tursina di atasnya, dan lain-lain. Yahudi benar-benar mewarisi ideologi arogansi dari makhluk yang pernah mendebat Allah Ta'ala: "Ana
khairun minhu, khalaqtani min naarin wa khalaqtahu min thiin" (aku lebih baik dari dia, Engkau ciptakan aku dari api, sedang dia Engkau ciptakan dari tanah). Pemerintah Yahudi, baik di Israel maupun di dunia internasional, adalah perwujudan dari imperium arogansi. Wajar jika simbol-simbol yang selalu mereka angkat selalu bernuansa satanic. Contoh, logo yang dipakai Manchester United (MU) saat ini the red devil. Dan ada ribuan logo atau lambang yang intinya memuja arogansi iblis laknatullah.
Yahudi Merusak Peradaban
Andai ambisi Yahudi satu-satunya adalah ingin membentuk "Kerajaan Bani Israil" seperti di masa Musa, Dawud, Sulaiman, apa susahnya membangun negara seperti itu? Toh, mereka memiliki uang banyak, strategi canggih, serta SDM handal. Tidak sulit bagi Yahudi membangun negara di sebuah sudut dunia. Selama ini banyak negara-negara berdiri dengan modal lebih buruk dari Israel. Negara seperti Bosnia, Chechnya, Kamboja, Myanmar, Timor Leste, dan lainnya tidak memiliki persiapan semegah milik Yahudi. Lagi pula, mengapa Israel harus mendirikan negara di Tanah Al Quds yang merupakan wilayah milik Ummat Islam? Bahkan ia didirikan di jantung peradaban Islam, di Timur Tengah.
Andai Yahudi sudah tidak menemukan solusi lain, selain harus menegakkan "Kerajaan Bani Israil" di Palestina, mengapa mereka harus juga menghancurkan peradaban manusia di dunia? Mengapa Yahudi tidak cukup menempuh cara-cara politik atau militer, tanpa harus menghancurkan peradaban manusia? Kenyataan yang sangat menyakitkan, berdirinya Israel ditempuh bukan hanya dengan menteror warga Muslim Palestina, tetapi juga dengan menyebarkan kehancuran peradaban di seluruh muka bumi. Lihatlah di dunia selama ini, adakah yang selamat dari film Hollywood, media massa Yahudi, bank ribawi, IMF dan World Bank, pornografi, seks bebas, prostitusi, narkoba, perjudian, dan lainnya? Hingga ke anak-anak balita pun, banyak "diracuni" oleh kartun-kartun Walt Disney.
Ternyata, di luar persangkaan kita semua, Yahudi justru sangat mempercayai khabar Al Qur'an. Sebenarnya, mereka mengimani ayat-ayat Al Qur'an, tetapi anehnya mereka bersikap konfrontatif terhadap Al Qur'an. Yahudi sangat mengerti ayat-ayat dalam Surat Al Israa' berikut ini:
Dan telah Kami tetapkan terhadap Bani Israil dalam Kitab itu: "Sesungguhnya kamu akan membuat kerusakan di muka bumi ini dua kali dan pasti kamu akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar."
Maka apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) pertama dari kedua (kejahatan) itu, Kami datangkan kepadamu hamba-hamba Kami yang mempunyai kekuatan yang besar, lalu mereka merajalela di kampung-kampung, dan itulah ketetapan yang pasti terlaksana.
Kemudian Kami berikan kepadamu giliran untuk mengalahkan mereka kembali dan Kami membantumu dengan harta kekayaan dan anak-anak dan Kami jadikan kamu kelompok yang lebih besar.
Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri. Dan apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) yang kedua, (Kami datangkan orang-orang lain) untuk menyuramkan muka-muka kamu dan mereka masuk ke dalam Masjid itu (Al Aqsha), sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali pertama dan untuk membinasakan sehabis-habisnya apa saja yang mereka kuasai. (Surat Al Israa': 4-7).
Kehancuran pertama Yahudi terjadi saat sisa-sisa Kerajaan Sulaiman dihancurkan oleh Nebuchadnezzar, sehingga bangsa Yahudi tercerai-berai. Adapun setelah kehancuran pertama ini, mereka akan menjadi kuat dan bisa mengalahkan musuh-musuhnya. Hal itu terjadi saat sekarang ini, ketika "Yahudi menggenggam dunia". Dan nanti di puncak kezhalimannya, Israel akan dihancurkan sebagaimana sisa Kerajaan Sulaiman dulu dihancurkan. Pertanyaannya, mengapa kehancuran kedua itu tidak dihitung saat Yahudi dihancurkan oleh Spanyol atau NAZI Jerman? Jawabnya sederhana, sebab waktu itu Yahudi belum memiliki wilayah sendiri. Mereka masih numpang di negeri orang. Adapun saat ini Yahudi sudah bermukim di suatu (Palestina) tempat sebagaimana Kerajaan Sulaiman dulu.
Yahudi sebenarnya mengimani "jadwal sejarah" sebagaimana disebutkan Al Qur'an di atas. Mereka yakin, dirinya akan diberi kesempatan untuk merajalela di muka bumi. Hal itu terbukti sebagaimana kenyataan saat ini. Hingga Mahathir Muhammad mengecam dominasi Yahudi, dengan mengatakan bahwa 6 juta Yahudi bisa mengendalikan 6 miliar manusia di dunia. Yahudi tidak merasa cukup dengan hanya mendirikan Israel, bahkan tidak cukup dengan menempuh jalur politik, mereka benar-benar ingin merajalela di bumi dengan segala kedurhakaannya.
Lalu siapa yang ingin dilawan Yahudi? Mereka tidak sekedar ingin melawan Muslim Palestina, Hamas atau Syaikh Ahmad Yasin, dunia Arab dan Ummat Islam sedunia, atau segala peradaban manusia. Tetapi mereka ingin melawan Allah Ta'ala dengan segala kekuatan yang mereka miliki. Yahudi adalah satu-satunya ras manusia yang berani menghina Allah dengan ucapan mereka: "Tangan Allah terbelenggu. " Kemudian mereka dikutuk oleh Allah karena perkataannya itu. (Al Maa'idah: 64). Mereka pula yang berani mengatakan, "Sesungguhnya Allah itu fakir dan kami kaya raya." (Ali Imran: 131). Disini ada dendam sejarah yang amat sangat parah di hati kaum Yahudi terhadap eksistensi agama Allah.
Aneh memang, Yahudi mengimani khabar Al Qur'an, tetapi sekaligus menentang eksistensi agama Allah (Islam). Sifat mereka persis iblis yang mengimani Allah, tetapi mendurhakai- Nya. Untuk merealisasikan maksudnya, Yahudi mengangkat simbol "Messiah", yang pada hakikatnya adalah dajjal laknatullah. Dajjal disebutkan oleh Nabi sebagai fitnah terbesar bagi orang-orang beriman.
Maka janganlah heran dengan kezhaliman Yahudi saat ini di Palestina. Ia adalah sebagian penampakan atau konsekuensi dari dendam sejarah mereka. Awalnya, Bani Israil hanyalah sebuah kaum dengan perilaku tertentu. Perjalanan sejarah mereka yang sangat panjang melahirkan watak durjana luar biasa. Dan ternyata, watak Bani Israil itu "telah disiapkan" untuk menjadi cobaan di akhir jaman. Dulu para ahli tafsir merasa heran, mengapa A Qur'an banyak sekali bicara tentang Yahudi? Padahal setelah tercerai-berai di Madinah, mereka nyaris lenyap (mungkin karena eksodus keluar dari negeri-negeri Islam). Karena itu sebaik-baik usaha untuk melawan Yahudi adalah memahami sifat-sifat mereka dalam Al Qur'an (khususnya Surat Al Baqarah). Dan satu lagi, yakinlah bahwa serangan Israel ke Gaza bukan serangan terakhir mereka. Itu hanya delay sebelum go with new aggression!
" Elemen Penting dalam Presentasi "
Semua orang bisa berpresentasi, tapi tidak semua orang dapat presentasi
dengan efektif. Ada 6 elemen penting yang anda harus perhatikan pada saat
presentasi.
1. Persiapan, ini merupakan elemen paling penting pada saat
presentasi.Berapa kali anda mempersiapkan segala hal untuk presentasi anda ?
Secara umum biasanya anda harus menghabiskan 30 jam untuk persiapan dan
"rehearse" untuk setiap jam presentasi. Gunakan tape recorder dan videotape
untuk dapat mengetahui umpan balik dari latihan presentasi anda.
2. Berikan diri anda, jangan ragu untuk memberikan contoh dan bila
perlu pengalaman anda pribadi yang mendukung materi presentasi anda. Ini
merupakan cara jitu untuk melibatkan diri anda dengan audiens dan sharing
dengan mereka.
3. Tetap Relax, kondisi ini hanya bisa didapat jika anda melakukan
persiapan yang cukup. Fokuslah terhadap pesan yang anda ingin sampaikan dan
bukan pada audiens. Gunakan gesture yang cukup dan latih kalimat awal
pembuka presentasi anda. Audiens biasanya kan menilai kita pada 30 detik
awal pertama presentasi.
4. Gunakan humor yang cukup, ini bukan berarti anda jadi pelawak di
depan audiens. Buatlah humor yang alami dari pengalaman diri anda ataupun
dari materi yang anda bawakan dan jangan pernah menjadikan audiens sebagai
obyek lawakan anda.
5. Gunakan gesture dan body languange, komunikasi visual jauh lebih
efektif daripada suara, jadi jangan lupa untuk menggunakan gesture dan body
languange. Tidak ada salahnya anda mencoba tiga tempat presentasi yakni di
tengah stage, kiri stage dan kanan stage. Jika anda bergerak dari datu
posisi ke posisi yang lain pastikan kontak mata anda dengan audiens selalu
terjaga.
6. Perhatikan semua detail, pastikan anda mengetahui profil audiens,
jumlah audiens, waktu dan kondisi tempat presentasi. Pastikan anda membawa
alat bantu visual dan handout untuk mempermudah presentasi anda.
Selamat berpresentasi
IBSC TV Presenter
Jln. Pengadengan Timur Raya no 4 Jakarta 12770 T 021.7983092 / 9373 3943
www.ibsctvpresenter .com
dengan efektif. Ada 6 elemen penting yang anda harus perhatikan pada saat
presentasi.
1. Persiapan, ini merupakan elemen paling penting pada saat
presentasi.Berapa kali anda mempersiapkan segala hal untuk presentasi anda ?
Secara umum biasanya anda harus menghabiskan 30 jam untuk persiapan dan
"rehearse" untuk setiap jam presentasi. Gunakan tape recorder dan videotape
untuk dapat mengetahui umpan balik dari latihan presentasi anda.
2. Berikan diri anda, jangan ragu untuk memberikan contoh dan bila
perlu pengalaman anda pribadi yang mendukung materi presentasi anda. Ini
merupakan cara jitu untuk melibatkan diri anda dengan audiens dan sharing
dengan mereka.
3. Tetap Relax, kondisi ini hanya bisa didapat jika anda melakukan
persiapan yang cukup. Fokuslah terhadap pesan yang anda ingin sampaikan dan
bukan pada audiens. Gunakan gesture yang cukup dan latih kalimat awal
pembuka presentasi anda. Audiens biasanya kan menilai kita pada 30 detik
awal pertama presentasi.
4. Gunakan humor yang cukup, ini bukan berarti anda jadi pelawak di
depan audiens. Buatlah humor yang alami dari pengalaman diri anda ataupun
dari materi yang anda bawakan dan jangan pernah menjadikan audiens sebagai
obyek lawakan anda.
5. Gunakan gesture dan body languange, komunikasi visual jauh lebih
efektif daripada suara, jadi jangan lupa untuk menggunakan gesture dan body
languange. Tidak ada salahnya anda mencoba tiga tempat presentasi yakni di
tengah stage, kiri stage dan kanan stage. Jika anda bergerak dari datu
posisi ke posisi yang lain pastikan kontak mata anda dengan audiens selalu
terjaga.
6. Perhatikan semua detail, pastikan anda mengetahui profil audiens,
jumlah audiens, waktu dan kondisi tempat presentasi. Pastikan anda membawa
alat bantu visual dan handout untuk mempermudah presentasi anda.
Selamat berpresentasi
IBSC TV Presenter
Jln. Pengadengan Timur Raya no 4 Jakarta 12770 T 021.7983092 / 9373 3943
www.ibsctvpresenter .com
Senin, 09 Februari 2009
" Mencari Tuhan "
Memang dalam al Qur’an banyak dibahas masalah akidah, tentang keimanan dan panjang lebar diuraikan contoh proses keimanan yang dilakukan nabi Ibrahim as . Oleh sebab itu nabi Ibrahim as dikenal sebagai nabi aqidah, karena dalam perjalanan spiritualnya Ibrahim mengalami proses yang sangat dinamis dan juga sangat mendasar.
Seperti dijelaskan dalam surat Al Anbiyaa ayat 50-70. Dalam ayat itu dikisahkan proses nabi Ibrahim membangun kesadaran masyarakatnya bahwa patung (berhala) bukan Tuhan yang sesungguhnya, karena patung itu tidak bisa memberikan pertolongan, bahkan Ibrahim menunjukkan eksperimennya, dia hancurkan patung-patung itu untuk membuktikan bahwa patung itu memang bukan Tuhan .
Kemudian dalam surat Al An’am ayat 74-79. Di ayat itu diterangkan bagaimana Ibrahim mencari Tuhan dengan pendekatan yang jujur dan rasional, sehingga datang gelap malam tak ada satu pun manusia yang berkutik, tidak ada yang memiliki kekuasaan lagi, semua kehidupan terhenti ketika datang gelap malam. Kesimpulannya manusia dan alam semesta ini ditaklukkan oleh gelap malam dan pada saat gelap itu nabi Ibrahim melihat sebuah bintang dan dia berkata inilah Tuhanku, tetapi bintang yang dipertuhankan itu lama kelamaan sirna. Dan Ibrahim melihat alternatif lain, ada bulan, inilah Tuhanku tapi bulan juga sirna .
Apa yang terjadi pada nabi Ibrahim? Ternyata dia gagal mencari Tuhannya. Dia gagal mencapai Tuhannya, dia tidak bisa meraih Tuhannya dengan indranya dengan matanya, telinganya, tangannya bahkan dengan fikirannyapun dia mencoba membayangkan macam apa wujud Tuhan, Ibrahim gagal.
Rupanya memang Allah itu Al Ghaib, suatu yang misterius dan Ibrahim memang gagal mencapai Tuhannya dengan kemampuan yang ada pada dirinya. Tetapi untuk mengatakan bahwa Tuhan itu tak ada, justru pengalaman Ibrahim selama ini mengarahkan pada kesimpulan, mesti ada sesuatu yang mengendalikan alam ini, Tuhan itu mesti ada. Tapi yang mana? Akhirnya nabi Ibrahim bersikap sebagaimana terungkap dalam Q S. 6 : 79.
Tapi dari situ Ibrahim hanya bisa mengetahui bahwa Dia, Tuhan itu tetap Gaib. Oleh sebab itu siapa Dia, sebagai zat dalam al qur’an juga tidak dikenal. Istilah istilah keTuhanan dalam alqur’an , hanya nama- nama yang menjelaskan sifatnya saja, zatnya tidak diperkenalkan (Asmaul Husna 99).
Kemudian ada lagi 2 nama yang menjelaskan tentang Dia, tapi menjelaskan tentang kedudukannya saja, Rabbun dan Ilaahun. Rabbun artinya pemilik dan penguasa, pendidik, pemelihara, pengendali, yang menjelaskan kedudukan dan Ilahun berasal dari kata Laha dan Ilaha yang berarti sesuatu yang abdi, yang dicintai, yang dikejar, yang diingini, yang didamba, yang diharap.
Jadi zat itu sendiri apa disebutnya? Memang ada satu istilah yang dalam Al-Qur’an yang banyak dipakai yaitu Allah sebagai nama zat. Allah itu selain sebagai Tuhan alam semesta, dalam Al-Qur’an dijelaskan pula sebagai sifat dan kedudukanNya, sebagian lagi ada ulama yang menjelaskan, ada lagi nama yang menjelaskan sebagai isim yaitu Allah. Tapi soal ini sebagian ulama ada perbedaan pendapat.
Pertama dari sejarah, kalau dilihat kamus lisanul Arab, istilah Allah itu berasal dari Ilah, yang dicintai, yang diagungkan, yang dijadikan tempat bergantung. Jika demikian apapun bisa menjadi Ilah; yang dicintai, yang dikejar, yang didamba, segala yang diingin dan diharap itu namanya Ilah. Tetapi apakah yang segala diharap itu menjadi Tuhan alam semesta? Ya tentu tidak.
Jadi ada Ilah subyektif, manusia yang menginginkan, manusia yang mendambakan, manusia yang mengejar, maka sesuatu yang dikejar oleh manusia itu jadi Ilah bagi manusia itu sendiri. Tapi apakah arti Ilah dalam arti sesungguhnya?
Belum tentu secara obyektif. Oleh sebab itu Ilah itu bisa menjadi banyak, jama’nya adalah Alihah, dia bisa berupa benda-benda, orang atau ambisi jadi Ilah. Sehingga di kalangan bangsa Arab ada Ilah yang dikejar oleh manusia tapi fiktif, sekedar sesuatu yang diinginkan manusia saja, dicintai, dikejar, didamba manusia. Tapi ada Ilah yang sesungguhnya, memang Dialah yang diinginkan dan dikejar oleh manusia dan penguasa alam semesta. Ilah dalam arti sesungguhnya itu dalam bahasa Arab mendapat awalan alif lam, jadi Al-Ilah itu Allahu (dalam pengucapan) lam diidghomkan.
Tapi ada juga yang mengatakan bahwa Ilah itu isim jamad, nama dari zat Tuhan alam semesta ini. Tapi sebagian lagi mengatakan bahwa Allah ini bukan nama zat Tuhan, karena Allah berasal dari kata Ilah, sedangkan Ilah dan Robb hanya menjelaskan kedudukan.
Jadi arti Allah itu sesuatu yang sebenar-benarnya dicintai, dikejar, didamba. jika itu yang dipakai, nama sifatnyau ada, nama kedudukannya ada, Ilah dan Robb, lalu terbentuk kata Allah (Tuhan). Lalu nama zat mana?
Sebagian ulama mengatakan nama zat tidak ada. Kenapa? Karena penamaan sesuatu berarti pembatasan.
Sebuah pena akan menjadi pena ditangan saya, jika bentuknya begitu dan fungsinya begitu, tapi pena sudah tergiling mesin giling, hancur, dia sudah tidak disebut pena, sudah berubah bentuk, warna dan zat. Sedangkan zat Allah Maha Tidak terbatas. Zat Allah tidak ada yang pernah mengenali, sesuatu yang tidak terhenti, terbatasi. Mana bisa dinamai, jika dinamakan berarti membatasi.
Dalam ilmu Keimanan, maka Dia Yang Maha Kuasa, Tuhan alam semesta hanya bisa kita kenal:
1. Sifat-sifatnya saja
2. Kedudukannya saja, statusnya sebagai ilah dan robb
3. Soal nama zat, sebagian ulama mengatakan tidak ada nama zat, sehingga dalam mengenali Dia, ada sebuah istilah dinamakan Huwa, Dia, Hu.
Istilah Allah sebenarnya sudah digunakan orang Arab sebelum turunnya Al-Qur’an. Ayah Nabi Muhammad namanya Abdullah (artinya hamba Allah). Jadi orang Arab Quraisy itu sudah mengenal istilah Allah.
Tapi Allah itu bagaimana menurut orang Quraisy? Allah itu artinya ilah, sebenar-benar ilah. Tuhan alam semesta, yang Dia adalah bapak dari 3 orang dewa wanita (perempuan) yang disimbolkan dalam bentuk patung Latta, Uzza, Manna yang disembah itu. Lalu turunlah ajaran Islam dengan surat Al-Ikhlas. Surat itu bukan untuk mengcounter Trinitasnya Kristen, tapi untuk mengcounter konsep Trinitasnya Quraisy.
Kelebihan manusia itu mampu memilih. Kesadaran intelektualnya, kesadaran moralnya meyebabkan manusia bisa memilih. Dengan naluri ber-Tuhan itu kadang-kadang diarahkan pada bukan Tuhan yang sesungguhnya, belum lagi selain itu ada unsur hawa (kecenderungan- kecenderungan, keinginan-keinginan ). Keinginan-keinginan itu bisa membentuk manusia sehingga tidak ber-Tuhan kepada yang sebenar-benarnya Tuhan. Tetapi Tuhan yang secara adhoc (secara singkat) nampak memberikan pertolongan, memberi manfaat.
Misalnya pertolongan Tuhan tidak terlihat secara langsung. Sementara jika punya uang, pertolongan uang itu bisa jelas dan langsung kelihatan, maka orang sering terpeleset lalu memper-ilah uang, memper-ilah materi, memper-ilah pejabat yang punya kekuasaan. namun secara hakekat, secara substansial apakah betul uang itu memberikan daya tolong yang efektif? Sebenarnya tidak.
Ternyata naluri ber-Tuhan terkalahkan oleh kecenderungan- kecenderungan rendahnya yang sesaat, kepentingan sesaat.
Mencari Tuhan
Ditulis Oleh Wahfiudin
Selasa, 30 Oktober 2007
From:
"nugraha romadhan"
Seperti dijelaskan dalam surat Al Anbiyaa ayat 50-70. Dalam ayat itu dikisahkan proses nabi Ibrahim membangun kesadaran masyarakatnya bahwa patung (berhala) bukan Tuhan yang sesungguhnya, karena patung itu tidak bisa memberikan pertolongan, bahkan Ibrahim menunjukkan eksperimennya, dia hancurkan patung-patung itu untuk membuktikan bahwa patung itu memang bukan Tuhan .
Kemudian dalam surat Al An’am ayat 74-79. Di ayat itu diterangkan bagaimana Ibrahim mencari Tuhan dengan pendekatan yang jujur dan rasional, sehingga datang gelap malam tak ada satu pun manusia yang berkutik, tidak ada yang memiliki kekuasaan lagi, semua kehidupan terhenti ketika datang gelap malam. Kesimpulannya manusia dan alam semesta ini ditaklukkan oleh gelap malam dan pada saat gelap itu nabi Ibrahim melihat sebuah bintang dan dia berkata inilah Tuhanku, tetapi bintang yang dipertuhankan itu lama kelamaan sirna. Dan Ibrahim melihat alternatif lain, ada bulan, inilah Tuhanku tapi bulan juga sirna .
Apa yang terjadi pada nabi Ibrahim? Ternyata dia gagal mencari Tuhannya. Dia gagal mencapai Tuhannya, dia tidak bisa meraih Tuhannya dengan indranya dengan matanya, telinganya, tangannya bahkan dengan fikirannyapun dia mencoba membayangkan macam apa wujud Tuhan, Ibrahim gagal.
Rupanya memang Allah itu Al Ghaib, suatu yang misterius dan Ibrahim memang gagal mencapai Tuhannya dengan kemampuan yang ada pada dirinya. Tetapi untuk mengatakan bahwa Tuhan itu tak ada, justru pengalaman Ibrahim selama ini mengarahkan pada kesimpulan, mesti ada sesuatu yang mengendalikan alam ini, Tuhan itu mesti ada. Tapi yang mana? Akhirnya nabi Ibrahim bersikap sebagaimana terungkap dalam Q S. 6 : 79.
Tapi dari situ Ibrahim hanya bisa mengetahui bahwa Dia, Tuhan itu tetap Gaib. Oleh sebab itu siapa Dia, sebagai zat dalam al qur’an juga tidak dikenal. Istilah istilah keTuhanan dalam alqur’an , hanya nama- nama yang menjelaskan sifatnya saja, zatnya tidak diperkenalkan (Asmaul Husna 99).
Kemudian ada lagi 2 nama yang menjelaskan tentang Dia, tapi menjelaskan tentang kedudukannya saja, Rabbun dan Ilaahun. Rabbun artinya pemilik dan penguasa, pendidik, pemelihara, pengendali, yang menjelaskan kedudukan dan Ilahun berasal dari kata Laha dan Ilaha yang berarti sesuatu yang abdi, yang dicintai, yang dikejar, yang diingini, yang didamba, yang diharap.
Jadi zat itu sendiri apa disebutnya? Memang ada satu istilah yang dalam Al-Qur’an yang banyak dipakai yaitu Allah sebagai nama zat. Allah itu selain sebagai Tuhan alam semesta, dalam Al-Qur’an dijelaskan pula sebagai sifat dan kedudukanNya, sebagian lagi ada ulama yang menjelaskan, ada lagi nama yang menjelaskan sebagai isim yaitu Allah. Tapi soal ini sebagian ulama ada perbedaan pendapat.
Pertama dari sejarah, kalau dilihat kamus lisanul Arab, istilah Allah itu berasal dari Ilah, yang dicintai, yang diagungkan, yang dijadikan tempat bergantung. Jika demikian apapun bisa menjadi Ilah; yang dicintai, yang dikejar, yang didamba, segala yang diingin dan diharap itu namanya Ilah. Tetapi apakah yang segala diharap itu menjadi Tuhan alam semesta? Ya tentu tidak.
Jadi ada Ilah subyektif, manusia yang menginginkan, manusia yang mendambakan, manusia yang mengejar, maka sesuatu yang dikejar oleh manusia itu jadi Ilah bagi manusia itu sendiri. Tapi apakah arti Ilah dalam arti sesungguhnya?
Belum tentu secara obyektif. Oleh sebab itu Ilah itu bisa menjadi banyak, jama’nya adalah Alihah, dia bisa berupa benda-benda, orang atau ambisi jadi Ilah. Sehingga di kalangan bangsa Arab ada Ilah yang dikejar oleh manusia tapi fiktif, sekedar sesuatu yang diinginkan manusia saja, dicintai, dikejar, didamba manusia. Tapi ada Ilah yang sesungguhnya, memang Dialah yang diinginkan dan dikejar oleh manusia dan penguasa alam semesta. Ilah dalam arti sesungguhnya itu dalam bahasa Arab mendapat awalan alif lam, jadi Al-Ilah itu Allahu (dalam pengucapan) lam diidghomkan.
Tapi ada juga yang mengatakan bahwa Ilah itu isim jamad, nama dari zat Tuhan alam semesta ini. Tapi sebagian lagi mengatakan bahwa Allah ini bukan nama zat Tuhan, karena Allah berasal dari kata Ilah, sedangkan Ilah dan Robb hanya menjelaskan kedudukan.
Jadi arti Allah itu sesuatu yang sebenar-benarnya dicintai, dikejar, didamba. jika itu yang dipakai, nama sifatnyau ada, nama kedudukannya ada, Ilah dan Robb, lalu terbentuk kata Allah (Tuhan). Lalu nama zat mana?
Sebagian ulama mengatakan nama zat tidak ada. Kenapa? Karena penamaan sesuatu berarti pembatasan.
Sebuah pena akan menjadi pena ditangan saya, jika bentuknya begitu dan fungsinya begitu, tapi pena sudah tergiling mesin giling, hancur, dia sudah tidak disebut pena, sudah berubah bentuk, warna dan zat. Sedangkan zat Allah Maha Tidak terbatas. Zat Allah tidak ada yang pernah mengenali, sesuatu yang tidak terhenti, terbatasi. Mana bisa dinamai, jika dinamakan berarti membatasi.
Dalam ilmu Keimanan, maka Dia Yang Maha Kuasa, Tuhan alam semesta hanya bisa kita kenal:
1. Sifat-sifatnya saja
2. Kedudukannya saja, statusnya sebagai ilah dan robb
3. Soal nama zat, sebagian ulama mengatakan tidak ada nama zat, sehingga dalam mengenali Dia, ada sebuah istilah dinamakan Huwa, Dia, Hu.
Istilah Allah sebenarnya sudah digunakan orang Arab sebelum turunnya Al-Qur’an. Ayah Nabi Muhammad namanya Abdullah (artinya hamba Allah). Jadi orang Arab Quraisy itu sudah mengenal istilah Allah.
Tapi Allah itu bagaimana menurut orang Quraisy? Allah itu artinya ilah, sebenar-benar ilah. Tuhan alam semesta, yang Dia adalah bapak dari 3 orang dewa wanita (perempuan) yang disimbolkan dalam bentuk patung Latta, Uzza, Manna yang disembah itu. Lalu turunlah ajaran Islam dengan surat Al-Ikhlas. Surat itu bukan untuk mengcounter Trinitasnya Kristen, tapi untuk mengcounter konsep Trinitasnya Quraisy.
Kelebihan manusia itu mampu memilih. Kesadaran intelektualnya, kesadaran moralnya meyebabkan manusia bisa memilih. Dengan naluri ber-Tuhan itu kadang-kadang diarahkan pada bukan Tuhan yang sesungguhnya, belum lagi selain itu ada unsur hawa (kecenderungan- kecenderungan, keinginan-keinginan ). Keinginan-keinginan itu bisa membentuk manusia sehingga tidak ber-Tuhan kepada yang sebenar-benarnya Tuhan. Tetapi Tuhan yang secara adhoc (secara singkat) nampak memberikan pertolongan, memberi manfaat.
Misalnya pertolongan Tuhan tidak terlihat secara langsung. Sementara jika punya uang, pertolongan uang itu bisa jelas dan langsung kelihatan, maka orang sering terpeleset lalu memper-ilah uang, memper-ilah materi, memper-ilah pejabat yang punya kekuasaan. namun secara hakekat, secara substansial apakah betul uang itu memberikan daya tolong yang efektif? Sebenarnya tidak.
Ternyata naluri ber-Tuhan terkalahkan oleh kecenderungan- kecenderungan rendahnya yang sesaat, kepentingan sesaat.
Mencari Tuhan
Ditulis Oleh Wahfiudin
Selasa, 30 Oktober 2007
From:
"nugraha romadhan"
" Nikmatnya Memperbanyak Sujud "
Bersujud di hadapan Allah SWT termasuk ibadah yang paling mulia sekaligus sebagai sarana paling baik untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Karena, kata Rasulullah Saw, “Saat dimana seorang hamba paling dekat kepada Tuhannya, Allah Azza Wajalla, adalah ketika dia bersujud....” (HR. Muslim dari Abu Hurairah ra)
Namun, tahukah Anda bahwa dengan banyak bersujud maka muatan-muatan listrik yang ada dalam tubuh kita akan kelaur karena diserap oleh bumi (tanah)?
Abdurrahman Al-Asymawi, seorang ulama terkemuka berkebangsaan Mesir dalam bukunya yang berjudul Basysyiru Wa La Tunffiru mengatakan, setiap hari tubuh menyerap cahaya dan tenaga listrik magnetis yang tak sedikit jumlahnya melalui perangkat-perangkat listrik yang kita gunakan. Sehingga dengan demikian tubuh ini menjadi alat untuk menyerap cahaya listrik magnetis dalam jumlah banyak. Artinya, tubuh mengangkut sejumlah tenaga listrik tanpa kita sadari.
Ketika kita mengalami influenza, badan terasa pegal, berat, sesak, malas dan lemah, hal ini menandakan bahwa tubuh sedang merasakan sesuatu dari muatan magnetis tersebut. Lalu bagaimana jalan keluarnya?
Melalui riset ilmiahnya, seorang peneliti Barat yang non-muslim mengemukakan bahwa metode paling jitu untuk “mensucikan” tubuh dari kandungan listrik positif (yang berbahaya bagi tubuh) adalah dengan mengarahkan ubun ke bumi(tanah) lebih dari sekali. Karena, tanah itu sifatnya negatif maka ia akan menarik muatan lsitrik yang positif, yang terdapat dalam tubuh. Hal yang sama juga terjadi pada aliran (kabel) listrik dari gedung-gedung yang dialirkan ke dalam tanah. Tujuannaya adalah untuk menarik muatan listrik yang ada pada petir ke arah tanah.
Lebih jaun dia menjelaskan metode paling tepat adalah menempelkan ubun-ubun ke tanah secara langsung seraya memfokuskan arah pandangan ke arah pusat bumi. Karena, dalam keadaan seperti itu, muatan lsitrik yang ada dalam tubuh akan terserap oleh bumi sacara lebih kuat dan dalam jumlah yang banyak. Dan yang lebih mengagumkan adalah seperti yang kita ketahui bersama bahwa secara ilmiah pusat bumi adalah Makkah Al-Mukarramah. Lebih tepatnya lagi adalah Ka’bah, sebagaimana yang terdapat dalam kajian-kajian geografis dan disepakati oleh mereka yang ahli di bidangnya.
Jika demikian, sujud kepada Allah SWT yang kita lakukan setiap kali melaksanakan shalat adalah merupakan sarana yang paling tepat untuk membuang muatan-muatan listrik berbahaya tersebut, sekaligus menjadi sarana yang paling utama untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, Sang Maha Pancipta. “....maka, perbanyaklah oleh kalian bersujud,” perintah Rasulullah (HR. Muslim dari Abu Hurairah).
Manfaat lain dari banyak bersujud adalah ampunan dan derajat yang tinggi di Allah SWT. Rasulullah saw bersabda, “Hendaklah kamu memperbanyak sujud. Sesungguhnya jika kamu sujud satu kali saja karena Allah, maka Allah akan mengangkatmu satu derajat dan menghapuskan satu kesalahanmu.’” (HR. Muslim dari Tsauban Abu Abdullah)
Maka, dengan memperbanyak sujud, dua beban tubuh yang berbahaya, yaitu muatan listrik dan dosa, akan berkurang sehingga tubuh pun terasa ringan.
Dalam Shahih-nya, Muslim meriwayatakan bahwa Abu Firâs Rabi’ah bin Ka’ab Al-Aslamiy–khadim (pelayan) Rasulullah SAW dan termasuk ahlusshuffah-berkata, Suatu kali saya bermalam bersama Rasulullah SAW. Saya menyediakan air untuk beliau berwudhu dan untuk kepentingan beliau yang lain. Melihat hal tersebut, Rasulullah saw bersabda, “Mintalah!” Saya menjawab, “Saya mohon agar dapat menemanimu di dalam surga.” Maka beliau bertanya, ‘Apakah ada permohonan lainnya?” Saya menjawab, “Hanya itu, wahai Rasulullah.” Beliau lalu bersabda, “Bantulah aku untuk mewujudkan permintaanmu itu dengan banyak bersujud.”
Demikianlah Allah SWT mempersembahkan balasan yang terbaik bagi hamba-hamba-Nya banyak bersujud di hadapan-Nya.
Tabe',
M.Yusuf Shandy
www.kaunee.com \\ www.myshandy.multiplte.com
From:
"yusuf shandy"
Namun, tahukah Anda bahwa dengan banyak bersujud maka muatan-muatan listrik yang ada dalam tubuh kita akan kelaur karena diserap oleh bumi (tanah)?
Abdurrahman Al-Asymawi, seorang ulama terkemuka berkebangsaan Mesir dalam bukunya yang berjudul Basysyiru Wa La Tunffiru mengatakan, setiap hari tubuh menyerap cahaya dan tenaga listrik magnetis yang tak sedikit jumlahnya melalui perangkat-perangkat listrik yang kita gunakan. Sehingga dengan demikian tubuh ini menjadi alat untuk menyerap cahaya listrik magnetis dalam jumlah banyak. Artinya, tubuh mengangkut sejumlah tenaga listrik tanpa kita sadari.
Ketika kita mengalami influenza, badan terasa pegal, berat, sesak, malas dan lemah, hal ini menandakan bahwa tubuh sedang merasakan sesuatu dari muatan magnetis tersebut. Lalu bagaimana jalan keluarnya?
Melalui riset ilmiahnya, seorang peneliti Barat yang non-muslim mengemukakan bahwa metode paling jitu untuk “mensucikan” tubuh dari kandungan listrik positif (yang berbahaya bagi tubuh) adalah dengan mengarahkan ubun ke bumi(tanah) lebih dari sekali. Karena, tanah itu sifatnya negatif maka ia akan menarik muatan lsitrik yang positif, yang terdapat dalam tubuh. Hal yang sama juga terjadi pada aliran (kabel) listrik dari gedung-gedung yang dialirkan ke dalam tanah. Tujuannaya adalah untuk menarik muatan listrik yang ada pada petir ke arah tanah.
Lebih jaun dia menjelaskan metode paling tepat adalah menempelkan ubun-ubun ke tanah secara langsung seraya memfokuskan arah pandangan ke arah pusat bumi. Karena, dalam keadaan seperti itu, muatan lsitrik yang ada dalam tubuh akan terserap oleh bumi sacara lebih kuat dan dalam jumlah yang banyak. Dan yang lebih mengagumkan adalah seperti yang kita ketahui bersama bahwa secara ilmiah pusat bumi adalah Makkah Al-Mukarramah. Lebih tepatnya lagi adalah Ka’bah, sebagaimana yang terdapat dalam kajian-kajian geografis dan disepakati oleh mereka yang ahli di bidangnya.
Jika demikian, sujud kepada Allah SWT yang kita lakukan setiap kali melaksanakan shalat adalah merupakan sarana yang paling tepat untuk membuang muatan-muatan listrik berbahaya tersebut, sekaligus menjadi sarana yang paling utama untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, Sang Maha Pancipta. “....maka, perbanyaklah oleh kalian bersujud,” perintah Rasulullah (HR. Muslim dari Abu Hurairah).
Manfaat lain dari banyak bersujud adalah ampunan dan derajat yang tinggi di Allah SWT. Rasulullah saw bersabda, “Hendaklah kamu memperbanyak sujud. Sesungguhnya jika kamu sujud satu kali saja karena Allah, maka Allah akan mengangkatmu satu derajat dan menghapuskan satu kesalahanmu.’” (HR. Muslim dari Tsauban Abu Abdullah)
Maka, dengan memperbanyak sujud, dua beban tubuh yang berbahaya, yaitu muatan listrik dan dosa, akan berkurang sehingga tubuh pun terasa ringan.
Dalam Shahih-nya, Muslim meriwayatakan bahwa Abu Firâs Rabi’ah bin Ka’ab Al-Aslamiy–khadim (pelayan) Rasulullah SAW dan termasuk ahlusshuffah-berkata, Suatu kali saya bermalam bersama Rasulullah SAW. Saya menyediakan air untuk beliau berwudhu dan untuk kepentingan beliau yang lain. Melihat hal tersebut, Rasulullah saw bersabda, “Mintalah!” Saya menjawab, “Saya mohon agar dapat menemanimu di dalam surga.” Maka beliau bertanya, ‘Apakah ada permohonan lainnya?” Saya menjawab, “Hanya itu, wahai Rasulullah.” Beliau lalu bersabda, “Bantulah aku untuk mewujudkan permintaanmu itu dengan banyak bersujud.”
Demikianlah Allah SWT mempersembahkan balasan yang terbaik bagi hamba-hamba-Nya banyak bersujud di hadapan-Nya.
Tabe',
M.Yusuf Shandy
www.kaunee.com \\ www.myshandy.multiplte.com
From:
"yusuf shandy"
Minggu, 08 Februari 2009
" Baca Email dapat uang Gratis"
Ikutan program baca email dapat duit!
Begitu sudah punya email, manfaatkan email ini dimana tiap baca email dapat duit. Sebagai contoh, jika anda bergabung dengan E-mailPayU anda akan dibayar setiap 1(satu) email yang dibaca dengan $0,02. Anggap $1 amerika seharga Rp.9000 maka anda akan memperoleh Rp 180 rupiah per email. Lalu dalam sehari anda memperoleh 3 email maka akan diperoleh Rp 540 perhari. Dalam sebulan anda akan memperoleh 540x30=Rp.16.200,-. Ingat email tersebut harus dibaca dan anda diwajibkan mengunjungi link yang tertera di bagian bawah email untuk memperoleh kredit. Jadi bukan asal menerima email saja, sehingga kita tidak mungkin membaca emailnya secara offline. Waduh!!! Kalau bacanya diwarnet atau pake dial-up tekor dong??????? Itu kalau anda sendirian yang membacanya, tapi kalau anda sudah mempunyai downline, tiap email yang dibaca oleh downline anda akan meningkatkan jumlah kredit poin anda. Setiap email yang dibaca oleh tiap downline anda hingga ke level 2, anda akan memperoleh $0.01. Bayangkan jika minimal anda sudah mempunyai downline langsung sebanyak 10 orang dan tiap orang membaca 3 email, maka dalam sehari anda tanpa mengeluarkan biaya tambahan sudah memperoleh 10x270= Rp 2700. Ingat TANPA MENGELUARKAN BIAYA APAPUN.
Kok bisa? Karena yang mengeluarkan biaya untuk berinternet untuk baca email adalah downline anda bukan anda. Itulah yang disebut pasif income. Artinya pendapatan tambahan yang datang tanpa anda harus berusaha.
Jadi dalam sebulan dapat berapa? Tinggal kalikan saja Rp 2700x30hari= Rp 81.000,- . Sekarang kalau masing-masing downline anda sudah mempunyai 10 downline lagi berarti anda mempunyai 10+10x10=110. Maka dalam sebulan anda mendapatkan 110x270x30= Rp891.000,-. Itu kalau downline anda sebanyak 110 orang lalu bagaimana kalau lebih dari 1000 orang? Tinggal hitung sendiri hasilnya. Mungkinkah? MUNGKIN SEKALI sebab E-mailPayU adalah program yang berbasis internasional, sehingga jika anda ingin punya downline dari luar negeri website anda harus berbahasa inggris. Selain itu bisa ikut Paid-2-Click yaitu dibayar $0.005 setiap mengklik iklan yang ditayangkannya setiap hari.
Tips: Anda yang tidak mempunyai internet gratis, dapat membacanya seminggu sekali. Lalu untuk menghemat waktu, saat membuka email pertama, untuk mendapatkan kreditnya, klik kanan di link yang ditunjuk lalu pilih Open Link in New Window ataupun Open Link in New Tab. Lalu hapus email tersebut dan buka email kedua, sementara itu biarkan browser membuka link tadi. Setelah link tadi terbuka dan anda setelah mendapat pesan bahwa anda sudah dapat poin kredit, tutup jendela browser yang membuka link tadi, lanjutkan membaca email kedua. Atau jika saat membuka link kedua lama sekali, anda dapat membaca email kedua jika memang email kedua sudah terbuka. Demikian seterusnya.
Untuk memperoleh poin tambahan, anda dapat mengunjungi E-mailPayU, lalu klik gambar uanglogam berkaki (paidtoclick), dan isi dibawahnya dengan username anda, lalu anda akan membuka situs pemasang iklannya, setelah halaman terbuka maka klik di tulisan diatas berupa "Click here to click another banner", lalu klik lagi di gambar kedua dst sampai gambar ke 7.
Makanya kalau mau uang gratis klik disini saja
Begitu sudah punya email, manfaatkan email ini dimana tiap baca email dapat duit. Sebagai contoh, jika anda bergabung dengan E-mailPayU anda akan dibayar setiap 1(satu) email yang dibaca dengan $0,02. Anggap $1 amerika seharga Rp.9000 maka anda akan memperoleh Rp 180 rupiah per email. Lalu dalam sehari anda memperoleh 3 email maka akan diperoleh Rp 540 perhari. Dalam sebulan anda akan memperoleh 540x30=Rp.16.200,-. Ingat email tersebut harus dibaca dan anda diwajibkan mengunjungi link yang tertera di bagian bawah email untuk memperoleh kredit. Jadi bukan asal menerima email saja, sehingga kita tidak mungkin membaca emailnya secara offline. Waduh!!! Kalau bacanya diwarnet atau pake dial-up tekor dong??????? Itu kalau anda sendirian yang membacanya, tapi kalau anda sudah mempunyai downline, tiap email yang dibaca oleh downline anda akan meningkatkan jumlah kredit poin anda. Setiap email yang dibaca oleh tiap downline anda hingga ke level 2, anda akan memperoleh $0.01. Bayangkan jika minimal anda sudah mempunyai downline langsung sebanyak 10 orang dan tiap orang membaca 3 email, maka dalam sehari anda tanpa mengeluarkan biaya tambahan sudah memperoleh 10x270= Rp 2700. Ingat TANPA MENGELUARKAN BIAYA APAPUN.
Kok bisa? Karena yang mengeluarkan biaya untuk berinternet untuk baca email adalah downline anda bukan anda. Itulah yang disebut pasif income. Artinya pendapatan tambahan yang datang tanpa anda harus berusaha.
Jadi dalam sebulan dapat berapa? Tinggal kalikan saja Rp 2700x30hari= Rp 81.000,- . Sekarang kalau masing-masing downline anda sudah mempunyai 10 downline lagi berarti anda mempunyai 10+10x10=110. Maka dalam sebulan anda mendapatkan 110x270x30= Rp891.000,-. Itu kalau downline anda sebanyak 110 orang lalu bagaimana kalau lebih dari 1000 orang? Tinggal hitung sendiri hasilnya. Mungkinkah? MUNGKIN SEKALI sebab E-mailPayU adalah program yang berbasis internasional, sehingga jika anda ingin punya downline dari luar negeri website anda harus berbahasa inggris. Selain itu bisa ikut Paid-2-Click yaitu dibayar $0.005 setiap mengklik iklan yang ditayangkannya setiap hari.
Tips: Anda yang tidak mempunyai internet gratis, dapat membacanya seminggu sekali. Lalu untuk menghemat waktu, saat membuka email pertama, untuk mendapatkan kreditnya, klik kanan di link yang ditunjuk lalu pilih Open Link in New Window ataupun Open Link in New Tab. Lalu hapus email tersebut dan buka email kedua, sementara itu biarkan browser membuka link tadi. Setelah link tadi terbuka dan anda setelah mendapat pesan bahwa anda sudah dapat poin kredit, tutup jendela browser yang membuka link tadi, lanjutkan membaca email kedua. Atau jika saat membuka link kedua lama sekali, anda dapat membaca email kedua jika memang email kedua sudah terbuka. Demikian seterusnya.
Untuk memperoleh poin tambahan, anda dapat mengunjungi E-mailPayU, lalu klik gambar uanglogam berkaki (paidtoclick), dan isi dibawahnya dengan username anda, lalu anda akan membuka situs pemasang iklannya, setelah halaman terbuka maka klik di tulisan diatas berupa "Click here to click another banner", lalu klik lagi di gambar kedua dst sampai gambar ke 7.
Makanya kalau mau uang gratis klik disini saja
" BAGAIMANA MENGHASILKAN BANYAK UANG DI TAHUN 2009 ? "
Apakah Anda tahu mengapa Anda ada di bisnis Revell? Saya percaya karena Anda ingin mendapatkan banyak uang. Ya, Anda mencintai produk-produk Revell. Ya, Anda mencintai training-training di Revell. Tetapi Anda pasti mencintai adanya peluang untuk mendapatkan banyak uang.
Jadi, bagaimana Anda bisa mendapatkan banyak uang di bisnis Revell? Ya, Anda harus membuat beberapa perencanaan. Pertama, gambarkan berapa banyak uang yang ingin Anda dapatkan. Buat target yang logis, misalnya Rp. 2.5 juta per bulan. Bagus kan? Oke, sekarang pikirkan... di marketing plan Revell, bagaimana Anda bisa mendapatkan Rp. 2,5 juta per bulan. Jika Anda melakukan penjualan pribadi, Anda harus menjual 5,000 PV dalam bentuk produk yang akan menghasilkan sekitar Rp. 13 juta. Anda akan mendapatkan 14 % dari bonus Group Manager dan 6 % dari bonus Senior Group Manager, total bonus yang Anda dapatkan adalah 14% + 6% = 20% dari PV 5,000 (atau Rp.13 juta) akan memungkinkan Anda untuk mendapatkan Rp. 2.5 juta.
Tapi hal itu sulit untuk dilakukan. Ada cara lain. Bagaimana dengan mendapatkan 4 orang yang sama giatnya untuk mendapatkan uang dan membantu mereka untuk melakukan penjualan. Saya yakin Anda tahu apa yang saya maksudkan. Tulis di selembar kertas - bagaimana Anda akan mendapatkan 4 orang dan berapa banyak penjualan yang Anda inginkan dari mereka (dan grup mereka). Rencanakan pekerjaan Anda dan kerjakan apa yang Anda rencanakan. Dan gunakan rencana ini untuk memotivasi ke 4 orang dan grup mereka.
Jika tujuan Anda untuk mendapatkan penghasilan yang lebih tinggi, Anda harus menyesuaikan dengan omzet yang dibutuhkan. Seperti contoh, tanyakan kepada grup Anda "Berapa banyak uang yang butuhkan atau inginkan di setiap bulannya melalui peluang bisnis Revell?" Saat Anda mendapatkan jawabannya, petakan bagaimana dia bisa mendapatkan uang tersebut di Revell.
Gambarkan cetak biru [blueprint) untuk setiap Distributor. Cetak biru adalah sebuah peta yang menggambarkan bagaimana seorang Distributor akan membangun bisnisnya. Cetak biru ini akan menyemangatinya, menjadikan marketing plan lebih jelas, dan membantu dia dengan sangat hebat. Tuliskan langkah-langkah untuk dia.
Semoga berhasil dan sukses untuk Anda di tahun 2009!
Kalau Begitu Langsung saja dapat uang gratis clik disini
Jadi, bagaimana Anda bisa mendapatkan banyak uang di bisnis Revell? Ya, Anda harus membuat beberapa perencanaan. Pertama, gambarkan berapa banyak uang yang ingin Anda dapatkan. Buat target yang logis, misalnya Rp. 2.5 juta per bulan. Bagus kan? Oke, sekarang pikirkan... di marketing plan Revell, bagaimana Anda bisa mendapatkan Rp. 2,5 juta per bulan. Jika Anda melakukan penjualan pribadi, Anda harus menjual 5,000 PV dalam bentuk produk yang akan menghasilkan sekitar Rp. 13 juta. Anda akan mendapatkan 14 % dari bonus Group Manager dan 6 % dari bonus Senior Group Manager, total bonus yang Anda dapatkan adalah 14% + 6% = 20% dari PV 5,000 (atau Rp.13 juta) akan memungkinkan Anda untuk mendapatkan Rp. 2.5 juta.
Tapi hal itu sulit untuk dilakukan. Ada cara lain. Bagaimana dengan mendapatkan 4 orang yang sama giatnya untuk mendapatkan uang dan membantu mereka untuk melakukan penjualan. Saya yakin Anda tahu apa yang saya maksudkan. Tulis di selembar kertas - bagaimana Anda akan mendapatkan 4 orang dan berapa banyak penjualan yang Anda inginkan dari mereka (dan grup mereka). Rencanakan pekerjaan Anda dan kerjakan apa yang Anda rencanakan. Dan gunakan rencana ini untuk memotivasi ke 4 orang dan grup mereka.
Jika tujuan Anda untuk mendapatkan penghasilan yang lebih tinggi, Anda harus menyesuaikan dengan omzet yang dibutuhkan. Seperti contoh, tanyakan kepada grup Anda "Berapa banyak uang yang butuhkan atau inginkan di setiap bulannya melalui peluang bisnis Revell?" Saat Anda mendapatkan jawabannya, petakan bagaimana dia bisa mendapatkan uang tersebut di Revell.
Gambarkan cetak biru [blueprint) untuk setiap Distributor. Cetak biru adalah sebuah peta yang menggambarkan bagaimana seorang Distributor akan membangun bisnisnya. Cetak biru ini akan menyemangatinya, menjadikan marketing plan lebih jelas, dan membantu dia dengan sangat hebat. Tuliskan langkah-langkah untuk dia.
Semoga berhasil dan sukses untuk Anda di tahun 2009!
Kalau Begitu Langsung saja dapat uang gratis clik disini
" Umur Kita Buat Apa? "
Di sebuah siang, selesai shalat dzuhur penulis buka-buka Al-Qur’an. Tiba-tiba mata penulis tertuju pada sebuah ayat dalam surat Al-Anbiya (21). Ayat pertama dalam surat itu sangat menarik perhatian penulis. Berulang-ulang ayat itu penulis baca.
"Telah dekat kepada manusia hari menghisab segala amalan mereka, sedang mereka berada dalam kelalaian lagi berpaling (daripadanya) ." (QS Al Anbiya’ : 1)
Bahwa semakin dekat kepada manusia, saat-saat perhitungan untuk mereka, tapi karena bodohnya, karena lalainya, mereka lalu mengabaikan semua itu. Hal ini mengandung makna perjalanan waktu terus berputar. Waktu makin dekat dan akan datang saatnya kita menghadapi perhitungan- perhitungan atas segala perbuatan di dunia, namun kita sering lalai. Karena bodohnya kita atau karena sibuknya kita.
Manusia adalah mahluk serba bisa, bisa bertindak apa saja. Manusia bisa menggali gunung yang di dalamnya banyak tanah, pasir dan bebatuan, tidak hanya yang kecil bahkan yang besar-besar. Manusia mampu menyelam ke dalam lautan yang sangat dalam sekalipun. Manusia mampu menjelajah ruang angkasa. Manusia mampu menciptakan kabel yang sangat tipis namun bisa dilalui oleh informasi yang sangat banyak, dengan fiber optik manusia bisa membuat jaringan komunikasi, mendekatkan jarak yang saling berjauhan di dunia, dengan teknologi internet.
Nah, segala macam kehebatan sains dan teknologi itu memperkokoh keyakinan pada diri kita bahwa manusia dapat melakukan segala-galanya. Kemudian muncul sebuah pertanyaan dalam benak penulis, kalau memang manusia bisa mengatasi semua masalahnya, suatu saat nanti, maka keyakinan akan keberadaan Tuhan bisa saja semakin hari semakin tipis. Kemudian manusia semakin punya harapan bahwa kehidupan itu bisa lebih dinikmati dengan semakin panjang karena segala-galanya bisa diciptakan. Kesan-kesan seperti itu muncul manakala kita menyadari keberadaan yang kolektif bersama manusia lain. Ketika kita sadar, kita hidup bersama manusia lain. Saling memberi, saling memberikan manfaat, saling memberikan sumbangan-sumbangan , maka seakan-akan muncul kekuatan itu, kepercayaan diri.
Tetapi seringkali kita lupa bahwa kita juga makhluk individual yang Allah mematikan manusia dengan konsep-konsep yang tidak kolektif. Setiap manusia menghadap Allah secara individu. Hubungan manusia dengan Allah bersifat individual yang tercermin pada Surat Al Baqarah ayat 286 :
… Lahaa Maa Kasabat Wa ‘alayhaa mak tasabat… artinya …seseorang mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya…
Termasuk di dalamnya peristiwa kematian. Ia bersifat individual dan tidak bisa dicegah secara kolektif. Biasanya apabila manusia menghadapi kematiannya, ia akan sangat egois. Perhatikan kisah-kisah kapal laut yang karam, pada beberapa peristiwa kecelakaan kapal laut, para penumpangnya lebih menyelamatkan dirinya sendiri, meski di sampingnya ada anggota keluarga terdekat. Seorang ayah, secara sadar atau tidak, melepas anaknya. Suami istri saling melepas pasangannya ketika diamuk gelombang dan disaat mulai tenggelam.
Perhatikan juga Al Qur’an Surat ‘Abasa [80] ayat 33-37:
“Dan apabila datang suara yang memekakkan (tiupan sangkakala yang kedua) (33) pada hari ketika manusia lari dari saudara-saudaranya (34) dari ibu dan bapaknya (35) dari istri dan anak-anaknya (36) Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya (37)”
Dengan kemajuan teknologi, manusia akhirnya berasumsi kiamat rasanya masih panjang, karena segala macam problem-problem alam, bencana-bencana alam, masih bisa diatasi oleh manusia secara kolektif. Tetapi lain halnya dengan kematian. Ia tidak bisa dihindari secara kolektif maupun individual. Ia kapan saja bisa datang, sehingga wajar orang bilang kematian adalah kiamat kecil.
Jika kita renungkan, semakin hari kiamat kecil semakin dekat dengan kita. Usia kita, meski secara urut baris selalu bertambah, tetapi ternyata semakin mendekati azal, sementara kita tidak sadar apa yang sudah kita perbuat dalam hidup ini.
Allah Swt berfirman dalam surat Al Hasyr [59]:18
Artinya: “ Hai orang-orang yang beriman bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat)…
Lagi-lagi itu tadi; “Iqtaraba linnas” artinya telah semakin dekat bagi manusia saat-saat evaluasi untuk dirinya, saat-saat perhitungan untuk dirinya. Namun kebanyakan manusia terlena dalam kelalaiannya sehingga mengingkari keberadaan mati dan kiamat itu. Secara kolektif mungkin masih berpikiran kiamat ‘masih panjang’ tetapi secara individual tidak lama lagi kita akan mati. Apabila pada setiap pertambahan tahun terjadi pengurangan jatah kehidupan. Sedangkan Allah membatasi usia hingga umur 40 tahun, sekarang 39 tahun, maka sisa satu tahun lagi. Betapa singkat waktu tersisa bagi kita. Rugilah kita apabila hidup tidak diisi dengan iman dan amal shaleh.
Berbicara masalah waktu ada beberapa hal yang berhubungan dengan waktu, antara lain :
• Waktu adalah sesuatu yang unrenewable, sesuatu yang tidak bisa diperbaharui,
• Waktu adalah sesuatu yang unsubstituted, sesuatu yang tidak bisa diganti,
• Waktu adalah sesuatu yang unrecycled, sesuatu yang tidak bisa diulang.
Untuk memahaminya kita ambil permisalan salah satu sumber daya alam kita, minyak bumi. Minyak merupakan sumber daya alam yang terpendam didalam bumi. Fosil-fosil yang ratusan ribu mungkin jutaan tahun terpendam di dalam bumi mendapat tekanan dan temperatur tinggi berubah menjadi minyak. Tetapi ketika minyak sudah disedot keluar dan dibakar, orang tidak bisa memperbaharui, tidak bisa menanam bibit minyak lagi, dia sumber daya alam yang unrenewable, yang tidak bisa diperbaharui. Berbeda dengan tumbuh-tumbuhan, contoh pohon padi, setelah selesai dipanen, kita bisa cari bibitnya, benihnya. Lalu kita tanami kembali. Pohon padi adalah sesuatu yang newable, bisa diperbaharui. Sedangkan waktu tidak bisa diperbaharui kembali.
Tetapi walaupun minyak habis dan tidak bisa diperbaharui, dia masih bisa tersubstitusi artinya ada alternatif pengganti. Jika minyak habis masih ada energi batu bara, energi panas bumi, energi nuklir. Sedangkan yang namanya waktu bukan saja tidak ada alternatifnya, tetapi juga tidak ada pengganti (unsubstitusi) . Jadi jika waktu telah habis/berlalu maka tidak ada apa-apa lagi.
Jika waktu bisa diulang (recycled) mungkin kita ingin jadi kanak-kanak lagi. Karena masa kanak-kanak itu masa-masa indah, masa-masa tanpa problema. Terkadang waktu membuat manusia lupa diri bahwa dia sesungguhnya memiliki kelemahan. Kira-kira melalui cara apa kita bisa introspeksi terhadap diri kita, karena selama ini kadang kita tidak merasa kalau kita telah berbuat suatu kedzaliman atau kesalahan kepada pihak lain, mungkin ada langkah-langkah tertentu agar kita juga mengingat kembali kalau kita salah ?
Masalahnya adalah apakah kita bisa melihat diri kita jika kita masih ada di dalam diri sendiri? Mari kita ambil sebuah ilustrasi. Mengapa dalam sebuah pertandingan sepakbola, di dalam stadion, penonton yang berada di tribun atas lebih pintar dari pemain yang ada di lapangan? Karena penonton yang ada di tribun atas berjarak dengan permainan, maka penonton bisa melihat seluruh permainan. Jarak pandang pemain hanyalah apa yang ada di depannya, sedangkan pendangan penonton di tribun atas lebih luas. Mereka bisa melihat kekosongan, kekurangan, kelebihan atau kesalahan pemain. Begitu juga dalam hidup, apakah kita bisa melakukan evaluasi jika kita masih terlibat dalam aktifitas kehidupan?
Kita cenderung baru bisa menghargai isteri kalau sedang jauh darinya. Jika isteri tak ada terpaksa harus masak sendiri, mencuci sendiri, dan lain-lain. Para istri juga baru bisa menghargai suami jika sedang jauh dari suami. Jika suami pergi keluar kota, turun hujan lalu atap rumah bocor, banyak air tergenang di dalam rumah, lalu mulai berangan-angan ”jika saja suamiku ada…, ah kan, lumayan bisa memperbaiki atap yang bocor.”
Jadi agar kita bisa mengevaluasi diri, lepaskan ego. Keluar dari kehidupan diri, keluar dari rutinitas. Untuk bisa melakukan observasi kita harus membuat jarak.
Source: www.radix.co. id / www.wahfiudin. net
Umur Kita Buat Apa?
Ditulis Oleh Wahfiudin Rabu, 07 November 2007
From:
"nugraha romadhan"
"Telah dekat kepada manusia hari menghisab segala amalan mereka, sedang mereka berada dalam kelalaian lagi berpaling (daripadanya) ." (QS Al Anbiya’ : 1)
Bahwa semakin dekat kepada manusia, saat-saat perhitungan untuk mereka, tapi karena bodohnya, karena lalainya, mereka lalu mengabaikan semua itu. Hal ini mengandung makna perjalanan waktu terus berputar. Waktu makin dekat dan akan datang saatnya kita menghadapi perhitungan- perhitungan atas segala perbuatan di dunia, namun kita sering lalai. Karena bodohnya kita atau karena sibuknya kita.
Manusia adalah mahluk serba bisa, bisa bertindak apa saja. Manusia bisa menggali gunung yang di dalamnya banyak tanah, pasir dan bebatuan, tidak hanya yang kecil bahkan yang besar-besar. Manusia mampu menyelam ke dalam lautan yang sangat dalam sekalipun. Manusia mampu menjelajah ruang angkasa. Manusia mampu menciptakan kabel yang sangat tipis namun bisa dilalui oleh informasi yang sangat banyak, dengan fiber optik manusia bisa membuat jaringan komunikasi, mendekatkan jarak yang saling berjauhan di dunia, dengan teknologi internet.
Nah, segala macam kehebatan sains dan teknologi itu memperkokoh keyakinan pada diri kita bahwa manusia dapat melakukan segala-galanya. Kemudian muncul sebuah pertanyaan dalam benak penulis, kalau memang manusia bisa mengatasi semua masalahnya, suatu saat nanti, maka keyakinan akan keberadaan Tuhan bisa saja semakin hari semakin tipis. Kemudian manusia semakin punya harapan bahwa kehidupan itu bisa lebih dinikmati dengan semakin panjang karena segala-galanya bisa diciptakan. Kesan-kesan seperti itu muncul manakala kita menyadari keberadaan yang kolektif bersama manusia lain. Ketika kita sadar, kita hidup bersama manusia lain. Saling memberi, saling memberikan manfaat, saling memberikan sumbangan-sumbangan , maka seakan-akan muncul kekuatan itu, kepercayaan diri.
Tetapi seringkali kita lupa bahwa kita juga makhluk individual yang Allah mematikan manusia dengan konsep-konsep yang tidak kolektif. Setiap manusia menghadap Allah secara individu. Hubungan manusia dengan Allah bersifat individual yang tercermin pada Surat Al Baqarah ayat 286 :
… Lahaa Maa Kasabat Wa ‘alayhaa mak tasabat… artinya …seseorang mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya…
Termasuk di dalamnya peristiwa kematian. Ia bersifat individual dan tidak bisa dicegah secara kolektif. Biasanya apabila manusia menghadapi kematiannya, ia akan sangat egois. Perhatikan kisah-kisah kapal laut yang karam, pada beberapa peristiwa kecelakaan kapal laut, para penumpangnya lebih menyelamatkan dirinya sendiri, meski di sampingnya ada anggota keluarga terdekat. Seorang ayah, secara sadar atau tidak, melepas anaknya. Suami istri saling melepas pasangannya ketika diamuk gelombang dan disaat mulai tenggelam.
Perhatikan juga Al Qur’an Surat ‘Abasa [80] ayat 33-37:
“Dan apabila datang suara yang memekakkan (tiupan sangkakala yang kedua) (33) pada hari ketika manusia lari dari saudara-saudaranya (34) dari ibu dan bapaknya (35) dari istri dan anak-anaknya (36) Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya (37)”
Dengan kemajuan teknologi, manusia akhirnya berasumsi kiamat rasanya masih panjang, karena segala macam problem-problem alam, bencana-bencana alam, masih bisa diatasi oleh manusia secara kolektif. Tetapi lain halnya dengan kematian. Ia tidak bisa dihindari secara kolektif maupun individual. Ia kapan saja bisa datang, sehingga wajar orang bilang kematian adalah kiamat kecil.
Jika kita renungkan, semakin hari kiamat kecil semakin dekat dengan kita. Usia kita, meski secara urut baris selalu bertambah, tetapi ternyata semakin mendekati azal, sementara kita tidak sadar apa yang sudah kita perbuat dalam hidup ini.
Allah Swt berfirman dalam surat Al Hasyr [59]:18
Artinya: “ Hai orang-orang yang beriman bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat)…
Lagi-lagi itu tadi; “Iqtaraba linnas” artinya telah semakin dekat bagi manusia saat-saat evaluasi untuk dirinya, saat-saat perhitungan untuk dirinya. Namun kebanyakan manusia terlena dalam kelalaiannya sehingga mengingkari keberadaan mati dan kiamat itu. Secara kolektif mungkin masih berpikiran kiamat ‘masih panjang’ tetapi secara individual tidak lama lagi kita akan mati. Apabila pada setiap pertambahan tahun terjadi pengurangan jatah kehidupan. Sedangkan Allah membatasi usia hingga umur 40 tahun, sekarang 39 tahun, maka sisa satu tahun lagi. Betapa singkat waktu tersisa bagi kita. Rugilah kita apabila hidup tidak diisi dengan iman dan amal shaleh.
Berbicara masalah waktu ada beberapa hal yang berhubungan dengan waktu, antara lain :
• Waktu adalah sesuatu yang unrenewable, sesuatu yang tidak bisa diperbaharui,
• Waktu adalah sesuatu yang unsubstituted, sesuatu yang tidak bisa diganti,
• Waktu adalah sesuatu yang unrecycled, sesuatu yang tidak bisa diulang.
Untuk memahaminya kita ambil permisalan salah satu sumber daya alam kita, minyak bumi. Minyak merupakan sumber daya alam yang terpendam didalam bumi. Fosil-fosil yang ratusan ribu mungkin jutaan tahun terpendam di dalam bumi mendapat tekanan dan temperatur tinggi berubah menjadi minyak. Tetapi ketika minyak sudah disedot keluar dan dibakar, orang tidak bisa memperbaharui, tidak bisa menanam bibit minyak lagi, dia sumber daya alam yang unrenewable, yang tidak bisa diperbaharui. Berbeda dengan tumbuh-tumbuhan, contoh pohon padi, setelah selesai dipanen, kita bisa cari bibitnya, benihnya. Lalu kita tanami kembali. Pohon padi adalah sesuatu yang newable, bisa diperbaharui. Sedangkan waktu tidak bisa diperbaharui kembali.
Tetapi walaupun minyak habis dan tidak bisa diperbaharui, dia masih bisa tersubstitusi artinya ada alternatif pengganti. Jika minyak habis masih ada energi batu bara, energi panas bumi, energi nuklir. Sedangkan yang namanya waktu bukan saja tidak ada alternatifnya, tetapi juga tidak ada pengganti (unsubstitusi) . Jadi jika waktu telah habis/berlalu maka tidak ada apa-apa lagi.
Jika waktu bisa diulang (recycled) mungkin kita ingin jadi kanak-kanak lagi. Karena masa kanak-kanak itu masa-masa indah, masa-masa tanpa problema. Terkadang waktu membuat manusia lupa diri bahwa dia sesungguhnya memiliki kelemahan. Kira-kira melalui cara apa kita bisa introspeksi terhadap diri kita, karena selama ini kadang kita tidak merasa kalau kita telah berbuat suatu kedzaliman atau kesalahan kepada pihak lain, mungkin ada langkah-langkah tertentu agar kita juga mengingat kembali kalau kita salah ?
Masalahnya adalah apakah kita bisa melihat diri kita jika kita masih ada di dalam diri sendiri? Mari kita ambil sebuah ilustrasi. Mengapa dalam sebuah pertandingan sepakbola, di dalam stadion, penonton yang berada di tribun atas lebih pintar dari pemain yang ada di lapangan? Karena penonton yang ada di tribun atas berjarak dengan permainan, maka penonton bisa melihat seluruh permainan. Jarak pandang pemain hanyalah apa yang ada di depannya, sedangkan pendangan penonton di tribun atas lebih luas. Mereka bisa melihat kekosongan, kekurangan, kelebihan atau kesalahan pemain. Begitu juga dalam hidup, apakah kita bisa melakukan evaluasi jika kita masih terlibat dalam aktifitas kehidupan?
Kita cenderung baru bisa menghargai isteri kalau sedang jauh darinya. Jika isteri tak ada terpaksa harus masak sendiri, mencuci sendiri, dan lain-lain. Para istri juga baru bisa menghargai suami jika sedang jauh dari suami. Jika suami pergi keluar kota, turun hujan lalu atap rumah bocor, banyak air tergenang di dalam rumah, lalu mulai berangan-angan ”jika saja suamiku ada…, ah kan, lumayan bisa memperbaiki atap yang bocor.”
Jadi agar kita bisa mengevaluasi diri, lepaskan ego. Keluar dari kehidupan diri, keluar dari rutinitas. Untuk bisa melakukan observasi kita harus membuat jarak.
Source: www.radix.co. id / www.wahfiudin. net
Umur Kita Buat Apa?
Ditulis Oleh Wahfiudin Rabu, 07 November 2007
From:
"nugraha romadhan"
" Shinta Nuriyah Wahid : Leher Wanita Bukan Aurat ? "
Jakarta (Arrahmah.Com) - Sebuah pendapat aneh dan nyeleneh muncul dari Shinta Nuriyah Wahid, Istri Gus Dur. Di depan karyawan Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi (RSMKB), wanita yang sehari-hari hanya mengenakan kerudung ini mengatakan bahwa leher wanita tidak mengapa diperlihatkan, karena bukan aurat.
Peryataan yang bertentangan dengan ayat-ayat Allah SWT di dalam Al Qur’an dan banyak hadits Rasulullah SAW ini disampaikan oleh Shinta Nuriah Wahid dalam rangka memantapkan manejemen RSMKB yang sedang kesandung masalah akibat melarang seorang karyawatinya untuk mengenakan jilbab syar’i ketika melaksanakan tugas di RSMKB.
Shinta Nuriyah Wahid memang diundang berbicara oleh pihak manejemen RSMKB dalam rangka menjelaskan bagaimana aurat menurut pemahaman Islam. Sayangnya, alih-laih mendapatkan penjelasan yang syar’i dan nyunnah, peserta disodorkan pendapat yang aneh dan nyeleneh, hasil pemahamannya sendiri tentang aurat wanita.
Ketetapan Aurat Wanita
Entah memang tidak tahu atau sengaja menyembunyikan ilmu, Shinta Nuriyah Wahid seharusnya memahami dan menjelaskan ketetapan tentang aurat yang sudah diatur dalam hukum Islam. Aurat dalam hukum Syara’ telah ditetapkan dengan jelas, yaitu untuk kaum wanita (muslimah) meliputi seluruh anggota tubuh kecuali muka dan telapak tangan. Leher adalah aurat, tangan merupakan aurat, begitu juga dengan kaki dan juga rambut, meskipun sehelai rambut, telinga dan raut muka juga merupakan aurat. Oleh karena itu seorang muslimah seharusnya menutup seluruh tubuhnya kecuali muka dan telapak tangan dari laki-laki asing baik itu muslim atau bukan. Sebagaimana firman Allah SWT:
“Janganlah mereka menampakkan perhiasan mereka, kecuali yang biasa nampak dari mereka…”(QS. An-Nur:31).
Apa yang biasa nampak adalah muka dan telapak tangan yang mana ini berlaku bagi para muslimah,apakah sedang shalat atau mengerjakan haji, atau di hadapan Rasulullah saw yang diamnya menjadi bukti bahwa beliau tidak keberatan. Sebagaimana keterangan Rasulullah saw yang berkata kepada Asma’:
"Wahai Asma’ jika seorang wanita telah baligh, tidak ada bagian dari tubuhnya yang ditampakkan kecuali ini dan ini (menunjuk pada muka dan telapak tangannya).”
Ketetapan tentang aurat mengharuskan warna kulit harus disembunyikan, baik itu hitam, putih, merah atau coklat. Jika pakaian tersebut transparan, dan menampakkan warna kulit, maka tidak sah sebagai penutup aurat, oleh karena itu dianggap bahwa aurat ditampakkan dan tidak tertutup. Hukum Syara’ memerintahkan untuk menyembunyikan kulit dengan menyembunyikan warnanya. Dan bukti tentang ini diambil dari kisah Aisyah ra:
Asma’ binti Abu Bakar memasuki rumah Rasulullah SAW untuk mengunjungi saudaranya Aisyah dan dia memakai pakaian yang tipis (transparan) lalu beliau memalingkan muka dan berkata: :”Wahai Asma’ jika seorang wanita telah baligh, tidak ada bagian dari tubuhnya yang ditampakkan kecuali ini dan ini (menunjuk pada muka dan telapak tangannya).”
Sehingga pakaian yang tipis dianggap oleh Rasulullah saw sebagai pakaian yang menampakkan aurat, maka tidak sah sebagai penutup aurat. Bukti yang lain dari apa yang diceritakan Usama ibnu Zaid, ketika Rasulullah saw bertanya padanya tentang apa yang ia lakukan dengan kobtya (baju tipis) itu, Usama berkata bahwa ia memberikannya untuk dipakai istrinya. Lalu beliau berkata:
"Katakan padanya untuk memakai beberapa lapisan di bawah bajunya (kobtya), aku khawatir akan lekuk tubuhnya kemungkinan masih terlihat”.
Agenda Terselubung
Dari seluruh keterangan ini sangat jelas bahwa leher wanita adalah aurat yang harus ditutup, berdasarkan ayat Al Qur’an dan hadits yang shahih. Dengan demikian menjadi sebuah pertanyaan, syetan mana yang membisikkan Shinta Nuriyah Wahid sehingga berhujjah bahwa leher bukanlah aurat dan tidak mengapa diperlihatkan. Bukankah ini sebuah perkataan yang bertentangan dengan Al Qur’an dan Al Hadits yang wajib ditolak dan dibuang jauh-jauh.
Pernyataan Shinta Nuriyah Wahid bahwa leher bukanlah aurat jelas-jelas sebuah peryataan yang menyesatkan umat Islam, khususnya yang menghadiri acara tersebut. Bisa jadi ada agenda terselubung dari Shinta Nuriyah Wahid, yakni ide feminisme liberal yang sengaja ditiupkan di setiap kesempatan.
Alhamdulillah, ada seorang pembaca Arrahmah.com yang menyampaikan masalah penting ini ke redaksi setelah mendengar berita di Radio Fajri FM pada tanggal 8 januari 2009. Semoga menjadi pelajaran bagi kita semua. Insya Allah! (M.Fachry/Arrahmah. Com)
From:
"agus prayitno"
Peryataan yang bertentangan dengan ayat-ayat Allah SWT di dalam Al Qur’an dan banyak hadits Rasulullah SAW ini disampaikan oleh Shinta Nuriah Wahid dalam rangka memantapkan manejemen RSMKB yang sedang kesandung masalah akibat melarang seorang karyawatinya untuk mengenakan jilbab syar’i ketika melaksanakan tugas di RSMKB.
Shinta Nuriyah Wahid memang diundang berbicara oleh pihak manejemen RSMKB dalam rangka menjelaskan bagaimana aurat menurut pemahaman Islam. Sayangnya, alih-laih mendapatkan penjelasan yang syar’i dan nyunnah, peserta disodorkan pendapat yang aneh dan nyeleneh, hasil pemahamannya sendiri tentang aurat wanita.
Ketetapan Aurat Wanita
Entah memang tidak tahu atau sengaja menyembunyikan ilmu, Shinta Nuriyah Wahid seharusnya memahami dan menjelaskan ketetapan tentang aurat yang sudah diatur dalam hukum Islam. Aurat dalam hukum Syara’ telah ditetapkan dengan jelas, yaitu untuk kaum wanita (muslimah) meliputi seluruh anggota tubuh kecuali muka dan telapak tangan. Leher adalah aurat, tangan merupakan aurat, begitu juga dengan kaki dan juga rambut, meskipun sehelai rambut, telinga dan raut muka juga merupakan aurat. Oleh karena itu seorang muslimah seharusnya menutup seluruh tubuhnya kecuali muka dan telapak tangan dari laki-laki asing baik itu muslim atau bukan. Sebagaimana firman Allah SWT:
“Janganlah mereka menampakkan perhiasan mereka, kecuali yang biasa nampak dari mereka…”(QS. An-Nur:31).
Apa yang biasa nampak adalah muka dan telapak tangan yang mana ini berlaku bagi para muslimah,apakah sedang shalat atau mengerjakan haji, atau di hadapan Rasulullah saw yang diamnya menjadi bukti bahwa beliau tidak keberatan. Sebagaimana keterangan Rasulullah saw yang berkata kepada Asma’:
"Wahai Asma’ jika seorang wanita telah baligh, tidak ada bagian dari tubuhnya yang ditampakkan kecuali ini dan ini (menunjuk pada muka dan telapak tangannya).”
Ketetapan tentang aurat mengharuskan warna kulit harus disembunyikan, baik itu hitam, putih, merah atau coklat. Jika pakaian tersebut transparan, dan menampakkan warna kulit, maka tidak sah sebagai penutup aurat, oleh karena itu dianggap bahwa aurat ditampakkan dan tidak tertutup. Hukum Syara’ memerintahkan untuk menyembunyikan kulit dengan menyembunyikan warnanya. Dan bukti tentang ini diambil dari kisah Aisyah ra:
Asma’ binti Abu Bakar memasuki rumah Rasulullah SAW untuk mengunjungi saudaranya Aisyah dan dia memakai pakaian yang tipis (transparan) lalu beliau memalingkan muka dan berkata: :”Wahai Asma’ jika seorang wanita telah baligh, tidak ada bagian dari tubuhnya yang ditampakkan kecuali ini dan ini (menunjuk pada muka dan telapak tangannya).”
Sehingga pakaian yang tipis dianggap oleh Rasulullah saw sebagai pakaian yang menampakkan aurat, maka tidak sah sebagai penutup aurat. Bukti yang lain dari apa yang diceritakan Usama ibnu Zaid, ketika Rasulullah saw bertanya padanya tentang apa yang ia lakukan dengan kobtya (baju tipis) itu, Usama berkata bahwa ia memberikannya untuk dipakai istrinya. Lalu beliau berkata:
"Katakan padanya untuk memakai beberapa lapisan di bawah bajunya (kobtya), aku khawatir akan lekuk tubuhnya kemungkinan masih terlihat”.
Agenda Terselubung
Dari seluruh keterangan ini sangat jelas bahwa leher wanita adalah aurat yang harus ditutup, berdasarkan ayat Al Qur’an dan hadits yang shahih. Dengan demikian menjadi sebuah pertanyaan, syetan mana yang membisikkan Shinta Nuriyah Wahid sehingga berhujjah bahwa leher bukanlah aurat dan tidak mengapa diperlihatkan. Bukankah ini sebuah perkataan yang bertentangan dengan Al Qur’an dan Al Hadits yang wajib ditolak dan dibuang jauh-jauh.
Pernyataan Shinta Nuriyah Wahid bahwa leher bukanlah aurat jelas-jelas sebuah peryataan yang menyesatkan umat Islam, khususnya yang menghadiri acara tersebut. Bisa jadi ada agenda terselubung dari Shinta Nuriyah Wahid, yakni ide feminisme liberal yang sengaja ditiupkan di setiap kesempatan.
Alhamdulillah, ada seorang pembaca Arrahmah.com yang menyampaikan masalah penting ini ke redaksi setelah mendengar berita di Radio Fajri FM pada tanggal 8 januari 2009. Semoga menjadi pelajaran bagi kita semua. Insya Allah! (M.Fachry/Arrahmah. Com)
From:
"agus prayitno"
Rabu, 04 Februari 2009
" Apakah Saudi diam diri terhadap serangan israel "
Orang mukmin adalah wali bagi mukmin ini. orang melapangkan kesempatan emas ini untuk mendoakan kaum muslimin di jalru gaza.
seiringan agresi bersanjata yang dilakukan oleh Yahudi terhadap
penduduk gaza, terjadilah demonstrasi di mana-mana di dunia ini,
sebagai bentuk protes mereka terhadap tindakan yahudi. demonstrasi
dilakukan untuk menjalankan syariat dan menampakkan solideritas sesama
muslim. namun perbuatan yang sama tidak dilihat di negara arab saudi
dan jordan. seakan-akan mereka tidak pernah ambil peduli dengan
kejadian ini, apakah memang begitu keadaannya?
jawabannya :
pertama bahwa prasangka seperti di atas tidaklah benar. maksudnya tidak
benar seorang mukmin itu tidak ambil peduli alias cuek. karena
kenyataannya berbenda 180 derajat.
kedua : demonstrasi dilarang di negara saudi, karena demonstrasi
bukanlah dari ajaran Islam, namun itu kebiasaan orang barat. dan karena
demonstrasi tidak bisa membantu rakyat palestina.
ketiga : sesuai berita yang saya baca dalam bahasa arab, bahwa
pemerintah saudi menggelar pemungutan sumbangan secara menasional di
telivisi arab, dimana terkumpulan uang 32jt USD (Rp.320 Miliar) lihat http://news. maktoob.com. disamping bantuan dalam bentuk benda seperti emas, baju selimut dll. ini semua baru dari masyarakat arab saudi.
saya mendengar dari kawan saya dari saudi mengatakan bahwa penduduk
gaza yang korban luka perang dibawa ke rumah sakit di riyadh.
kemudian pemerintah saudi mengirikan mobil-mobil ambulance, keperluaan
kesehatan, disamping itu mengirimkan bantuan pangan, sadang dan pakaian.
di kalangan ulama dan penguasa memerintahkan untuk melakukan doa kunut nazilah dalam 5 waktu sholat.
informasi di atas banyak orang tidak mengetahui, karena tidak di ekspos
oleh media masa di tanah air. sehingga banyak orang memandang sinis
terhadap arab saudi.
semoga informasi ini bermanfaat
From:
"masyatin rais"
seiringan agresi bersanjata yang dilakukan oleh Yahudi terhadap
penduduk gaza, terjadilah demonstrasi di mana-mana di dunia ini,
sebagai bentuk protes mereka terhadap tindakan yahudi. demonstrasi
dilakukan untuk menjalankan syariat dan menampakkan solideritas sesama
muslim. namun perbuatan yang sama tidak dilihat di negara arab saudi
dan jordan. seakan-akan mereka tidak pernah ambil peduli dengan
kejadian ini, apakah memang begitu keadaannya?
jawabannya :
pertama bahwa prasangka seperti di atas tidaklah benar. maksudnya tidak
benar seorang mukmin itu tidak ambil peduli alias cuek. karena
kenyataannya berbenda 180 derajat.
kedua : demonstrasi dilarang di negara saudi, karena demonstrasi
bukanlah dari ajaran Islam, namun itu kebiasaan orang barat. dan karena
demonstrasi tidak bisa membantu rakyat palestina.
ketiga : sesuai berita yang saya baca dalam bahasa arab, bahwa
pemerintah saudi menggelar pemungutan sumbangan secara menasional di
telivisi arab, dimana terkumpulan uang 32jt USD (Rp.320 Miliar) lihat http://news. maktoob.com. disamping bantuan dalam bentuk benda seperti emas, baju selimut dll. ini semua baru dari masyarakat arab saudi.
saya mendengar dari kawan saya dari saudi mengatakan bahwa penduduk
gaza yang korban luka perang dibawa ke rumah sakit di riyadh.
kemudian pemerintah saudi mengirikan mobil-mobil ambulance, keperluaan
kesehatan, disamping itu mengirimkan bantuan pangan, sadang dan pakaian.
di kalangan ulama dan penguasa memerintahkan untuk melakukan doa kunut nazilah dalam 5 waktu sholat.
informasi di atas banyak orang tidak mengetahui, karena tidak di ekspos
oleh media masa di tanah air. sehingga banyak orang memandang sinis
terhadap arab saudi.
semoga informasi ini bermanfaat
From:
"masyatin rais"
" Pouse "
Kita hidup di tengah jaman
yang rentan terhadap stres. The National Center for Health Statistic melaporkan
bahwa hampir satu juta orang setahun meninggal akibat penyakit yang disebabkan
oleh stres yang tidak tertangani. Dari sebuah hasil polling disimpulkan bahwa
86% orang Amerika mengaku mengalami stres kronis. Jika di negara yang sudah
maju seperti Amerika saja mengalami tingkat stres yang sedemikian tinggi,
bagaimana di negara kita yang kondisi ekonominya tengah terpuruk dan yang tak
henti-hentinya di rundung bencana? Atau jangan-jangan kita malah sudah kebal
terhadap stres karena sudah terbiasa dengan tekanan hidup?
Tingkat stres makin tinggi. Kebutuhan hidup semakin banyak.
Tagihan-tagihan menuntut dilunasi. Belum lagi melihat kenyataan bahwa kita
hidup di dunia yang serba cepat dan tampaknya kita tidak menemukan tombol stop
atau bahkan pause dalam remote control hidup kita. Kesibukan yang luar biasa di
dalam pekerjaan kita turut andil dalam menciptakan ruang stres bagi hidup kita.
Wayne Muller berkata dengan nada menyindir, “Tidak punya waktu untuk
teman-teman dan keluarga, tidak punya waktu untuk menikmati matahari terbenam,
memenuhi kewajiban-kewajiban kita tanpa punya waktu sedetikpun untuk menarik
napas, ini telah menjadi model dari kehidupan yang sukses.”
Menurut penelitian, balita rata-rata tertawa sekitar 200 kali per hari.
Tetapi begitu si bayi menjadi dewasa, tawanya merosot drastis menjadi hanya 6
kali per hari. Barangkali untuk menghindari dari kehidupan yang penuh dengan
stres kita perlu belajar dari anak kecil. Anak kecil tidak pernah tergesa-gesa
di dalam hidup dan selalu punya waktu untuk menikmati kehidupan yang
sebenarnya. Apakah Anda sedang stres hari ini? Saya sarankan untuk memperlambat
hidup Anda, kalau perlu milikilah waktu untuk memencet tombol pause dalam
remote control hidup Anda, hingga Anda bisa beristirahat barang sejenak dan
mulai menikmati kembali hal-hal yang sudah lama tidak Anda lakukan.
Bersantailah! Hidup ini terlalu indah untuk dilewatkan begitu saja.Kita tidak perlu
stres seandainya memiliki tombol stop atau pause dalam remote control hidup
kita.
From:
"Hendra kasep Tea"
yang rentan terhadap stres. The National Center for Health Statistic melaporkan
bahwa hampir satu juta orang setahun meninggal akibat penyakit yang disebabkan
oleh stres yang tidak tertangani. Dari sebuah hasil polling disimpulkan bahwa
86% orang Amerika mengaku mengalami stres kronis. Jika di negara yang sudah
maju seperti Amerika saja mengalami tingkat stres yang sedemikian tinggi,
bagaimana di negara kita yang kondisi ekonominya tengah terpuruk dan yang tak
henti-hentinya di rundung bencana? Atau jangan-jangan kita malah sudah kebal
terhadap stres karena sudah terbiasa dengan tekanan hidup?
Tingkat stres makin tinggi. Kebutuhan hidup semakin banyak.
Tagihan-tagihan menuntut dilunasi. Belum lagi melihat kenyataan bahwa kita
hidup di dunia yang serba cepat dan tampaknya kita tidak menemukan tombol stop
atau bahkan pause dalam remote control hidup kita. Kesibukan yang luar biasa di
dalam pekerjaan kita turut andil dalam menciptakan ruang stres bagi hidup kita.
Wayne Muller berkata dengan nada menyindir, “Tidak punya waktu untuk
teman-teman dan keluarga, tidak punya waktu untuk menikmati matahari terbenam,
memenuhi kewajiban-kewajiban kita tanpa punya waktu sedetikpun untuk menarik
napas, ini telah menjadi model dari kehidupan yang sukses.”
Menurut penelitian, balita rata-rata tertawa sekitar 200 kali per hari.
Tetapi begitu si bayi menjadi dewasa, tawanya merosot drastis menjadi hanya 6
kali per hari. Barangkali untuk menghindari dari kehidupan yang penuh dengan
stres kita perlu belajar dari anak kecil. Anak kecil tidak pernah tergesa-gesa
di dalam hidup dan selalu punya waktu untuk menikmati kehidupan yang
sebenarnya. Apakah Anda sedang stres hari ini? Saya sarankan untuk memperlambat
hidup Anda, kalau perlu milikilah waktu untuk memencet tombol pause dalam
remote control hidup Anda, hingga Anda bisa beristirahat barang sejenak dan
mulai menikmati kembali hal-hal yang sudah lama tidak Anda lakukan.
Bersantailah! Hidup ini terlalu indah untuk dilewatkan begitu saja.Kita tidak perlu
stres seandainya memiliki tombol stop atau pause dalam remote control hidup
kita.
From:
"Hendra kasep Tea"
" Jika anda terbangun menjelang subuh "
Jika Anda memiliki rutinitas tidur pukul 21.00 dan kadang terbangun di
dini hari (sekitar pukul 04.00) karena bermimpi buruk atau kebelet
mo ke kamar mandi, ada baiknya jika Anda tidak tidur lagi. Pada saat itu, tubuh
Anda sebenarnya sudah 90% recovery (metabolisme sudah komplit). Ketika
Anda memaksa tubuh tidur lagi, secara otomatis, seluruh tubuh akan
"dipaksa" pula untuk kembali rileks dan tubuh mengulangi proses
istirahat dari nol kembali.
Akibatnya tubuh Anda yang telah bugar 90% tadi (Anda telah mengalami
tidur selama 6-7 jam. Normalnya manusia tidur selama 8 jam), menjadi
kacau. Layaknya batere rechargeable yang telah nyaris full, kemudian
dimatikan lalu dicharge ulang. Lama-lama akan rusak. Begitu juga
dengan tubuh. Tidak jarang anda akan bangun dengan tubuh sakit (serasa
remuk), dibarengi sakit kepala, tubuh lemas dan rasanya males banget.
Ada baiknya setelah Anda terbangun, jangan biarkan diri Anda terlelap
lagi, walau Anda masih merasa ingin tidur.
Segeralah bangun, sholat QL lalu sibukkan otak Anda dengan kegiatan-kegiatan yang
positif. Paling efektif adalah membaca bahkan menghafal. Saat pagi, ketika otak Anda
masih segar, membaca dapat membantu Anda melatih konsentrasi dan
fokus. Membaca di pagi hari dapat menekan risiko pikun atau Alzheimer.
Jika tidak ada bacaan, Anda bisa bermain teka-teki silang yang juga
berfungsi sama. Kalaupun ingin bermain game komputer / PS, pilihlah
game yang dapat menstimulasi otak seperti catur, sukeban, atau game
lain yang membutuhkan pemikiran dan strategi (bukan game kayak Tekken
atau Counter Strike lho...!!!).
Jangan sekali-kali menonton, karena hanya akan membuat otak Anda
berada dalam kondisi "idle" / stand by. Karena tidak distimulasi
kegiatan yang "menantang", lama-lama otak akan membiarkan dirinya
relaks, dan pada akhirnya Anda pun tertidur.
Selain itu, Anda bisa melakukan kegiatan lain seperti melukis,
menulis, atau hal lain yang bisa menstimulasi otak Anda.
Asal tahu saja: Beethoven, Mozart, Albert Einstein, J.K. Rowling, Thomas
Alva Edison , bahkan Robert T. Kiyosaki banyak mendapatkan ide-ide cemerlang
di pagi hari setelah bangun tidur.
Bukankah Allah menurunkan beberapa rezeky Nya hanya dipagi hari...so..jng tidur lagi ya...klo dah ke bangun klo katanya orang2 tua ntar rezeky dipatok ayam loch...
From: Reno Irma
dini hari (sekitar pukul 04.00) karena bermimpi buruk atau kebelet
mo ke kamar mandi, ada baiknya jika Anda tidak tidur lagi. Pada saat itu, tubuh
Anda sebenarnya sudah 90% recovery (metabolisme sudah komplit). Ketika
Anda memaksa tubuh tidur lagi, secara otomatis, seluruh tubuh akan
"dipaksa" pula untuk kembali rileks dan tubuh mengulangi proses
istirahat dari nol kembali.
Akibatnya tubuh Anda yang telah bugar 90% tadi (Anda telah mengalami
tidur selama 6-7 jam. Normalnya manusia tidur selama 8 jam), menjadi
kacau. Layaknya batere rechargeable yang telah nyaris full, kemudian
dimatikan lalu dicharge ulang. Lama-lama akan rusak. Begitu juga
dengan tubuh. Tidak jarang anda akan bangun dengan tubuh sakit (serasa
remuk), dibarengi sakit kepala, tubuh lemas dan rasanya males banget.
Ada baiknya setelah Anda terbangun, jangan biarkan diri Anda terlelap
lagi, walau Anda masih merasa ingin tidur.
Segeralah bangun, sholat QL lalu sibukkan otak Anda dengan kegiatan-kegiatan yang
positif. Paling efektif adalah membaca bahkan menghafal. Saat pagi, ketika otak Anda
masih segar, membaca dapat membantu Anda melatih konsentrasi dan
fokus. Membaca di pagi hari dapat menekan risiko pikun atau Alzheimer.
Jika tidak ada bacaan, Anda bisa bermain teka-teki silang yang juga
berfungsi sama. Kalaupun ingin bermain game komputer / PS, pilihlah
game yang dapat menstimulasi otak seperti catur, sukeban, atau game
lain yang membutuhkan pemikiran dan strategi (bukan game kayak Tekken
atau Counter Strike lho...!!!).
Jangan sekali-kali menonton, karena hanya akan membuat otak Anda
berada dalam kondisi "idle" / stand by. Karena tidak distimulasi
kegiatan yang "menantang", lama-lama otak akan membiarkan dirinya
relaks, dan pada akhirnya Anda pun tertidur.
Selain itu, Anda bisa melakukan kegiatan lain seperti melukis,
menulis, atau hal lain yang bisa menstimulasi otak Anda.
Asal tahu saja: Beethoven, Mozart, Albert Einstein, J.K. Rowling, Thomas
Alva Edison , bahkan Robert T. Kiyosaki banyak mendapatkan ide-ide cemerlang
di pagi hari setelah bangun tidur.
Bukankah Allah menurunkan beberapa rezeky Nya hanya dipagi hari...so..jng tidur lagi ya...klo dah ke bangun klo katanya orang2 tua ntar rezeky dipatok ayam loch...
From: Reno Irma
Selasa, 03 Februari 2009
" 4 Kunci Kehidupan "
Tentunya, banyak kunci untuk menghadapi hidup. Kesempatan ini, akan merangkum
garis besar kunci-kunci dalam menghadapi hidup yaitu (1) Percaya kepada
kemampuan diri; (2) Percaya kepada kemampuan teman; (3) Percaya kepada
kemampuan pesaing; dan (4) Percaya kepada kemampuan Allah.
Pertama, percaya kepada kemampuan diri
Orang-orang
yang tidak percaya kepada kemapuan diri, biasanya tidak punya motivasi
berprestasi. Ciri orang yang punya motivasi berprestasi adalah seperti
kereta dorong yang sudah beranjak sebelum didorong. Jadi kalau kita
hidupnya masih menunggu didorong atau dimotivasi oleh sistem
lingkungan, berarti percaya kepada kemampuan diri masih rendah.
Kedua, percaya kepada kemampuan teman
Hidup
ini tidak hanya perlu kepandaian diri dan percaya kepada kemampuan
diri. Sebab kalau hanya percaya kepada kemampuan diri tanpa percaya
kepada kemampuan teman, hidup kita akan capek sendiri. Sebab semua
pekerjaan, akan dikerjakan sendiri dan tidak percaya perlunya
pendelegasian. Penyakit ini, biasanya menimpa pada orang-orang yang
sangat pandai dan perfek. Dirinya tidak percaya kepada kememapuan
temennya, bekerja sendiri, capek sendiri. Bahkan potensinya akan mati,
terkubur oleh prilakunya sendiri.
Ketiga, percaya kepada kemampuan pesaing.
Ada
kisah yang sangat menarik, ketika Cina membuat benteng yang bersejarah
itu, salah satu faktornya adalah agar tidak mendapat serangan dari luar
dan agar ilmu yang ada didalam tidak diketahui oleh orang-orang luar.
Kemudian, terjadi sebuah peperangan yang terkenal dengan nama “Perang
candu”, setelah perang candu, baru sadar bahwa dunia luar rupanya jauh
lebih maju. Akhirnya sadar, dan sekarang mempercepat kemajuannya,
menyebabkan AS dan negara-negara lain mulai grogi menghadapi kemajuan
Cina yang sangat pesat. Ini juga menjangkiti, seseorang yang punya
keahlian tertentu dari jurusan ketika kuliah.
Kemudian menutup diri dan akhirnya baru sadar bahwa keahliannya ketika
kuliah bisa diserobot oleh keahlian orang-orang yang tidak pernah
kuliah dijurusan itu. Contoh sederhana, temen-temen yang kuliah jurusan
komputer, bisa saja diserobot oleh orang yang kuliah jurusan bahasa
jawa, bahasa sunda, seni tari atau apapun yang sangat tidak nyambung,
tapi punya kemampuan konpensasi positif mendalami ilmu komputer.
Keempat, percaya kepada kemampuan Allah
Salah satu kunci dari percaya kepada kemampuan Allah adalah peringatan dari Allah:”Mungkin
engkau menyukai sesuatu namun tidak baik menurut Allah dan mungkin
engkau tidak menyukai sesuatu namun baik menurut Allah.”
Jadi intinya bahwa kita harus punya keinginan yang sangat bagus, tapi
kita juga harus punya kesadaran bahwa keinginan Allah untuk kita jauh
lebih bagus. Hidup sesuai dengan rencana Allah jauh lebih bagus.
Mari
menghadapi krisis ekonomi dan krisis iman ini, kita harus
bersungguh-sungguh mengoptimalkan kedahsatan percaya kepada kemampuan
diri, teman, pesaing dan terakhir Allah. Tanpa itu, rasanya kita, akan
hidup berputar-putar dibelantara tanpa ujung prestasi, sampai mati.
TETAP SEMANGAT !!!!!!!!
garis besar kunci-kunci dalam menghadapi hidup yaitu (1) Percaya kepada
kemampuan diri; (2) Percaya kepada kemampuan teman; (3) Percaya kepada
kemampuan pesaing; dan (4) Percaya kepada kemampuan Allah.
Pertama, percaya kepada kemampuan diri
Orang-orang
yang tidak percaya kepada kemapuan diri, biasanya tidak punya motivasi
berprestasi. Ciri orang yang punya motivasi berprestasi adalah seperti
kereta dorong yang sudah beranjak sebelum didorong. Jadi kalau kita
hidupnya masih menunggu didorong atau dimotivasi oleh sistem
lingkungan, berarti percaya kepada kemampuan diri masih rendah.
Kedua, percaya kepada kemampuan teman
Hidup
ini tidak hanya perlu kepandaian diri dan percaya kepada kemampuan
diri. Sebab kalau hanya percaya kepada kemampuan diri tanpa percaya
kepada kemampuan teman, hidup kita akan capek sendiri. Sebab semua
pekerjaan, akan dikerjakan sendiri dan tidak percaya perlunya
pendelegasian. Penyakit ini, biasanya menimpa pada orang-orang yang
sangat pandai dan perfek. Dirinya tidak percaya kepada kememapuan
temennya, bekerja sendiri, capek sendiri. Bahkan potensinya akan mati,
terkubur oleh prilakunya sendiri.
Ketiga, percaya kepada kemampuan pesaing.
Ada
kisah yang sangat menarik, ketika Cina membuat benteng yang bersejarah
itu, salah satu faktornya adalah agar tidak mendapat serangan dari luar
dan agar ilmu yang ada didalam tidak diketahui oleh orang-orang luar.
Kemudian, terjadi sebuah peperangan yang terkenal dengan nama “Perang
candu”, setelah perang candu, baru sadar bahwa dunia luar rupanya jauh
lebih maju. Akhirnya sadar, dan sekarang mempercepat kemajuannya,
menyebabkan AS dan negara-negara lain mulai grogi menghadapi kemajuan
Cina yang sangat pesat. Ini juga menjangkiti, seseorang yang punya
keahlian tertentu dari jurusan ketika kuliah.
Kemudian menutup diri dan akhirnya baru sadar bahwa keahliannya ketika
kuliah bisa diserobot oleh keahlian orang-orang yang tidak pernah
kuliah dijurusan itu. Contoh sederhana, temen-temen yang kuliah jurusan
komputer, bisa saja diserobot oleh orang yang kuliah jurusan bahasa
jawa, bahasa sunda, seni tari atau apapun yang sangat tidak nyambung,
tapi punya kemampuan konpensasi positif mendalami ilmu komputer.
Keempat, percaya kepada kemampuan Allah
Salah satu kunci dari percaya kepada kemampuan Allah adalah peringatan dari Allah:”Mungkin
engkau menyukai sesuatu namun tidak baik menurut Allah dan mungkin
engkau tidak menyukai sesuatu namun baik menurut Allah.”
Jadi intinya bahwa kita harus punya keinginan yang sangat bagus, tapi
kita juga harus punya kesadaran bahwa keinginan Allah untuk kita jauh
lebih bagus. Hidup sesuai dengan rencana Allah jauh lebih bagus.
Mari
menghadapi krisis ekonomi dan krisis iman ini, kita harus
bersungguh-sungguh mengoptimalkan kedahsatan percaya kepada kemampuan
diri, teman, pesaing dan terakhir Allah. Tanpa itu, rasanya kita, akan
hidup berputar-putar dibelantara tanpa ujung prestasi, sampai mati.
TETAP SEMANGAT !!!!!!!!
" Kalaulah bukan karena Allah menutup aib-aib kita "
Alhamdulillah, wash shalaatu wassalaamu `ala nabiyyinaa Muhammad, wa`ala aalihi wa shahbihi wa man tabi'ahum bi ihsaan, wa ba'd.
Pada zaman Nabi Musa `alaihis salam, bani Israel ditimpa musim kemarau yang berkepanjangan. Mereka pun berkumpul mendatangi Nabi mereka. Mereka berkata, "Ya Kaliimallah, berdoalah kepada Rabbmu agar Dia
menurunkan hujan kepada kami." Maka berangkatlah Musa `alaihis salam bersama kaumnya menuju padang pasir yang luas. Waktu itu mereka berjumlah lebih dari 70 ribu orang. Mulailah mereka berdoa dengan keadaan yang lusuh dan kumuh penuh debu, haus dan lapar.
Nabi Musa berdoa, "Ilaahi! Asqinaa ghaitsak…. Wansyur `alaina rahmatak… warhamnaa bil athfaal ar rudhdha'… wal bahaaim ar rutta'… wal masyaayikh ar rukka'….."
Setelah itu langit tetap saja terang benderang… matahari pun bersinar makin kemilau… (maksudnya segumpal awan pun tak jua muncul).
Kemudian Nabi Musa berdoa lagi, "Ilaahi … asqinaa…."
Allah pun berfirman kepada Musa, "Bagaimana Aku akan menurunkan hujan kepada kalian sedangkan di antara kalian ada seorang hamba yang bermaksiat sejak 40 tahun yang lalu. Umumkanlah di hadapan manusia
agar dia berdiri di hadapan kalian semua. Karena dialah, Aku tidak menurunkan hujan untuk kalian…"
Maka Musa pun berteriak di tengah-tengah kaumnya, "Wahai hamba yang bermaksiat kepada Allah sejak 40 tahun… keluarlah ke hadapan kami…. karena engkaulah hujan tak kunjung turun…"
Seorang laki-laki melirik ke kanan dan kiri… maka tak seorang pun yang keluar di hadapan manusia… saat itu pula ia sadar kalau dirinyalah yang dimaksud…..
Ia berkata dalam hatinya, "Kalau aku keluar ke hadapan manusia, maka akan terbuka rahasiaku… Kalau aku tidak berterus terang, maka hujan pun tak akan turun."
Maka hatinya pun gundah gulana… air matanya pun menetes….. menyesali perbuatan maksiatnya… sambil berkata lirih, "Ya Allah… Aku telah bermaksiat kepadamu selama 40 tahun… selama itu pula Engkau menutupi
`aibku. Sungguh sekarang aku bertaubat kepada Mu, maka terimalah taubatku…"
Tak lama setelah pengakuan taubatnya tersebut, maka awan-awan tebal pun bermunculan… semakin lama semakin tebal menghitam… dan akhirnya turunlah hujan.
Musa pun keheranan, "Ya Allah, Engkau telah turunkan hujan kepada kami, namun tak seorang pun yang keluar di hadapan manusia." Allah berfirman, "Aku menurunkan hujan kepada kalian oleh sebab hamba yang
karenanya hujan tak kunjung turun."
Musa berkata, "Ya Allah… Tunjukkan padaku hamba yang taat itu."
Allah berfirman, "Ya Musa, Aku tidak membuka `aibnya padahal ia bermaksiat kepada-Ku, apakah Aku membuka `aibnya sedangkan ia taat kepada-Ku?!"
(Kisah ini dikutip dari buku berjudul "Fii Bathni al-Huut" oleh Syaikh
DR. Muhammad Al `Ariifi, hal. 42)
Subhaanallah… Kalaulah bukan karena Allah menutupi aib-aib kita…
From:
"Dede Wahyu Kurniawan"
Pada zaman Nabi Musa `alaihis salam, bani Israel ditimpa musim kemarau yang berkepanjangan. Mereka pun berkumpul mendatangi Nabi mereka. Mereka berkata, "Ya Kaliimallah, berdoalah kepada Rabbmu agar Dia
menurunkan hujan kepada kami." Maka berangkatlah Musa `alaihis salam bersama kaumnya menuju padang pasir yang luas. Waktu itu mereka berjumlah lebih dari 70 ribu orang. Mulailah mereka berdoa dengan keadaan yang lusuh dan kumuh penuh debu, haus dan lapar.
Nabi Musa berdoa, "Ilaahi! Asqinaa ghaitsak…. Wansyur `alaina rahmatak… warhamnaa bil athfaal ar rudhdha'… wal bahaaim ar rutta'… wal masyaayikh ar rukka'….."
Setelah itu langit tetap saja terang benderang… matahari pun bersinar makin kemilau… (maksudnya segumpal awan pun tak jua muncul).
Kemudian Nabi Musa berdoa lagi, "Ilaahi … asqinaa…."
Allah pun berfirman kepada Musa, "Bagaimana Aku akan menurunkan hujan kepada kalian sedangkan di antara kalian ada seorang hamba yang bermaksiat sejak 40 tahun yang lalu. Umumkanlah di hadapan manusia
agar dia berdiri di hadapan kalian semua. Karena dialah, Aku tidak menurunkan hujan untuk kalian…"
Maka Musa pun berteriak di tengah-tengah kaumnya, "Wahai hamba yang bermaksiat kepada Allah sejak 40 tahun… keluarlah ke hadapan kami…. karena engkaulah hujan tak kunjung turun…"
Seorang laki-laki melirik ke kanan dan kiri… maka tak seorang pun yang keluar di hadapan manusia… saat itu pula ia sadar kalau dirinyalah yang dimaksud…..
Ia berkata dalam hatinya, "Kalau aku keluar ke hadapan manusia, maka akan terbuka rahasiaku… Kalau aku tidak berterus terang, maka hujan pun tak akan turun."
Maka hatinya pun gundah gulana… air matanya pun menetes….. menyesali perbuatan maksiatnya… sambil berkata lirih, "Ya Allah… Aku telah bermaksiat kepadamu selama 40 tahun… selama itu pula Engkau menutupi
`aibku. Sungguh sekarang aku bertaubat kepada Mu, maka terimalah taubatku…"
Tak lama setelah pengakuan taubatnya tersebut, maka awan-awan tebal pun bermunculan… semakin lama semakin tebal menghitam… dan akhirnya turunlah hujan.
Musa pun keheranan, "Ya Allah, Engkau telah turunkan hujan kepada kami, namun tak seorang pun yang keluar di hadapan manusia." Allah berfirman, "Aku menurunkan hujan kepada kalian oleh sebab hamba yang
karenanya hujan tak kunjung turun."
Musa berkata, "Ya Allah… Tunjukkan padaku hamba yang taat itu."
Allah berfirman, "Ya Musa, Aku tidak membuka `aibnya padahal ia bermaksiat kepada-Ku, apakah Aku membuka `aibnya sedangkan ia taat kepada-Ku?!"
(Kisah ini dikutip dari buku berjudul "Fii Bathni al-Huut" oleh Syaikh
DR. Muhammad Al `Ariifi, hal. 42)
Subhaanallah… Kalaulah bukan karena Allah menutupi aib-aib kita…
From:
"Dede Wahyu Kurniawan"
" Belajar dari Semut "
Semut termasuk binatang yang kecil dan lemah. Namun yang unik adalah melihat kenyataan bahwa semut termasuk salah satu binatang yang survive di tengah seleksi alam yang terus terjadi. Tak hanya itu, semut juga memiliki cara kerja yang sangat hebat, Apa yang bisa kita pelajari dari semut?
Semut adalah binatang yang sangat rajin. Kita tidak akan pernah melihat semut yang bengong sendirian. Kalau ada semut yang tidak bergerak, bisa dipastikan itu adalah semut mati. Semut adalah binatang yang rajin dan selalu bergerak ke sana ke mari untuk bekerja. Tak heran kalau semut tak pernah mati kelaparan. Apakah kita juga bekerja dengan rajin seperti semut?
Semut adalah binatang yang tak pernah menyerah. Tak kenal menyerah adalah sifat khas semut. Kalau tidak percaya, lakukanlah percobaan ini. Tangkaplah seekor semut, lalu cobalah untuk meletakkan sesuatu untuk merintangi langkahnya. Saat melihat jalan di depannya ada hambatan, semua tidak akan duduk termenung, meratapi nasib yang malang dan pulang dengan rasa kecewa. Semut akan berusaha dengan segala cara untuk melewati hambatan itu. Bisa lewat atas, lewat bawah, lewat jalan memutar, bahkan kalau perlu bersama dengan semut-semut yang lain akan memindahkan rintangan tersebut!
Semut adalah binatang yang mandiri dan bertanggung jawab atas diri sendiri. biarpun tidak ada pemimpinnya, pengaturnya, atau penguasanya. .. Meski tidak ada yang mengawasi, semut akan bertanggung jawab atas dirinya sendiri. Bukankah kita yang hanya bekerja kalau diawasi atasan atau bos harusnya malu melihat kenyataan ini?
Semut adalah tim yang luar biasa. Mereka sangat ahli dalam menyampaikan informasi, sehingga tak perlu heran kalau dimana ada satu makanan, ribuan semut tiba-tiba sudah mengerumuninya. Semut punya tim yang hebat, sehingga dengan kerja sama yang baik, mereka bahkan bisa mengangkat makanan yang beratnya berkali lipat dari berat badannya. Adakah kita bisa belajar dari semut tentang membangun tim yang sukses?
Ambilah sedikit waktu untuk memperhatikan aktivitas semut dengan lebih detail lagi.
From:
"Hendra kasep Tea"
Semut adalah binatang yang sangat rajin. Kita tidak akan pernah melihat semut yang bengong sendirian. Kalau ada semut yang tidak bergerak, bisa dipastikan itu adalah semut mati. Semut adalah binatang yang rajin dan selalu bergerak ke sana ke mari untuk bekerja. Tak heran kalau semut tak pernah mati kelaparan. Apakah kita juga bekerja dengan rajin seperti semut?
Semut adalah binatang yang tak pernah menyerah. Tak kenal menyerah adalah sifat khas semut. Kalau tidak percaya, lakukanlah percobaan ini. Tangkaplah seekor semut, lalu cobalah untuk meletakkan sesuatu untuk merintangi langkahnya. Saat melihat jalan di depannya ada hambatan, semua tidak akan duduk termenung, meratapi nasib yang malang dan pulang dengan rasa kecewa. Semut akan berusaha dengan segala cara untuk melewati hambatan itu. Bisa lewat atas, lewat bawah, lewat jalan memutar, bahkan kalau perlu bersama dengan semut-semut yang lain akan memindahkan rintangan tersebut!
Semut adalah binatang yang mandiri dan bertanggung jawab atas diri sendiri. biarpun tidak ada pemimpinnya, pengaturnya, atau penguasanya. .. Meski tidak ada yang mengawasi, semut akan bertanggung jawab atas dirinya sendiri. Bukankah kita yang hanya bekerja kalau diawasi atasan atau bos harusnya malu melihat kenyataan ini?
Semut adalah tim yang luar biasa. Mereka sangat ahli dalam menyampaikan informasi, sehingga tak perlu heran kalau dimana ada satu makanan, ribuan semut tiba-tiba sudah mengerumuninya. Semut punya tim yang hebat, sehingga dengan kerja sama yang baik, mereka bahkan bisa mengangkat makanan yang beratnya berkali lipat dari berat badannya. Adakah kita bisa belajar dari semut tentang membangun tim yang sukses?
Ambilah sedikit waktu untuk memperhatikan aktivitas semut dengan lebih detail lagi.
From:
"Hendra kasep Tea"
Senin, 02 Februari 2009
" Opera Campus Crew "
Opera Software (www.opera.com) meluncurkan program baru bagi
pelajar/mahasiswa/ staff/guru dan akademisi
yang berminat untuk mengajukan Opera dan Web standards Web ke
sekolah/kampus.
Untuk menjadi anggota sukarela dari Opera Campus Crew dan menjadi bagian tim
dari 590 duta Opera Campus Crew di 349 sekolah dan universitas di 53 negara di dunia.
Ini update terakhir dari listing member Opera Campus Crew,
http://files. myopera.com/ campus/Administr ation/Countries% 20and%20Campuses .pdf
saat ini Indonesia sudah menjadi member OCC Terbanyak.
Informasi selengkapnya dan registrasi klik link berikut
http://www.opera.com/company/education/campuscrew
baca dengan teliti persyaratannya.
Jika ingin mengetahui lebih banyak mengenai OCC bisa lihat disini
http://my.opera.com/CampusCrew/blog
dan
http://my.opera.com/occ-indonesia/blog
Info: member OCC termuda berumur 14 tahun pelajar SMU Assumption Singapura
dan dari berbagai dari level sampai PhD.
Ini sekedar gambaran manfaat menjadi member OCC
> Menangkan hadiah menarik dari Opera ketika anda di anugerahi gelar The
Best Opera Campus Crew Setiap Semester
> Mendapat T-Shirt Opera dan Opera Gear lainnya
> Dapatkan CV endorsment dari Opera sebagai University Business Associate
(surat referensi dari Opera)
> Sharing ide bersama Opera Campus Crews di seluruh dunia!
> Dapatkan soft-skills seperti skill presentasi, management event, relasi
media, negosiasi, dan kerja sama tim
> Belajar lebih jauh tentang Opera Software dan web, juga membantu yang lain
melakukan hal yang sama!
> Bertemu orang baru dari universitasmu, negara, dan seluruh dunia
> Membantu membuat tempat yang lebih baik di Web dengan mempromosikan Opera
dan kerja kita untuk membuat Web ke arah yang lebih baik.
Tugas-tugas member OCC
> Menjadi perwakilan opera untuk membantu mengorganisasi event dari Opera di
sekolah/kampus
> Membuat meets-ups untuk pengguna Opera dan Web enthusiast di kampus untuk
mengadopsi kurikulum Open Web Standard sebagai dasar belajar
tentang web - tentunya lebih mudah dengan hadirnya Opera's Web Standards
Curriculum
> Melobby helpdesk atau fasilitas IT Campus untuk menginstal Opera, menjaga
kebebasan memilih browser dan mempromosikan Web Standards
> Mendemonstrasikan Opera ke siswa/mahasiswa lain di kampus dan menjawab
pertanyaan-pertanya an seputar Opera
> Mengkordinasi antara webmaster campus dan Opera's 'Opern the Web' tema,
untuk memastikan web kampus kita konsisten dan dapat
diakses dengan semua browser
> Mencari tahu tentang penggunaan dan kebiasaan dalam hal penggunaan browser
Web dan Opera di kampus
> Membuat artikel di kampus tentang Opera di media kampus
Thanks,
Baca www.opera.com untuk mengetahui lebih banyak mengenai Opera dan
productnya serta Opera Campus Crew.
pelajar/mahasiswa/ staff/guru dan akademisi
yang berminat untuk mengajukan Opera dan Web standards Web ke
sekolah/kampus.
Untuk menjadi anggota sukarela dari Opera Campus Crew dan menjadi bagian tim
dari 590 duta Opera Campus Crew di 349 sekolah dan universitas di 53 negara di dunia.
Ini update terakhir dari listing member Opera Campus Crew,
http://files. myopera.com/ campus/Administr ation/Countries% 20and%20Campuses .pdf
saat ini Indonesia sudah menjadi member OCC Terbanyak.
Informasi selengkapnya dan registrasi klik link berikut
http://www.opera.com/company/education/campuscrew
baca dengan teliti persyaratannya.
Jika ingin mengetahui lebih banyak mengenai OCC bisa lihat disini
http://my.opera.com/CampusCrew/blog
dan
http://my.opera.com/occ-indonesia/blog
Info: member OCC termuda berumur 14 tahun pelajar SMU Assumption Singapura
dan dari berbagai dari level sampai PhD.
Ini sekedar gambaran manfaat menjadi member OCC
> Menangkan hadiah menarik dari Opera ketika anda di anugerahi gelar The
Best Opera Campus Crew Setiap Semester
> Mendapat T-Shirt Opera dan Opera Gear lainnya
> Dapatkan CV endorsment dari Opera sebagai University Business Associate
(surat referensi dari Opera)
> Sharing ide bersama Opera Campus Crews di seluruh dunia!
> Dapatkan soft-skills seperti skill presentasi, management event, relasi
media, negosiasi, dan kerja sama tim
> Belajar lebih jauh tentang Opera Software dan web, juga membantu yang lain
melakukan hal yang sama!
> Bertemu orang baru dari universitasmu, negara, dan seluruh dunia
> Membantu membuat tempat yang lebih baik di Web dengan mempromosikan Opera
dan kerja kita untuk membuat Web ke arah yang lebih baik.
Tugas-tugas member OCC
> Menjadi perwakilan opera untuk membantu mengorganisasi event dari Opera di
sekolah/kampus
> Membuat meets-ups untuk pengguna Opera dan Web enthusiast di kampus untuk
mengadopsi kurikulum Open Web Standard sebagai dasar belajar
tentang web - tentunya lebih mudah dengan hadirnya Opera's Web Standards
Curriculum
> Melobby helpdesk atau fasilitas IT Campus untuk menginstal Opera, menjaga
kebebasan memilih browser dan mempromosikan Web Standards
> Mendemonstrasikan Opera ke siswa/mahasiswa lain di kampus dan menjawab
pertanyaan-pertanya an seputar Opera
> Mengkordinasi antara webmaster campus dan Opera's 'Opern the Web' tema,
untuk memastikan web kampus kita konsisten dan dapat
diakses dengan semua browser
> Mencari tahu tentang penggunaan dan kebiasaan dalam hal penggunaan browser
Web dan Opera di kampus
> Membuat artikel di kampus tentang Opera di media kampus
Thanks,
Baca www.opera.com untuk mengetahui lebih banyak mengenai Opera dan
productnya serta Opera Campus Crew.
" Pemerah Susu dan Embernya "
Seorang wanita pemerah susu
telah memerah susu dari beberapa ekor sapi dan berjalan pulang kembali dari
peternakan, dengan seember susu yang dijunjungnya di atas kepalanya. Saat dia
berjalan pulang, dia berpikir dan membayang-bayangkan rencananya kedepan.
"Susu yang saya perah
ini sangat baik mutunya," pikirnya menghibur diri, "akan memberikan
saya banyak cream untuk dibuat. Saya akan membuat mentega yang banyak dari
cream itu dan menjualnya ke pasar, dan dengan uang yang saya miliki nantinya,
saya akan membeli banyak telur dan menetaskannya, Sungguh sangat indah
kelihatannya apabila telur-telur tersebut telah menetas dan ladangku akan
dipenuhi dengan ayam-ayam muda yang sehat. Pada suatu saat, saya akan
menjualnya, dan dengan uang tersebut saya akan membeli baju-baju yang cantik
untuk di pakai ke pesta. Semua pemuda ganteng akan melihat ke arahku. Mereka
akan datang dan mencoba merayuku, tetapi saya akan mencari pemuda yang memiliki
usaha yang bagus saja!"Ketika dia sedang memikirkan
rencana-rencananya yang dirasanya sangat pandai, dia menganggukkan kepalanya
dengan bangga, dan tanpa disadari, ember yang berada di kepalanya jatuh ke
tanah, dan semua susu yang telah diperah mengalir tumpah ke tanah, dengan itu
hilanglah semua angan-angannya tentang mentega, telur, ayam, baju baru beserta
kebanggaannya.
From:
"Hendra kasep Tea"
telah memerah susu dari beberapa ekor sapi dan berjalan pulang kembali dari
peternakan, dengan seember susu yang dijunjungnya di atas kepalanya. Saat dia
berjalan pulang, dia berpikir dan membayang-bayangkan rencananya kedepan.
"Susu yang saya perah
ini sangat baik mutunya," pikirnya menghibur diri, "akan memberikan
saya banyak cream untuk dibuat. Saya akan membuat mentega yang banyak dari
cream itu dan menjualnya ke pasar, dan dengan uang yang saya miliki nantinya,
saya akan membeli banyak telur dan menetaskannya, Sungguh sangat indah
kelihatannya apabila telur-telur tersebut telah menetas dan ladangku akan
dipenuhi dengan ayam-ayam muda yang sehat. Pada suatu saat, saya akan
menjualnya, dan dengan uang tersebut saya akan membeli baju-baju yang cantik
untuk di pakai ke pesta. Semua pemuda ganteng akan melihat ke arahku. Mereka
akan datang dan mencoba merayuku, tetapi saya akan mencari pemuda yang memiliki
usaha yang bagus saja!"Ketika dia sedang memikirkan
rencana-rencananya yang dirasanya sangat pandai, dia menganggukkan kepalanya
dengan bangga, dan tanpa disadari, ember yang berada di kepalanya jatuh ke
tanah, dan semua susu yang telah diperah mengalir tumpah ke tanah, dengan itu
hilanglah semua angan-angannya tentang mentega, telur, ayam, baju baru beserta
kebanggaannya.
From:
"Hendra kasep Tea"
Langganan:
Postingan (Atom)