Jumat, 05 November 2010

20% Remaja Kirim Foto Bugil di Smartphone

Juniper Networks mengumumkan dibukanya Juniper Global Threat Center yang bertugas mengawasi, meriset, dan merespon terhadap ancaman keamanan pada perangkat bergerak bagi konsumen dan enterprise. Fasilitas tersebut yang berada di Columbus, Ohio.

Bersamaan dengan pengumuman tersebut, Juniper juga mengumumkan hasil riset terbarunya. Ternyata, hampir 80% pengguna menggunakan jaringan korporatnya tanpa ijin atau sepengetahuan perusahaannya dan 59% dari mereka melakukannya setiap hari.

Konsumen juga tidak berbeda jauh. Mereka menggunakan smartphone untuk mobile banking tetapi menyimpan informasi pribadi seperti nomor akun dan password bank di perangkat tersebut. Ini meningkatkan resiko data yang sensitif itu jatuh ke tangan yang salah.

“Banyak orang menggunakan smartphone untuk mengakses file pekerjaan, menyimpan informasi pribadi, melakukan e-banking, dan mengunduh aplikasi,” kata Daniel V. Hoffman, Chief Mobile Security Evangelist, Juniper Networks, pada keterangannya, 1 November 2010.

Namun, Hoffman menyebutkan, dibandingkan dengan PC yang biasanya dilengkapi dengan keamanan yang sudah terpasang, smartphone masih terancam oleh serangan dan eksploitasi.

Dari riset yang dilakukan, Juniper juga menemukan bahwa pada tahun 2010, telah terjadi peningkatan jumlah malware sebesar 250 persen dibanding tahun sebelumnya. Selain itu, tercatat 61 persen smartphone terinfeksi malware, dan kebanyakan terkena spyware yang memungkinkan pelaku menyadap komunikasi korban.

Pada Android Market, Juniper mencatat, 1 dari 20 aplikasi dapat melakukan komunikasi tanpa sepengetahuan pengguna. Yang mengerikan, riset Juniper juga mengungkapkan bahwa 20 persen pengguna remaja mengaku pernah mengirimkan foto atau video dirinya dalam keadaan bugil atau setengah bugil dari perangkat bergerak. (hs)


Sumber
VIVAnews


Website yang berhubungan :
Tentang Aku
Sentuhan Rohani
Trik and Tips
Info Pendidikan
Info Kesehatan
Forum Di Web
Puisi-Puisi Ku

Tidak ada komentar: