Kamis, 20 Januari 2011

Nokia Hentikan Paket Musik Gratis di 27 Negara

HELSINKI - Sudah lebih dari dua tahun Nokia mencoba menembus industri musik dengan menjual ponsel yang dipaket dengan akses men-download jutaan lagu resmi tanpa batas. Layanan yang menggandeng sejumlah label terkemuka itu telah mengalami perkembangan dari "Comes With Music" menjadi "OVI Music Unlimited" atau "OVI Musik Sesukamu" di Indonesia.

Namun, produsen ponsel terbesar dunia tersebut akhirnya memutuskan untuk menghentikan paket bundling layanan tersebut. Padahal, sebelumnya, model bisnis yang dilancarakan Nokia dan mitranya seperti Universal Music, EMI, Warner Group, dan Sony itu digadang-gadang akan menjadi pesaing berat iTunes dari Apple.

Rupanya, layanan tersebut tak mendapat sambutan pasar sesuai harapan. Layanan download cuma-cuma dihentikan di 27 negara. Tinggal di beberapa negara saja yang dipertahankan, yakni di China, India, dan Indonesia untuk paket layanan download cuma-cuma selama 12 bulan dan di Brazil, Turki, dan Afrika Selatan untuk paket 6 bulan.

"Pasar jelas ingin layanan musik yang bebas DRM (digital right management)," ujar juru bicara Nokia, seperti dilansir Reuters, Senin (17/1/2011). Pada layanan donwload tanpa batas itu, pengguna memang hanya dapat mendengarkannya di ponsel yang masuk dalam oaket pembelian serta satu buah komputer menggunakan OVI Player.

Meski layanan download tanpa batas telah ditutup, Nokia tetap melanjutkan bisnis download lagu secara online tersebut. Nokia memutuskan untuk hanya menyediakan lagu tanpa DRM di 38 negara. Bagi pengguna yang masih berlanggan layanan download musik tanpa batas tetap dapat menggunakannya sampai batas langganan berakhir.



Sumber
KOMPAS.com

Tidak ada komentar: