Jumat, 07 Mei 2010

Facebook Perbaiki Lubang di Sistem Chat


Facebook menutup sistem chat mereka sementara mereka memperbaiki masalah keamanan yang memungkinkan pengguna mengintip chat pribadi orang lain. Problem itu juga membuat pengguna bisa mengakses daftar tunggu teman.

"Hanya dengan beberapa klik tetikus, pengguna bisa melihat obrolan yang dilakukan teman mereka, daftar tunggu teman dan permintaan, itu informasi-informasi yang berpotensi berbahaya," kaya Steve O'Hear dari blog Tech Crunch seperti dikutip laman harian Telegraph.

O'Hear mengatakan bahwa Tech Crunch sudah memberitahu Facebook mengenai masalah tersebut. Laman jejaring sosial itu kini memasang pesan bahwa mereka mematikan chat untuk perawatan dan perbaikan sistem.

Facebook mengakui bahwa bug tertentu membuat percakapan dan permintaan berteman dapat dilihat teman lain dengan memanipulasi fitur 'preview my profile' dalam pengaturan privasi Facebook. Mereka menyatakan akan segera menyalakan kembali fitur chat setelah perbaikan selesai dilakukan.

Sementara itu, perubahan terkait hak Facebook menyebarkan informasi penggunanya dengan pengguna lain dan pihak ketiga mengundang kritisi dari pejabat pemerintahan Amerika Serikat (AS).

Senator Colorado Michael Bennet, senator Alaska Mark Begich, senator Minnesota Al Franken, dan senator New York Charles Schumer meminta Komisi Perdagangan Federal untuk mengeluarkan aturan mengenai privasi di jejaring sosial.

Para senator tersebut menyatakan telah menyurati pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, untuk menyuarakan kekhawatiran mengenai privasi itu. Facebook sendiri menegaskan bahwa privasi pengguna merupakan prioritas utama mereka. (hs)


Sumber
VIVAnews

Tidak ada komentar: